Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator

Abstract. University students face various factors that can lead to academic stress, such as frustration, conflict, pressure, change, and self-control. There is a connection between academic stress and academic procrastination. In facing such pressure, family social support serves as a psychological resource that can help students become more adaptive. This study aims to examine the effect of academic procrastination on academic stress, with family social support as a moderating variable. A quantitative approach with a causal design was used, involving 364 active university students in Bandung selected through convenience sampling. The Student-Life Stress Inventory (Gadzella, 1991) was used to measure academic stress, the Academic Procrastination Scale (Ferrari, 1995) to measure academic procrastination, and the Perceived Social Support from Family scale (Procidano & Heller, 1983) to assess family social support. Using Moderated Regression Analysis (MRA), the results showed an R² of 0.543 with p < 0.01 and a β value of -0.121, indicating that academic procrastination significantly affects academic stress with a contribution of 54.3%. Furthermore, family social support was found to moderate and weaken this effect by 1.21%. Students with high levels of family social support experienced lower academic stress despite having a high tendency toward procrastination. Abstrak. Mahasiswa dihadapkan pada berbagai faktor yang dapat mengakibatkan stres akademik seperti frustasi, konflik, tekanan, perubahan dan pengendalian diri. Terdapat keterkaitan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik Dalam menghadapi tekanan tersebut, dukungan sosial keluarga berperan sebagai sumber daya psikologis yang dapat membantu mahasiswa menjadi lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh prokrastinasi akademik terhadap stres akademik dengan dukungan sosial keluarga sebagai variabel moderator. Pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas digunakan dalam penelitian ini, melibatkan 364 mahasiswa aktif di Kota Bandung sebagai partisipan yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Student-Life Stress Inventory (Gadzella 1991) digunakan untuk mengukur stres akademik, Skala Prokrastinasi Akademik (Ferrari, 1995) untuk mengukur Prokrastinasi Akademik, dan Perceived Social Support from Family (Procidano & Heller, 1983) untuk mengukur Dukungan Sosial Keluarga. Dengan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA), didapatkan (R² = 0,543 dengan p 0,00 < 0,01 dan nilai β = -0,121), menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan terhadap stres akademik dengan besaran kontribusi 54,3%, dan dukungan sosial keluarga terbukti dapat memoderasi dengan memperlemah pengaruh sebanyak 1,21%. Mahasiswa dengan dukungan sosial keluarga yang tinggi mengalami tingkat stres akademik yang lebih rendah meskipun memiliki kecenderungan prokrastinasi tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan keluarga memiliki peran protektif dalam meredam dampak negatif prokrastinasi terhadap stres akademik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Psychology Science
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19199
Primary Topic
Perfectionism, Procrastination, Anxiety Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator

Muhammad Andito Muhaimin, Lilim Halimah
Bandung Conference Series Psychology Science
Perfectionism, Procrastination, Anxiety Studies
article

Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator

Muhammad Andito Muhaimin, Lilim Halimah
article en

Abstract

Abstract. University students face various factors that can lead to academic stress, such as frustration, conflict, pressure, change, and self-control. There is a connection between academic stress and academic procrastination. In facing such pressure, family social support serves as a psychological resource that can help students become more adaptive. This study aims to examine the effect of academic procrastination on academic stress, with family social support as a moderating variable. A quantitative approach with a causal design was used, involving 364 active university students in Bandung selected through convenience sampling. The Student-Life Stress Inventory (Gadzella, 1991) was used to measure academic stress, the Academic Procrastination Scale (Ferrari, 1995) to measure academic procrastination, and the Perceived Social Support from Family scale (Procidano & Heller, 1983) to assess family social support. Using Moderated Regression Analysis (MRA), the results showed an R² of 0.543 with p < 0.01 and a β value of -0.121, indicating that academic procrastination significantly affects academic stress with a contribution of 54.3%. Furthermore, family social support was found to moderate and weaken this effect by 1.21%. Students with high levels of family social support experienced lower academic stress despite having a high tendency toward procrastination. Abstrak. Mahasiswa dihadapkan pada berbagai faktor yang dapat mengakibatkan stres akademik seperti frustasi, konflik, tekanan, perubahan dan pengendalian diri. Terdapat keterkaitan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik Dalam menghadapi tekanan tersebut, dukungan sosial keluarga berperan sebagai sumber daya psikologis yang dapat membantu mahasiswa menjadi lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh prokrastinasi akademik terhadap stres akademik dengan dukungan sosial keluarga sebagai variabel moderator. Pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas digunakan dalam penelitian ini, melibatkan 364 mahasiswa aktif di Kota Bandung sebagai partisipan yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Student-Life Stress Inventory (Gadzella 1991) digunakan untuk mengukur stres akademik, Skala Prokrastinasi Akademik (Ferrari, 1995) untuk mengukur Prokrastinasi Akademik, dan Perceived Social Support from Family (Procidano & Heller, 1983) untuk mengukur Dukungan Sosial Keluarga. Dengan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA), didapatkan (R² = 0,543 dengan p 0,00 < 0,01 dan nilai β = -0,121), menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan terhadap stres akademik dengan besaran kontribusi 54,3%, dan dukungan sosial keluarga terbukti dapat memoderasi dengan memperlemah pengaruh sebanyak 1,21%. Mahasiswa dengan dukungan sosial keluarga yang tinggi mengalami tingkat stres akademik yang lebih rendah meskipun memiliki kecenderungan prokrastinasi tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan keluarga memiliki peran protektif dalam meredam dampak negatif prokrastinasi terhadap stres akademik.

Bandung Conference Series Psychology ScienceVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Perfectionism, Procrastination, Anxiety Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.