Analisis Resilience at Work pada Wanita Bekerja Generasi Sandwich
Abstract. The sandwich generation refers to individuals who simultaneously support two generations, such as parents and siblings or children, both emotionally and financially. This condition is commonly experienced by working women who carry dual roles in both family and workplace settings. This study aims to explore the subjective meaning of resilience at work among working women in the open-faced sandwich generation. The research employed a qualitative phenomenological approach, using in-depth interviews with six participants selected through purposive sampling. Thematic analysis was conducted based on Malik & Garg’s (2018) theory using NVivo 15 software. The findings show that all six aspects of resilience at work were reflected in participants' experiences, with varied and contextual interpretations. Furthermore, five key factors were identified as supporting the development of resilience: personal values, social support, self-regulation strategies, meaningful work interpretation, and adaptability. These factors collectively enable participants to manage the pressure of dual roles and maintain a balance between work and personal life. Abstrak. Generasi sandwich merupakan individu yang merawat dua generasi sekaligus, yaitu orang tua dan anak atau saudara, baik secara emosional maupun finansial. Fenomena ini banyak dijalani oleh wanita bekerja yang menghadapi peran ganda antara tuntutan kerja dan tanggung jawab keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resilience at work pada wanita bekerja generasi sandwich pada kelompok open-faced sandwich generation. Pendekatan kualitatif fenomenologis digunakan dengan wawancara mendalam terhadap enam narasumber yang dipilih secara purposeful, dan dianalisis secara tematik berdasarkan teori Malik & Garg (2018) menggunakan software Nvivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh narasumber merefleksikan keenam aspek resilience at work dengan penekanan yang bervariasi, seperti pemahaman nilai diri, strategi mengelola stres, dan pemaknaan pekerjaan. Salah satu temuan penting adalah bahwa aspek finding one’s calling dimaknai tidak hanya sebagai panggilan hidup, melainkan juga sebagai bentuk pengorbanan dan tanggung jawab ekonomi terhadap keluarga. Resiliensi yang terbentuk bersifat realistis dan kontekstual, dibangun melalui nilai pribadi, strategi adaptif, serta dukungan sosial yang membantu wanita bekerja generasi sandwich menjalankan perannya.
Authors
- Dinda Dwarawati (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-9689-2511)
- Salma Bunga Zahida
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-07-30
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19075
- Primary Topic
- Occupational Health and Safety Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00