Analisis Perbandingan Edible Film: Warna, Antioksidan, Kekuatan Tarik, Indikator Bunga Telang

Abstract. This research discusses edible films made from anthocyanin-rich telang flower (Clitoria ternatea) extract, used as environmentally friendly and smart food packaging. Anthocyanins function as strong antioxidants and indicators of pH changes. Edible films showed antioxidant activity between 3.2062% to 87.4859%, capable of capturing free radicals and extending food shelf life. The film color changes from purple-blue at neutral pH to green at high pH, indicating the interaction of anthocyanins with volatile compounds from food ingredients such as fish and chicken meat. The tensile strength of edible film depends on the ingredient formulation, with the optimum strength reaching 11.417 N/mm². The addition of excessive ingredients can reduce mechanical stability, although anthocyanins increase the flexibility of the film. This study concludes that bay flower-based edible film has great potential as a functional packaging with high biodegradability, antioxidant ability, color indicator, and good mechanical properties, making it an innovative solution to support a sustainable food industry. Abstrak. Penelitian ini membahas ediblfilm berbahan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) yang kaya antosianin, digunakan sebagai kemasan pangan ramah lingkungan dan cerdas. Antosianin berfungsi sebagai antioksidan kuat dan indikator perubahan pH. Edible film menunjukkan aktivitas antioksidan antara 3,2062% hingga 87,4859%, mampu menangkap radikal bebas dan memperpanjang umur simpan pangan. Warna film berubah dari ungu-biru pada pH netral menjadi hijau pada pH tinggi, menunjukkan interaksi antosianin dengan senyawa volatil dari bahan pangan seperti ikan dan daging ayam. Kekuatan tarik edible film bergantung pada formulasi bahan, dengan kekuatan optimal mencapai 11,417 N/mm². Penambahan bahan berlebihan dapat mengurangi stabilitas mekanis, meskipun antosianin meningkatkan fleksibilitas film. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edible film berbasis bunga telang memiliki potensi besar sebagai kemasan fungsional dengan biodegradabilitas tinggi, kemampuan antioksidan, indikator warna, dan sifat mekanis yang baik, sehingga menjadi solusi inovatif untuk mendukung industri pangan yang berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Riset Farmasi
Published
2025-07-11
DOI
https://doi.org/10.29313/jrf.v5i1.5733
Primary Topic
Nanocomposite Films for Food Packaging
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Perbandingan Edible Film: Warna, Antioksidan, Kekuatan Tarik, Indikator Bunga Telang

Siti Nur Adila, Dea Aisyah Rusmawati, Azwin Jahid Al farizhi, Alifa Fatimatun Nazar et al.
4 links
Jurnal Riset Farmasi
Nanocomposite Films for Food Packaging
article

Analisis Perbandingan Edible Film: Warna, Antioksidan, Kekuatan Tarik, Indikator Bunga Telang

Siti Nur Adila, Dea Aisyah Rusmawati, Azwin Jahid Al farizhi, Alifa Fatimatun Nazar, Aura Suci Amelia, Oktafi Ramanda Maelani
article en

Abstract

Abstract. This research discusses edible films made from anthocyanin-rich telang flower (Clitoria ternatea) extract, used as environmentally friendly and smart food packaging. Anthocyanins function as strong antioxidants and indicators of pH changes. Edible films showed antioxidant activity between 3.2062% to 87.4859%, capable of capturing free radicals and extending food shelf life. The film color changes from purple-blue at neutral pH to green at high pH, indicating the interaction of anthocyanins with volatile compounds from food ingredients such as fish and chicken meat. The tensile strength of edible film depends on the ingredient formulation, with the optimum strength reaching 11.417 N/mm². The addition of excessive ingredients can reduce mechanical stability, although anthocyanins increase the flexibility of the film. This study concludes that bay flower-based edible film has great potential as a functional packaging with high biodegradability, antioxidant ability, color indicator, and good mechanical properties, making it an innovative solution to support a sustainable food industry. Abstrak. Penelitian ini membahas ediblfilm berbahan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) yang kaya antosianin, digunakan sebagai kemasan pangan ramah lingkungan dan cerdas. Antosianin berfungsi sebagai antioksidan kuat dan indikator perubahan pH. Edible film menunjukkan aktivitas antioksidan antara 3,2062% hingga 87,4859%, mampu menangkap radikal bebas dan memperpanjang umur simpan pangan. Warna film berubah dari ungu-biru pada pH netral menjadi hijau pada pH tinggi, menunjukkan interaksi antosianin dengan senyawa volatil dari bahan pangan seperti ikan dan daging ayam. Kekuatan tarik edible film bergantung pada formulasi bahan, dengan kekuatan optimal mencapai 11,417 N/mm². Penambahan bahan berlebihan dapat mengurangi stabilitas mekanis, meskipun antosianin meningkatkan fleksibilitas film. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edible film berbasis bunga telang memiliki potensi besar sebagai kemasan fungsional dengan biodegradabilitas tinggi, kemampuan antioksidan, indikator warna, dan sifat mekanis yang baik, sehingga menjadi solusi inovatif untuk mendukung industri pangan yang berkelanjutan.

Jurnal Riset Farmasi
Indonesia University of Education (ID), Sultan Ageng Tirtayasa University (ID)
Openalex Percentile: Top 88%
Nanocomposite Films for Food Packaging
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.