LISTENING MADE FUN: HOW SHORT ENGLISH CARTOONS ENHANCE YOUNG LEARNERS’ COMPREHENSION

This study aims to examine how short English cartoon media enhance elementary school students' listening skills, addressing a research gap where previous studies primarily focused on motivation rather than measurable listening performance. This study adopts an embedded mixed-method design, collecting quantitative data via 10-item multiple-choice pre- and post-listening tests, and qualitative data from semi-structured interviews. The study involved 26 fifth-grade students at Curug State Elementary School, Serang, Banten. Learners received a cartoon video-based treatment using age-appropriate content such as Dora the Explorer and Peppa Pig. Quantitative results show an increase in average scores from 34.62 (pre-test) to 78.46 (post-test). Qualitative findings reveal that students comprehend material better through video than audio alone, gain new vocabulary, and are more enthusiastic due to the combination of audio, visuals, and on-screen text. These findings support the Cognitive Theory of Multimedia Learning and Dual Coding Theory, affirming the importance of multimodal approaches for young English learners. Overall, short cartoons are shown to be an effective and enjoyable method to boost listening comprehension and learner motivation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana media kartun Bahasa Inggris pendek meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa sekolah dasar, mengatasi kesenjangan penelitian di mana penelitian sebelumnya terutama berfokus pada motivasi daripada kinerja mendengarkan yang terukur. Penelitian ini mengadopsi desain metode campuran tertanam, mengumpulkan data kuantitatif melalui tes pilihan ganda 10-item sebelum dan sesudah mendengarkan, dan data kualitatif dari wawancara semi-terstruktur. Penelitian ini melibatkan 26 siswa kelas lima di Sekolah Dasar Negeri Curug, Serang, Banten. Pembelajar menerima perawatan berbasis video kartun menggunakan konten yang sesuai dengan usia seperti Dora the Explorer dan Peppa Pig. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 34,62 (pra-tes) menjadi 78,46 (pasca-tes). Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa siswa memahami materi lebih baik melalui video daripada audio saja, memperoleh kosakata baru, dan lebih antusias karena kombinasi audio, visual, dan teks di layar. Temuan ini mendukung Teori Kognitif Pembelajaran Multimedia dan Teori Pengodean Ganda, yang menegaskan pentingnya pendekatan multimoda bagi pelajar bahasa Inggris muda. Secara keseluruhan, kartun pendek terbukti menjadi metode yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan pemahaman mendengarkan dan motivasi belajar.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
Published
2025-07-19
DOI
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6084
Primary Topic
English Language Learning and Teaching
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

LISTENING MADE FUN: HOW SHORT ENGLISH CARTOONS ENHANCE YOUNG LEARNERS’ COMPREHENSION

Selnistia Hidayani, Zifa Eka Putri, Dian Nuriska Cahyanti, Nida Aida
ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
English Language Learning and Teaching
article

LISTENING MADE FUN: HOW SHORT ENGLISH CARTOONS ENHANCE YOUNG LEARNERS’ COMPREHENSION

Selnistia Hidayani, Zifa Eka Putri, Dian Nuriska Cahyanti, Nida Aida
article en

Abstract

This study aims to examine how short English cartoon media enhance elementary school students' listening skills, addressing a research gap where previous studies primarily focused on motivation rather than measurable listening performance. This study adopts an embedded mixed-method design, collecting quantitative data via 10-item multiple-choice pre- and post-listening tests, and qualitative data from semi-structured interviews. The study involved 26 fifth-grade students at Curug State Elementary School, Serang, Banten. Learners received a cartoon video-based treatment using age-appropriate content such as Dora the Explorer and Peppa Pig. Quantitative results show an increase in average scores from 34.62 (pre-test) to 78.46 (post-test). Qualitative findings reveal that students comprehend material better through video than audio alone, gain new vocabulary, and are more enthusiastic due to the combination of audio, visuals, and on-screen text. These findings support the Cognitive Theory of Multimedia Learning and Dual Coding Theory, affirming the importance of multimodal approaches for young English learners. Overall, short cartoons are shown to be an effective and enjoyable method to boost listening comprehension and learner motivation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana media kartun Bahasa Inggris pendek meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa sekolah dasar, mengatasi kesenjangan penelitian di mana penelitian sebelumnya terutama berfokus pada motivasi daripada kinerja mendengarkan yang terukur. Penelitian ini mengadopsi desain metode campuran tertanam, mengumpulkan data kuantitatif melalui tes pilihan ganda 10-item sebelum dan sesudah mendengarkan, dan data kualitatif dari wawancara semi-terstruktur. Penelitian ini melibatkan 26 siswa kelas lima di Sekolah Dasar Negeri Curug, Serang, Banten. Pembelajar menerima perawatan berbasis video kartun menggunakan konten yang sesuai dengan usia seperti Dora the Explorer dan Peppa Pig. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 34,62 (pra-tes) menjadi 78,46 (pasca-tes). Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa siswa memahami materi lebih baik melalui video daripada audio saja, memperoleh kosakata baru, dan lebih antusias karena kombinasi audio, visual, dan teks di layar. Temuan ini mendukung Teori Kognitif Pembelajaran Multimedia dan Teori Pengodean Ganda, yang menegaskan pentingnya pendekatan multimoda bagi pelajar bahasa Inggris muda. Secara keseluruhan, kartun pendek terbukti menjadi metode yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan pemahaman mendengarkan dan motivasi belajar.

ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan DasarVol. 5(3)
Hasanuddin University (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 71%
English Language Learning and Teaching
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.