DNA Barcoding Using the Chloroplast Gene MatK for Genetic Diversity Analysis of <i>Lansium domesticum </i>Corr. Plants Growing in South Sumatra, Indonesia

Lansium domesticum Corr. known as duku, langsat, and kokosan is a popular fruit in Indonesia, particularly in South Sumatra. Furthermore, the fruit is cherished in this region because of the nice smell, sweet taste, and high economic value. Until now, South Sumatra local duku is rarely investigated, even though information on the genetic diversity of the germplasm is useful in supporting breeding and conservation programs. Therefore, this study aimed to determine the genetic diversity and phylogenetics of local duku and langsat (Lansium domesticum) based on matK gene DNA barcoding. DNA genome was extracted using Tiangen Plant Genomic DNA Kit DP305, then amplified using GoTaq Green Master Mix (Promega) and primers 3F_KIM-F and 1R_KIM-R. The product was sequenced by 1st Base Singapore and seven amplification results had a DNA size of 900 bp. The results showed that the matK gene is capable of determining Lansium domesticum interspecies. According to the DNA sequence phylogenetic analysis conducted using the maximum likelihood method, all the DNA samples were designated as Lansium domesticum Corr. with a fairly high genetic variation, indicated by DNA sequence differences caused by gene mutations. DNA Barcoding Menggunakan Gen Kloroplas MatK untuk Analisis Keragaman Genetik Tanaman Lansium domesticum Corr. yang Tumbuh di Sumatera Selatan, Indonesia ABSTRAK: Lansium domesticum Corr. yang dikenal dengan sebutan duku, langsat, dan kokosan merupakan buah yang populer di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Selain itu, buah ini digemari di daerah ini karena baunya yang harum, rasanya yang manis, dan bernilai ekonomis tinggi. Hingga saat ini, duku lokal Sumatera Selatan jarang diteliti, padahal informasi mengenai keragaman genetik plasma nutfahnya bermanfaat dalam mendukung program pemuliaan dan konservasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetic dan filogenetik duku dan langsat (Lansium domesticum) berdasarkan DNA barcoding gen matK. DNA genom diekstraksi menggunakan Tiangen Plant Genomic DNA Kit DP305, kemudian diamplifikasi menggunakan GoTaq Green Master Mix (Promega) dan primer 3F_KIM-F dan 1R_KIM-R. Produk tersebut disekuensing oleh 1st Base Singapore dan tujuh hasil amplifikasi memiliki ukuran DNA 900 bp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gen matK mampu mengidentifikasi Lansium domesticum antarspesies. Berdasarkan analisis filogenetik sekuens DNA yang dilakukan dengan metode kemungkinan maksimum, semua sampel DNA ditetapkan sebagai Lansium domesticum Corr. dengan variasi genetik yang cukup tinggi, ditunjukkan oleh perbedaan sekuens DNA yang disebabkan oleh mutasi gen.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Biosfer Jurnal Tadris Biologi
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.24042/biosfer.v16i1.27296
Primary Topic
Enzyme Production and Characterization
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

DNA Barcoding Using the Chloroplast Gene MatK for Genetic Diversity Analysis of Lansium domesticum Corr. Plants Growing in South Sumatra, Indonesia

Nita Aminasih, Laila Hanum, Dewi Nursela, Rina Sri Kasiamdari et al.
Biosfer Jurnal Tadris Biologi
Enzyme Production and Characterization
article

DNA Barcoding Using the Chloroplast Gene MatK for Genetic Diversity Analysis of Lansium domesticum Corr. Plants Growing in South Sumatra, Indonesia

Nita Aminasih, Laila Hanum, Dewi Nursela, Rina Sri Kasiamdari, Singgih Tri Wardana
article en

Abstract

Lansium domesticum Corr. known as duku, langsat, and kokosan is a popular fruit in Indonesia, particularly in South Sumatra. Furthermore, the fruit is cherished in this region because of the nice smell, sweet taste, and high economic value. Until now, South Sumatra local duku is rarely investigated, even though information on the genetic diversity of the germplasm is useful in supporting breeding and conservation programs. Therefore, this study aimed to determine the genetic diversity and phylogenetics of local duku and langsat (Lansium domesticum) based on matK gene DNA barcoding. DNA genome was extracted using Tiangen Plant Genomic DNA Kit DP305, then amplified using GoTaq Green Master Mix (Promega) and primers 3F_KIM-F and 1R_KIM-R. The product was sequenced by 1st Base Singapore and seven amplification results had a DNA size of 900 bp. The results showed that the matK gene is capable of determining Lansium domesticum interspecies. According to the DNA sequence phylogenetic analysis conducted using the maximum likelihood method, all the DNA samples were designated as Lansium domesticum Corr. with a fairly high genetic variation, indicated by DNA sequence differences caused by gene mutations. DNA Barcoding Menggunakan Gen Kloroplas MatK untuk Analisis Keragaman Genetik Tanaman Lansium domesticum Corr. yang Tumbuh di Sumatera Selatan, Indonesia ABSTRAK: Lansium domesticum Corr. yang dikenal dengan sebutan duku, langsat, dan kokosan merupakan buah yang populer di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Selain itu, buah ini digemari di daerah ini karena baunya yang harum, rasanya yang manis, dan bernilai ekonomis tinggi. Hingga saat ini, duku lokal Sumatera Selatan jarang diteliti, padahal informasi mengenai keragaman genetik plasma nutfahnya bermanfaat dalam mendukung program pemuliaan dan konservasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetic dan filogenetik duku dan langsat (Lansium domesticum) berdasarkan DNA barcoding gen matK. DNA genom diekstraksi menggunakan Tiangen Plant Genomic DNA Kit DP305, kemudian diamplifikasi menggunakan GoTaq Green Master Mix (Promega) dan primer 3F_KIM-F dan 1R_KIM-R. Produk tersebut disekuensing oleh 1st Base Singapore dan tujuh hasil amplifikasi memiliki ukuran DNA 900 bp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gen matK mampu mengidentifikasi Lansium domesticum antarspesies. Berdasarkan analisis filogenetik sekuens DNA yang dilakukan dengan metode kemungkinan maksimum, semua sampel DNA ditetapkan sebagai Lansium domesticum Corr. dengan variasi genetik yang cukup tinggi, ditunjukkan oleh perbedaan sekuens DNA yang disebabkan oleh mutasi gen.

Biosfer Jurnal Tadris BiologiVol. 16(1)
Universitas Gadjah Mada (ID), Sriwijaya University (ID)
Life in Land
Openalex Percentile: Top 77%
Enzyme Production and Characterization
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.