Dinamika Pengaruh Perubahan Guna Lahan terhadap Harga Lahan di Kawasan Wisata Perkotaan Pangandaran

Abstract The growth of the tourism sector in Pangandaran Regency, designated as a National Tourism Strategic Area (KSPN), has driven significant land use changes that directly impact land value increases. This study aims to identify the dynamics of land use change and analyze its influence on land valuation based on market prices and Tax Object Sales Value (NJOP). The research employed spatial analysis (overlay) to examine land use changes over two periods (2016–2019 and 2020–2023) and applied land valuation methods using both market price and NJOP approaches.The results indicate substantial shifts in land use patterns, especially following the KSPN designation. Land previously used for agriculture and shrubland has been converted into commercial, service, and tourism-related uses. Market-based land valuation rose from IDR 418 billion to IDR 1.07 trillion, while NJOP-based valuation increased from IDR 79.7 billion to IDR 241.8 billion. The highest increase occurred in tourism and commercial land categories. In conclusion, the KSPN designation has accelerated land use conversion and significantly boosted land value. These findings are essential for informing spatial planning policies and controlling land price dynamics in strategic tourism areas. Abstrak. Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) mendorong terjadinya perubahan guna lahan yang berdampak signifikan terhadap kenaikan harga lahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dinamika perubahan guna lahan serta menganalisis pengaruhnya terhadap valuasi harga lahan berdasarkan harga pasar dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial (overlay) untuk melihat perubahan penggunaan lahan pada dua periode (2016–2019 dan 2020–2023) serta analisis valuasi lahan dengan pendekatan harga pasar dan NJOP.Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola penggunaan lahan, terutama setelah penetapan KSPN. Terjadi konversi lahan dari pertanian dan semak belukar menjadi lahan perdagangan, jasa, dan pariwisata. Valuasi berdasarkan harga pasar meningkat dari Rp418 miliar menjadi Rp1,07 triliun, sementara berdasarkan NJOP meningkat dari Rp79,7 miliar menjadi Rp241,8 miliar. Kenaikan tertinggi tercatat pada lahan fasilitas pariwisata dan perdagangan. Kesimpulannya, penetapan KSPN mempercepat perubahan guna lahan dan meningkatkan nilai lahan secara drastis. Hasil ini penting sebagai acuan perumusan kebijakan penataan ruang dan pengendalian harga lahan di kawasan wisata strategis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Published
2025-08-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.19672
Primary Topic
Water and Land Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Dinamika Pengaruh Perubahan Guna Lahan terhadap Harga Lahan di Kawasan Wisata Perkotaan Pangandaran

Nada Silpia, Tarlani
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Water and Land Management
article

Dinamika Pengaruh Perubahan Guna Lahan terhadap Harga Lahan di Kawasan Wisata Perkotaan Pangandaran

Nada Silpia, Tarlani
article en

Abstract

Abstract The growth of the tourism sector in Pangandaran Regency, designated as a National Tourism Strategic Area (KSPN), has driven significant land use changes that directly impact land value increases. This study aims to identify the dynamics of land use change and analyze its influence on land valuation based on market prices and Tax Object Sales Value (NJOP). The research employed spatial analysis (overlay) to examine land use changes over two periods (2016–2019 and 2020–2023) and applied land valuation methods using both market price and NJOP approaches.The results indicate substantial shifts in land use patterns, especially following the KSPN designation. Land previously used for agriculture and shrubland has been converted into commercial, service, and tourism-related uses. Market-based land valuation rose from IDR 418 billion to IDR 1.07 trillion, while NJOP-based valuation increased from IDR 79.7 billion to IDR 241.8 billion. The highest increase occurred in tourism and commercial land categories. In conclusion, the KSPN designation has accelerated land use conversion and significantly boosted land value. These findings are essential for informing spatial planning policies and controlling land price dynamics in strategic tourism areas. Abstrak. Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) mendorong terjadinya perubahan guna lahan yang berdampak signifikan terhadap kenaikan harga lahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dinamika perubahan guna lahan serta menganalisis pengaruhnya terhadap valuasi harga lahan berdasarkan harga pasar dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial (overlay) untuk melihat perubahan penggunaan lahan pada dua periode (2016–2019 dan 2020–2023) serta analisis valuasi lahan dengan pendekatan harga pasar dan NJOP.Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola penggunaan lahan, terutama setelah penetapan KSPN. Terjadi konversi lahan dari pertanian dan semak belukar menjadi lahan perdagangan, jasa, dan pariwisata. Valuasi berdasarkan harga pasar meningkat dari Rp418 miliar menjadi Rp1,07 triliun, sementara berdasarkan NJOP meningkat dari Rp79,7 miliar menjadi Rp241,8 miliar. Kenaikan tertinggi tercatat pada lahan fasilitas pariwisata dan perdagangan. Kesimpulannya, penetapan KSPN mempercepat perubahan guna lahan dan meningkatkan nilai lahan secara drastis. Hasil ini penting sebagai acuan perumusan kebijakan penataan ruang dan pengendalian harga lahan di kawasan wisata strategis.

Bandung Conference Series Urban & Regional PlanningVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID), Encana (Canada) (CA)
Openalex Percentile: Top 71%
Water and Land Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.