KomDesa: Inovasi Digital Partisipatif untuk Perencanaan Pembangunan Desa Cerdas
Abstract. The development of digital technology opens up strategic opportunities to bridge the communication gap between village communities and academics in the context of smart village development. This research aims to design and develop a prototype of the KomDesa application, an interactive platform that connects village communities with experts from academic institutions as an effort to encourage community involvement in smart village development planning. The method used is the Waterfall model software engineering approach, including needs analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Data was collected through literature studies, user observations, and interviews with community representatives and academics. The results show that KomDesa has succeeded in providing five main features, namely Explore Community Problems, Find Experts, Community, Consulting, and Explore UNISBA Research and Service which are considered relevant and easy to use by early users. These findings show that KomDesa has the potential as a participatory digital solution that strengthens cross-sector collaboration, encourages local knowledge-based planning, and supports the development of an inclusive and sustainable smart village ecosystem. In the future, this application can be optimized to strengthen the role of villages as active subjects in inclusive, collaborative, and knowledge-based social transformation development planning. Abstrak. Perkembangan teknologi digital membuka peluang strategis untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara komunitas desa dan kalangan akademisi dalam konteks pembangunan desa cerdas (smart village). Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi KomDesa, sebuah platform interaktif yang menghubungkan masyarakat desa dengan pakar dari institusi akademik sebagai upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa cerdas. Metode yang digunakan adalah pendekatan rekayasa perangkat lunak model Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi pengguna, dan wawancara dengan perwakilan komunitas dan akademisi. Hasil menunjukkan bahwa KomDesa berhasil menyediakan lima fitur utama, yaitu Jelajah Masalah Komunitas, Cari Pakar, Komunitas, Konsultasi, serta Jelajah Penelitian dan Pengabdian UNISBA yang dinilai relevan dan mudah digunakan oleh pengguna awal. Temuan ini menunjukkan bahwa KomDesa memiliki potensi sebagai solusi digital partisipatif yang memperkuat kolaborasi lintas sektor, mendorong perencanaan berbasis pengetahuan lokal, dan mendukung pengembangan ekosistem desa cerdas yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, aplikasi ini dapat dioptimalkan untuk memperkuat peran desa sebagai subjek aktif dalam perencanaan pembangunan yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada transformasi sosial berbasis pengetahuan.
Authors
- Maharani
- Imam Indratno
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
- Encana (Canada) (CA)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
- Published
- 2025-08-03
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.19666
- Primary Topic
- Local Governance and Development
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00