Perancangan furnitur standing mirror multifungsi bergaya minimalis

Furnitur multifungsi yang disertai cermin menunjang tersedianya tempat penyimpanan barang, menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas, dan mendukung penampilan diri. Konsep furnitur tersebut tertuang dalam desain standing mirror multifungsi. Furnitur ini berusaha didesain untuk menjawab kebutuhan inovasi furnitur indoor yang hendak dikembangkan di perusahaan manufaktur furnitur PT Woodexindo. Metode yang digunakan dalam mendesain ini adalah Glass Box. Di dalamnya terdapat empat tahapan utama yang dapat berulang untuk mencapai solusi optimum, yaitu: penyerapan informasi kebutuhan desain standing mirror dari berbagai kalangan, analisis, sintesa desain berupa gambar dan prototipe, dan evaluasi. Dalam tahapan evaluasi, sebanyak 3 orang perwakilan perusahaan menjadi responden wawancara dan sebanyak 118 orang menjadi responden kuesioner. Perancangan standing mirror ini telah menghasilkan desain yang optimum terhadap fungsinya untuk becermin dengan tambahan fitur rak dan gantungan, serta tampilannya yang minimalis sesuai dengan karakter produk PT Woodexindo.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Desain
Published
2025-07-04
DOI
https://doi.org/10.30998/jd.v12i3.29020
Primary Topic
Consumer Packaging Perceptions and Trends
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perancangan furnitur standing mirror multifungsi bergaya minimalis

Gilar Sundara, Allegra Rizky Pratama
Jurnal Desain
Consumer Packaging Perceptions and Trends
article

Perancangan furnitur standing mirror multifungsi bergaya minimalis

Gilar Sundara, Allegra Rizky Pratama
article en

Abstract

Furnitur multifungsi yang disertai cermin menunjang tersedianya tempat penyimpanan barang, menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas, dan mendukung penampilan diri. Konsep furnitur tersebut tertuang dalam desain standing mirror multifungsi. Furnitur ini berusaha didesain untuk menjawab kebutuhan inovasi furnitur indoor yang hendak dikembangkan di perusahaan manufaktur furnitur PT Woodexindo. Metode yang digunakan dalam mendesain ini adalah Glass Box. Di dalamnya terdapat empat tahapan utama yang dapat berulang untuk mencapai solusi optimum, yaitu: penyerapan informasi kebutuhan desain standing mirror dari berbagai kalangan, analisis, sintesa desain berupa gambar dan prototipe, dan evaluasi. Dalam tahapan evaluasi, sebanyak 3 orang perwakilan perusahaan menjadi responden wawancara dan sebanyak 118 orang menjadi responden kuesioner. Perancangan standing mirror ini telah menghasilkan desain yang optimum terhadap fungsinya untuk becermin dengan tambahan fitur rak dan gantungan, serta tampilannya yang minimalis sesuai dengan karakter produk PT Woodexindo.

Jurnal DesainVol. 12(3)
Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (ID)
Openalex Percentile: Top 74%
Consumer Packaging Perceptions and Trends
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.