Identifikasi Faktor Keberhasilan dan Kendala Implementasi Program Kang Pisman

Abstract. The problem of waste generation in Bandung City remains a critical issue, with the majority originating from households and low levels of waste sorting. In response to this crisis, the Bandung City Government launched the Kang Pisman (Reduce, Separate, and Utilize) Program in 2018. This program aims to reduce waste at its source through a zero-waste approach and a circular economy. This study aims to identify key success factors and obstacles in implementing the Kang Pisman Program in Bandung City. The research method used was a qualitative approach with content analysis, through in-depth interviews with informants from the Environment and Sanitation Agency and program implementers. The results indicate that the program's success is determined by five main factors: household waste sorting behavior, community participation, infrastructure support, leadership factors, and strategic implementation of innovation, decentralization, and cross-sector collaboration. The main obstacles identified include low community participation, lack of detailed planning, and limited waste processing facilities. Therefore, synergy between the government and the community, along with thorough planning, are key to optimizing the program going forward. Abstrak. Permasalahan timbulan sampah di Kota Bandung masih menjadi isu kritis, dengan sebagian besar berasal dari rumah tangga dan tingkat pemilahan yang masih rendah. Sebagai respons terhadap krisis tersebut, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) sejak tahun 2018. Program ini bertujuan mengurangi sampah dari sumbernya melalui pendekatan zero waste dan ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan kendala dalam implementasi Program Kang Pisman di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, melalui wawancara mendalam terhadap narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta tokoh pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program ditentukan oleh lima faktor utama, yaitu perilaku pemilahan sampah rumah tangga, partisipasi masyarakat, dukungan infrastruktur, faktor kepemimpinan, dan implementasi strategi berupa inovasi, desentralisasi, serta kolaborasi lintas sektor. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya partisipasi warga, kurangnya detail perencanaan, dan keterbatasan sarana pengolahan sampah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta perencanaan yang matang, menjadi kunci untuk optimalisasi program ke depan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.20701
Primary Topic
Sports and Physical Education Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Identifikasi Faktor Keberhasilan dan Kendala Implementasi Program Kang Pisman

Salsabila Putri, Tarlani
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Sports and Physical Education Research
article

Identifikasi Faktor Keberhasilan dan Kendala Implementasi Program Kang Pisman

Salsabila Putri, Tarlani
article en

Abstract

Abstract. The problem of waste generation in Bandung City remains a critical issue, with the majority originating from households and low levels of waste sorting. In response to this crisis, the Bandung City Government launched the Kang Pisman (Reduce, Separate, and Utilize) Program in 2018. This program aims to reduce waste at its source through a zero-waste approach and a circular economy. This study aims to identify key success factors and obstacles in implementing the Kang Pisman Program in Bandung City. The research method used was a qualitative approach with content analysis, through in-depth interviews with informants from the Environment and Sanitation Agency and program implementers. The results indicate that the program's success is determined by five main factors: household waste sorting behavior, community participation, infrastructure support, leadership factors, and strategic implementation of innovation, decentralization, and cross-sector collaboration. The main obstacles identified include low community participation, lack of detailed planning, and limited waste processing facilities. Therefore, synergy between the government and the community, along with thorough planning, are key to optimizing the program going forward. Abstrak. Permasalahan timbulan sampah di Kota Bandung masih menjadi isu kritis, dengan sebagian besar berasal dari rumah tangga dan tingkat pemilahan yang masih rendah. Sebagai respons terhadap krisis tersebut, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) sejak tahun 2018. Program ini bertujuan mengurangi sampah dari sumbernya melalui pendekatan zero waste dan ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan kendala dalam implementasi Program Kang Pisman di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, melalui wawancara mendalam terhadap narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta tokoh pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program ditentukan oleh lima faktor utama, yaitu perilaku pemilahan sampah rumah tangga, partisipasi masyarakat, dukungan infrastruktur, faktor kepemimpinan, dan implementasi strategi berupa inovasi, desentralisasi, serta kolaborasi lintas sektor. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya partisipasi warga, kurangnya detail perencanaan, dan keterbatasan sarana pengolahan sampah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta perencanaan yang matang, menjadi kunci untuk optimalisasi program ke depan.

Bandung Conference Series Urban & Regional PlanningVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID), Encana (Canada) (CA)
Openalex Percentile: Top 65%
Sports and Physical Education Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.