Hubungan antara Keterlibatan dan Perspepsi Orang Tua terhadap Regulasi Emosi Anak
Abstract. This study aims to determine the relationship between the involvement of parents who have junior high school children and parents' perceptions of their children's emotional regulation. Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood characterized by significant changes in physical, social, and emotional aspects. Parental involvement is also associated with their perceptions of children's emotional regulation, through four aspects: Catastrophize, Negative Secondary, Attuned, and Distracted. The research method used was quantitative with a Spearman correlation approach, involving 531 respondents, comprising 354 mothers and 177 fathers. The analysis results showed that there was no significant relationship between father involvement and the four aspects of adolescent children's emotional regulation (p > 0.05), with very low correlation values. There was no significant relationship between mother involvement and the four aspects of adolescent children's emotional regulation (p > 0.05), with very low correlation values. These findings emphasize the importance of the quality of parental involvement in supporting adolescents' emotional development. This study suggests that parents should pay attention to the quality of their involvement in parenting, particularly in the emotional aspect, to avoid being overly controlling. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan orang tua yang memiliki anak SMP dengan persepsi orang tua terhadap regulasi emosi anak. Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan signifikan dalam aspek fisik, sosial, dan emosional. Keterlibatan orang tua juga berhubungan dengan persepsi mereka terhadap regulasi emosi anak, melalui empat aspek yaitu Catastrophize, Negative Secondary, Attuned, dan Distracted. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan spearman, melibatkan 531 responden yang terdiri dari 354 ibu dan 177 ayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan keempat aspek regulasi emosi anak remaja (p > 0.05), dengan nilai korelasi sangat rendah. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan ibu dengan keempat aspek regulasi emosi anak remaja (p > 0.05), dengan nilai korelasi sangat rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan emosional remaja. Penelitian ini menyarankan agar orang tua untuk memperhatikan kualitas keterlibatan mereka dalam pengasuhan, khususnya dalam aspek emosional, agar tidak bersifat terlalu mengontrol.
Authors
- Ihsana Sabriani Borualogo (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-8590-9701)
- Tia Inayatillah
- Marshita Dwi Hijrayanti
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-07-30
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19092
- Primary Topic
- Child Development and Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00