Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa yang Mengalami Kekerasan Seksual di Manado

Abstract: Cases of sexual violence continue to rise and often go unreported, which can hinder psychological well-being including university students. There are six dimensions of psychological well-being, and disturbances of them can lead to depression, anxiety, and post-traumatic stress. This study aimed to describe the psychological well-being of college students in Manado who experienced sexual violence. This was a quantitative and descriptive study with a cross-sectional design by distributing questionnaires on the Sexual Violence Scale and Ryff's Psychological Well-Being Scale (PWBS). The results showed that among 88 students who had experienced sexual violence, the overall psychological well-being was at a moderate level (43.2%). The distribution of psychological well-being across each dimension varied, ranging from very low in the autonomy dimension (75%), low to moderate in the positive relations with others dimension (55.7%), high in the purpose in life dimension (22.7%), and very high in the positive relations dimension. In conclusion, university students in Manado who have experienced sexual violence exhibit diverse levels of psychological well-being, ranging from very low to very high, with the majority falling into the moderate and low categories. Keywords: psychological well-being; sexual violence; college students Abstrak: Kasus kekerasan seksual terus meningkat dan sering tidak terungkap sepenuhnya yang dapat menghambat kesejahteraan psikologis seseorang termasuk mahasiswa. Terdapat enam dimensi yang tercakup dalam kesejahteraan psikologis yang bila terganggu dapat berdampak pada depresi, kecemasan, dan stres pascatrauma. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesejahteraan psikologis mahasiswa yang mengalami kekerasan seksual di Manado. Jenis penelitian ialah kuantitatif deskriptif dan desain potong lintang, dengan membagikan kueisioner skala kekerasan seksual dan PWBS oleh Ryff. Sampel penelitian ialah mahasiswa aktif di salah satu fakultas di Universitas Manado. Hasil penelitian memperlihatkan dari 88 mahasiswa yang pernah mengalami kekerasan seksual, secara umum kesejahteraan psikologis mahasiswa berada pada tingkat sedang (43,2%). Distribusi kesejahteraan psikologis dalam setiap dimensi bervariasi mulai dari kategori sangat rendah pada dimensi otonomi (75%), rendah dan sedang pada dimensi hubungan positif dengan orang lain (55.7%), tinggi pada dimensi tujuan hidup (22.7%) dan sangat tinggi pada dimensi hubungan positif. Simpulan penelitian ini ialah mahasiswa di Manado yang pernah mengalami kekerasan seksual memiliki kesejahteraan psikologis yang beragam dari sangat rendah hingga sangat tinggi dengan mayoritas pada kategori sedang dan rendah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis; kekerasan seksual; mahasiswa

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
e-CliniC
Published
2025-07-25
DOI
https://doi.org/10.35790/ecl.v13i3.62644
Primary Topic
Student Stress and Coping
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa yang Mengalami Kekerasan Seksual di Manado

Cicilia Pali, Octaviona W. Rarung, Lydia E. V. David
e-CliniC
Student Stress and Coping
article

Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa yang Mengalami Kekerasan Seksual di Manado

Cicilia Pali, Octaviona W. Rarung, Lydia E. V. David
article en

Abstract

Abstract: Cases of sexual violence continue to rise and often go unreported, which can hinder psychological well-being including university students. There are six dimensions of psychological well-being, and disturbances of them can lead to depression, anxiety, and post-traumatic stress. This study aimed to describe the psychological well-being of college students in Manado who experienced sexual violence. This was a quantitative and descriptive study with a cross-sectional design by distributing questionnaires on the Sexual Violence Scale and Ryff's Psychological Well-Being Scale (PWBS). The results showed that among 88 students who had experienced sexual violence, the overall psychological well-being was at a moderate level (43.2%). The distribution of psychological well-being across each dimension varied, ranging from very low in the autonomy dimension (75%), low to moderate in the positive relations with others dimension (55.7%), high in the purpose in life dimension (22.7%), and very high in the positive relations dimension. In conclusion, university students in Manado who have experienced sexual violence exhibit diverse levels of psychological well-being, ranging from very low to very high, with the majority falling into the moderate and low categories. Keywords: psychological well-being; sexual violence; college students Abstrak: Kasus kekerasan seksual terus meningkat dan sering tidak terungkap sepenuhnya yang dapat menghambat kesejahteraan psikologis seseorang termasuk mahasiswa. Terdapat enam dimensi yang tercakup dalam kesejahteraan psikologis yang bila terganggu dapat berdampak pada depresi, kecemasan, dan stres pascatrauma. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesejahteraan psikologis mahasiswa yang mengalami kekerasan seksual di Manado. Jenis penelitian ialah kuantitatif deskriptif dan desain potong lintang, dengan membagikan kueisioner skala kekerasan seksual dan PWBS oleh Ryff. Sampel penelitian ialah mahasiswa aktif di salah satu fakultas di Universitas Manado. Hasil penelitian memperlihatkan dari 88 mahasiswa yang pernah mengalami kekerasan seksual, secara umum kesejahteraan psikologis mahasiswa berada pada tingkat sedang (43,2%). Distribusi kesejahteraan psikologis dalam setiap dimensi bervariasi mulai dari kategori sangat rendah pada dimensi otonomi (75%), rendah dan sedang pada dimensi hubungan positif dengan orang lain (55.7%), tinggi pada dimensi tujuan hidup (22.7%) dan sangat tinggi pada dimensi hubungan positif. Simpulan penelitian ini ialah mahasiswa di Manado yang pernah mengalami kekerasan seksual memiliki kesejahteraan psikologis yang beragam dari sangat rendah hingga sangat tinggi dengan mayoritas pada kategori sedang dan rendah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis; kekerasan seksual; mahasiswa

e-CliniCVol. 13(3)
Sam Ratulangi University (ID)
Openalex Percentile: Top 79%
Student Stress and Coping
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.