Digitalisasi Administrasi Publik

Abstract In the era of digitalization, the application of digital technology in various aspects of public administration allows internal processes such as data management, communication and archiving to increase efficiency, accelerate the service process and improve accessibility of services for the community. Government initiatives, digital transformation, and the use of technology to create transparent and efficient public services are important in public administration. This study is used to examine the use of technology in creating transparent and efficient public services in the current digital era. Digitalization allows the government to integrate. Information and communication technology into administrative processes, facilitating faster and more accessible public services. However, the application of this technology also presents challenges, such as the digital divide, resistance to change, and data security issues. This transformation requires adaptation in policies, organizational culture, and human resource development so that public administration can meet the needs of society in the digital era. Keywords: Digital transformation, Public Service, e-government, digital divide, data security Abstrak Di era digitalisasi, penerapan teknologi digital dalam berbagai aspek administrasi publik memungkinkan proses internal seperti pengelolaan data, komunikasi dan pengarsipan dapat ditingkatkan efisiensinya, mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan aksesibilitas pelayanan bagi masyarakat. Inisiatif pemerintah, transformasi digital, dan penggunaan teknologi untuk menciptakan layanan publik yang transparan dan efisien merupakan hal yang penting dalam administrasi publik. Penelitian ini digunakan untuk meneliti penggunaan teknologi dalam menciptakan layanan publik yang transparan dan efisien di era digital saat ini. Digitalisasi memungkinkan pemerintah untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses administratif, memfasilitasi layanan publik yang lebih cepat dan mudah diakses. Namun, implementasi teknologi ini juga menghadirkan tantangan, seperti kesenjangan digital, resistensi terhadap perubahan, dan isu keamanan data. Transformasi ini menuntut adaptasi dalam kebijakan, budaya organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia agar administrasi publik dapat memenuhi tuntutan masyarakat di era digital. Kata Kunci : Transformasi digital, Pelayanan Publik, e-government, kesenjangan digital, keamanan data

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora dan Seni
Published
2025-06-17
DOI
https://doi.org/10.62379/jishs.v3i6.3110
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Digitalisasi Administrasi Publik

Ririn Silvia Agustin, Boni Saputra, Deviana Puspita Maharani, Jumiati Jumiati et al.
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora dan Seni
Local Governance and Development
article

Digitalisasi Administrasi Publik

Ririn Silvia Agustin, Boni Saputra, Deviana Puspita Maharani, Jumiati Jumiati, Nadila Vhitra Januar, Elsya Dwi Septiyena
article en

Abstract

Abstract In the era of digitalization, the application of digital technology in various aspects of public administration allows internal processes such as data management, communication and archiving to increase efficiency, accelerate the service process and improve accessibility of services for the community. Government initiatives, digital transformation, and the use of technology to create transparent and efficient public services are important in public administration. This study is used to examine the use of technology in creating transparent and efficient public services in the current digital era. Digitalization allows the government to integrate. Information and communication technology into administrative processes, facilitating faster and more accessible public services. However, the application of this technology also presents challenges, such as the digital divide, resistance to change, and data security issues. This transformation requires adaptation in policies, organizational culture, and human resource development so that public administration can meet the needs of society in the digital era. Keywords: Digital transformation, Public Service, e-government, digital divide, data security Abstrak Di era digitalisasi, penerapan teknologi digital dalam berbagai aspek administrasi publik memungkinkan proses internal seperti pengelolaan data, komunikasi dan pengarsipan dapat ditingkatkan efisiensinya, mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan aksesibilitas pelayanan bagi masyarakat. Inisiatif pemerintah, transformasi digital, dan penggunaan teknologi untuk menciptakan layanan publik yang transparan dan efisien merupakan hal yang penting dalam administrasi publik. Penelitian ini digunakan untuk meneliti penggunaan teknologi dalam menciptakan layanan publik yang transparan dan efisien di era digital saat ini. Digitalisasi memungkinkan pemerintah untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses administratif, memfasilitasi layanan publik yang lebih cepat dan mudah diakses. Namun, implementasi teknologi ini juga menghadirkan tantangan, seperti kesenjangan digital, resistensi terhadap perubahan, dan isu keamanan data. Transformasi ini menuntut adaptasi dalam kebijakan, budaya organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia agar administrasi publik dapat memenuhi tuntutan masyarakat di era digital. Kata Kunci : Transformasi digital, Pelayanan Publik, e-government, kesenjangan digital, keamanan data

Jurnal Ilmu Sosial Humaniora dan SeniVol. 3(6)
State University of Padang (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Local Governance and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.