Strategi Optimalisasi Pemulihan Fungsi Hutan di Kabupaten Bandung Barat

Abstract. This study aims to formulate a strategy for optimizing reforestation and sustainable forest management in West Bandung Regency in response to increasing critical land and vegetation degradation. A mixed-methods approach (quantitative and qualitative) was used, with primary data collected through interviews with key stakeholders, including Perhutani, the Public Works and Spatial Planning Office, BAPPEDA, and LMDH. Secondary data were obtained from technical documents, spatial RTRW data, and forestry policy reviews. The analysis employed the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) method using IFAS and EFAS matrices to determine the strategic position based on internal and external factor scores.The results show that internal strengths (total score 3.06) outweigh weaknesses (1.24), while external threats (1.88) slightly exceed opportunities (1.62). This places the strategy in Quadrant II (diversification), recommending the use of internal strengths to address external threats. The proposed strategy is plant diversification using a combination of pine, sengon, and coffee species, aimed at enhancing ecological functions while also supporting community income. Community participation and the integration of local wisdom are essential for ensuring long-term success in sustainable forest recovery efforts. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi reboisasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat sebagai respons terhadap meningkatnya lahan kritis dan degradasi vegetasi. Pendekatan penelitian menggunakan mix method (kuantitatif dan kualitatif) dengan pengumpulan data primer melalui wawancara terhadap stakeholder kunci, seperti Perhutani, Dinas PUTR, Bappeda, dan LMDH. Data sekunder diperoleh dari dokumen teknis, data spasial RTRW, serta kajian kebijakan kehutanan. Analisis dilakukan dengan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dikembangkan dalam bentuk matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi strategi terbaik berdasarkan nilai koordinat internal dan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan internal (total skor 3,06) lebih dominan dibandingkan kelemahan (1,24), sedangkan dari sisi eksternal, ancaman (1,88) sedikit lebih tinggi dari peluang (1,62). Hal ini menempatkan strategi pada Kuadran II (diversifikasi), yang merekomendasikan penguatan potensi internal untuk menghadapi tantangan luar. Strategi yang disarankan adalah diversifikasi tanaman menggunakan sistem agroforestri berbasis kopi, pinus, dan sengon, yang tidak hanya memperkuat fungsi ekologi, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan masyarakat dan kearifan lokal menjadi kunci keberhasilan jangka panjang pemulihan fungsi hutan secara berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Published
2025-08-01
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.19597
Primary Topic
Plant Growth and Agriculture Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Optimalisasi Pemulihan Fungsi Hutan di Kabupaten Bandung Barat

Nia Kurniasari, Primetta Shayna Annisa
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Plant Growth and Agriculture Techniques
article

Strategi Optimalisasi Pemulihan Fungsi Hutan di Kabupaten Bandung Barat

Nia Kurniasari, Primetta Shayna Annisa
article en

Abstract

Abstract. This study aims to formulate a strategy for optimizing reforestation and sustainable forest management in West Bandung Regency in response to increasing critical land and vegetation degradation. A mixed-methods approach (quantitative and qualitative) was used, with primary data collected through interviews with key stakeholders, including Perhutani, the Public Works and Spatial Planning Office, BAPPEDA, and LMDH. Secondary data were obtained from technical documents, spatial RTRW data, and forestry policy reviews. The analysis employed the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) method using IFAS and EFAS matrices to determine the strategic position based on internal and external factor scores.The results show that internal strengths (total score 3.06) outweigh weaknesses (1.24), while external threats (1.88) slightly exceed opportunities (1.62). This places the strategy in Quadrant II (diversification), recommending the use of internal strengths to address external threats. The proposed strategy is plant diversification using a combination of pine, sengon, and coffee species, aimed at enhancing ecological functions while also supporting community income. Community participation and the integration of local wisdom are essential for ensuring long-term success in sustainable forest recovery efforts. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi reboisasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat sebagai respons terhadap meningkatnya lahan kritis dan degradasi vegetasi. Pendekatan penelitian menggunakan mix method (kuantitatif dan kualitatif) dengan pengumpulan data primer melalui wawancara terhadap stakeholder kunci, seperti Perhutani, Dinas PUTR, Bappeda, dan LMDH. Data sekunder diperoleh dari dokumen teknis, data spasial RTRW, serta kajian kebijakan kehutanan. Analisis dilakukan dengan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dikembangkan dalam bentuk matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi strategi terbaik berdasarkan nilai koordinat internal dan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan internal (total skor 3,06) lebih dominan dibandingkan kelemahan (1,24), sedangkan dari sisi eksternal, ancaman (1,88) sedikit lebih tinggi dari peluang (1,62). Hal ini menempatkan strategi pada Kuadran II (diversifikasi), yang merekomendasikan penguatan potensi internal untuk menghadapi tantangan luar. Strategi yang disarankan adalah diversifikasi tanaman menggunakan sistem agroforestri berbasis kopi, pinus, dan sengon, yang tidak hanya memperkuat fungsi ekologi, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan masyarakat dan kearifan lokal menjadi kunci keberhasilan jangka panjang pemulihan fungsi hutan secara berkelanjutan.

Bandung Conference Series Urban & Regional PlanningVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID), Encana (Canada) (CA)
Openalex Percentile: Top 73%
Plant Growth and Agriculture Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.