Pengaruh Religiusitas terhadap Kecurangan Akademik pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam di Bandung

Abstract. The phenomenon of academic cheating is a threat that can erode the integrity of education at various levels. This act is carried out through illegal means to achieve success or avoid failure in academic activities. This can occur due to various internal and external factors. One variable expected to influence academic cheating is religiosity, due to the moral and ethical values embedded in religious teachings. However, this phenomenon is also found among students in both state and private universities that have a religious foundation in their curriculum. Therefore, this study aims to further examine the influence of religiosity on academic cheating among students at Islamic Higher Education Institutions in Bandung. This study uses a quantitative causality method. A total of 184 active students at Islamic higher education institutions in Bandung were selected as the research sample using accidental sampling. The instruments used were The Centrality of Religiosity Scale (Huber & Huber, 2012), adapted and modified by Purnomo & Suryadi (2017), to measure religiosity, and the Academic Dishonesty Scale from McCabe & Trevino (1997) to measure academic cheating. The results showed an R-square value of .274 with a t-value of .000 < 0.05, meaning that religiosity has an influence on academic cheating with a contribution of 27.4%. Based on these results, religiosity plays a relatively small role in its contribution to academic cheating among students at Islamic higher education institutions in Bandung, with the Experience dimension providing the largest contribution to Academic Cheating with a score of -.967 Abstrak. Fenomena kecurangan akademik merupakan ancaman yang dapat menggerus integritas pendidikan dari berbagai macam jenjang. Perbuatan ini dilakukan dengan jalan yang ilegal untuk mendapatkan nilai yang tinggi maupun menghindari kegagalan dalam aktivitas akademik. Hal ini dapat terjadi karena adanya berbagai macam faktor baik itu internal maupun eksternal. Salah satu variabel yang diperkirakan dapat mempengaruhi kecurangan akademik adalah religiusitas karena nilai-nilai moral dan etika yang tertanam dalam ajaran agama tersebut. Namun, fenomena ini juga ditemukan di kalangan mahasiswa negeri maupun swasta yang memiliki landasan agama dalam kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh religiusitas terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam di Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas. Sebanyak 184 mahasiswa aktif di perguruan tinggi islam di Bandung menjadi sampel penelitian dan dipilih dengan menggunakan aksidental sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur religiusitas yaitu The Centrality of Religiosity Scale (Huber & Huber, 2012) dan telah diadaptasi dan dimodifikasi oleh Purnomo & Suryadi (2017), untuk mengukur kecurangan akademik menggunakan Academic Dishonesty Scale dari McCabe & Trevino (1997). Hasil dari penelitian ini menunjukan Nilai R- square sebesar 0.274 dengan nilai T sebesar .000 < 0,05 artinya religiusitas memiliki pengaruh terhadap kecurangan akademik dengan kontribusi sebesar 27,4%. Berdasarkan hasil tersebut, religiusitas berperan cukup kecil dalam kontribusinya terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa di perguruan tinggi islam di Bandung dan dimensi Pengalaman menjadi sumbangan terbesar terhadap Kecurangan Akademik dengan skor -.967

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Psychology Science
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19193
Primary Topic
School Leadership and Teacher Performance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Religiusitas terhadap Kecurangan Akademik pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam di Bandung

Lilim Halimah, Wildan Maulana Yusup
Bandung Conference Series Psychology Science
School Leadership and Teacher Performance
article

Pengaruh Religiusitas terhadap Kecurangan Akademik pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam di Bandung

Lilim Halimah, Wildan Maulana Yusup
article en

Abstract

Abstract. The phenomenon of academic cheating is a threat that can erode the integrity of education at various levels. This act is carried out through illegal means to achieve success or avoid failure in academic activities. This can occur due to various internal and external factors. One variable expected to influence academic cheating is religiosity, due to the moral and ethical values embedded in religious teachings. However, this phenomenon is also found among students in both state and private universities that have a religious foundation in their curriculum. Therefore, this study aims to further examine the influence of religiosity on academic cheating among students at Islamic Higher Education Institutions in Bandung. This study uses a quantitative causality method. A total of 184 active students at Islamic higher education institutions in Bandung were selected as the research sample using accidental sampling. The instruments used were The Centrality of Religiosity Scale (Huber & Huber, 2012), adapted and modified by Purnomo & Suryadi (2017), to measure religiosity, and the Academic Dishonesty Scale from McCabe & Trevino (1997) to measure academic cheating. The results showed an R-square value of .274 with a t-value of .000 < 0.05, meaning that religiosity has an influence on academic cheating with a contribution of 27.4%. Based on these results, religiosity plays a relatively small role in its contribution to academic cheating among students at Islamic higher education institutions in Bandung, with the Experience dimension providing the largest contribution to Academic Cheating with a score of -.967 Abstrak. Fenomena kecurangan akademik merupakan ancaman yang dapat menggerus integritas pendidikan dari berbagai macam jenjang. Perbuatan ini dilakukan dengan jalan yang ilegal untuk mendapatkan nilai yang tinggi maupun menghindari kegagalan dalam aktivitas akademik. Hal ini dapat terjadi karena adanya berbagai macam faktor baik itu internal maupun eksternal. Salah satu variabel yang diperkirakan dapat mempengaruhi kecurangan akademik adalah religiusitas karena nilai-nilai moral dan etika yang tertanam dalam ajaran agama tersebut. Namun, fenomena ini juga ditemukan di kalangan mahasiswa negeri maupun swasta yang memiliki landasan agama dalam kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh religiusitas terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam di Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas. Sebanyak 184 mahasiswa aktif di perguruan tinggi islam di Bandung menjadi sampel penelitian dan dipilih dengan menggunakan aksidental sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur religiusitas yaitu The Centrality of Religiosity Scale (Huber & Huber, 2012) dan telah diadaptasi dan dimodifikasi oleh Purnomo & Suryadi (2017), untuk mengukur kecurangan akademik menggunakan Academic Dishonesty Scale dari McCabe & Trevino (1997). Hasil dari penelitian ini menunjukan Nilai R- square sebesar 0.274 dengan nilai T sebesar .000 < 0,05 artinya religiusitas memiliki pengaruh terhadap kecurangan akademik dengan kontribusi sebesar 27,4%. Berdasarkan hasil tersebut, religiusitas berperan cukup kecil dalam kontribusinya terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa di perguruan tinggi islam di Bandung dan dimensi Pengalaman menjadi sumbangan terbesar terhadap Kecurangan Akademik dengan skor -.967

Bandung Conference Series Psychology ScienceVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 77%
School Leadership and Teacher Performance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.