Personal Hygiene pada Anak Retardasi Mental Cukup Baik

Personal hygiene is an effort made to maintain and care for personal hygiene in order to achieve health. Children with mental retardation have limitations in maintaining personal hygiene due to cognitive and motor limitations. The inability of children with mental retardation to perform self-care can make children susceptible to infectious diseases. This study aims to describe the personal hygiene behavior of children with mental retardation at SLB Negeri Ungaran. This study uses a descriptive design with a descriptive study approach. The research sample was all children with mental retardation (mild mental retardation) at SLB Negeri Ungaran, totaling 51 children. Data were collected using a questionnaire covering three behavioral domains: knowledge, attitude, and action. The results showed that 66.7% of children had fairly good behavior, while 33.3% others behaved well. The knowledge domain showed that 52.9% of children had insufficient knowledge, while in the attitude domain there were 82.4% of children showing good attitudes, and in the personal hygiene action domain there were 58.8% who had good actions. The majority of SLB N Ungaran students have personal hygiene behavior in the fairly good category (60.8%). ABSTRAK Personal hygiene merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga dan merawat kebersihan diri guna mencapai kesehatan. Anak retardasi mental memiliki keterbatasan dalam menjaga kebersihan diri akibat keterbatasan kognitif dan motoriknya. Ketidakmampuan anak retardasi mental dalam melakukan perawatan diri dapat menyebabkan anak rentan menderita penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku personal hygiene pada anak retardasi mental di SLB Negeri Ungaran. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh anak retardasi mental (tunagrahita ringan) di SLB Negeri Ungaran yang berjumlah 51 anak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup tiga domain perilaku: pengetahuan, sikap, dan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,7% anak memiliki perilaku cukup baik, sementara 33,3% lainnya berperilaku baik. Domain pengetahuan menunjukkan bahwa 52,9% anak memiliki pengetahuan yang kurang, sedangkan pada domain sikap terdapat 82,4% anak menunjukkan sikap baik, dan domain tindakan personal hygiene terdapat 58,8% memiliki tindakan yang baik. Mayoritas siswa SLB N Ungaran memiliki perilaku personal hygiene dalam kategori cukup baik (60,8%).

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Journal of Holistics and Health Sciences
Published
2025-03-29
DOI
https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.584
Primary Topic
Child Development and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Personal Hygiene pada Anak Retardasi Mental Cukup Baik

Natalia Devi Oktarina, Yoanita Ezharyan Putri
Journal of Holistics and Health Sciences
Child Development and Education
article

Personal Hygiene pada Anak Retardasi Mental Cukup Baik

Natalia Devi Oktarina, Yoanita Ezharyan Putri
article en

Abstract

Personal hygiene is an effort made to maintain and care for personal hygiene in order to achieve health. Children with mental retardation have limitations in maintaining personal hygiene due to cognitive and motor limitations. The inability of children with mental retardation to perform self-care can make children susceptible to infectious diseases. This study aims to describe the personal hygiene behavior of children with mental retardation at SLB Negeri Ungaran. This study uses a descriptive design with a descriptive study approach. The research sample was all children with mental retardation (mild mental retardation) at SLB Negeri Ungaran, totaling 51 children. Data were collected using a questionnaire covering three behavioral domains: knowledge, attitude, and action. The results showed that 66.7% of children had fairly good behavior, while 33.3% others behaved well. The knowledge domain showed that 52.9% of children had insufficient knowledge, while in the attitude domain there were 82.4% of children showing good attitudes, and in the personal hygiene action domain there were 58.8% who had good actions. The majority of SLB N Ungaran students have personal hygiene behavior in the fairly good category (60.8%). ABSTRAK Personal hygiene merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga dan merawat kebersihan diri guna mencapai kesehatan. Anak retardasi mental memiliki keterbatasan dalam menjaga kebersihan diri akibat keterbatasan kognitif dan motoriknya. Ketidakmampuan anak retardasi mental dalam melakukan perawatan diri dapat menyebabkan anak rentan menderita penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku personal hygiene pada anak retardasi mental di SLB Negeri Ungaran. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh anak retardasi mental (tunagrahita ringan) di SLB Negeri Ungaran yang berjumlah 51 anak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup tiga domain perilaku: pengetahuan, sikap, dan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,7% anak memiliki perilaku cukup baik, sementara 33,3% lainnya berperilaku baik. Domain pengetahuan menunjukkan bahwa 52,9% anak memiliki pengetahuan yang kurang, sedangkan pada domain sikap terdapat 82,4% anak menunjukkan sikap baik, dan domain tindakan personal hygiene terdapat 58,8% memiliki tindakan yang baik. Mayoritas siswa SLB N Ungaran memiliki perilaku personal hygiene dalam kategori cukup baik (60,8%).

Journal of Holistics and Health SciencesVol. 7(1)
Universitas Galuh (ID)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 77%
Child Development and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.