Exploring the Composition and Diversity of Handline Fishery Catches in Pulau Panggang

Handline fishing is a traditional fishing method widely used by small-scale fishers in Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, due to its efficiency, selectivity, and environmentally friendly nature. This study aims to evaluate the species diversity and catch composition of handline fisheries in Pulau Panggang based on production data from 2021 to 2023. The analyzed data include catch volume, production value, and species composition. The results indicate that narrow-barred Spanish mackerel (Scomberomorus commerson) was the dominant species caught over the three-year period, comprising approximately 30–33% of the total catch, followed by frigate tuna, snapper, and emperor fish. The Shannon-Wiener diversity index revealed a moderate level of species diversity (ranging from 1.411 to 1.960), reflecting a relatively stable community structure. Catch volume and production value fluctuated over the study period, peaking in 2022 and declining in 2023. These findings highlight the importance of data-driven management and policies that account for seasonal variability and fishing pressure to ensure the sustainability of the handline fishery in the region. Keywords: catch, fish diversity, handline fishing, Pulau Panggang Abstrak Pancing ulur merupakan alat tangkap tradisional yang banyak digunakan nelayan skala kecil di Pulau Panggang Kepulauan Seribu karena efisien, selektif, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keanekaragaman dan komposisi hasil tangkapan pancing ulur di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, berdasarkan data produksi tahun 2021 hingga 2023. Data yang dianalisis mencakup volume tangkapan, nilai produksi, serta jenis spesies hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) merupakan spesies dominan selama tiga tahun berturut-turut dengan persentase sekitar 30–33%, diikuti oleh tongkol, kakap, dan lencam. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener menunjukkan tingkat keragaman sedang (nilai 1,411-1,960), yang mencerminkan struktur komunitas yang cukup stabil. Produksi dan nilai hasil tangkapan mengalami fluktuasi, dengan puncak tertinggi pada tahun 2022 dan penurunan pada 2023. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan berbasis data dan kebijakan yang mempertimbangkan musim serta tekanan penangkapan untuk menjaga keberlanjutan perikanan. Kata kunci: hasil tangkapan, keanekaragaman ikan, pancing ulur, Pulau Panggang

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Published
2025-06-29
DOI
https://doi.org/10.35800/jplt.13.2.2025.62369
Primary Topic
Marine and Coastal Ecosystems
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Exploring the Composition and Diversity of Handline Fishery Catches in Pulau Panggang

Nora Akbarsyah, Nurani Khoerunnisa, Lady Ayu Sri Wijayanti, Mochhamad Ikhsan Cahya Utama et al.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Marine and Coastal Ecosystems
article

Exploring the Composition and Diversity of Handline Fishery Catches in Pulau Panggang

Nora Akbarsyah, Nurani Khoerunnisa, Lady Ayu Sri Wijayanti, Mochhamad Ikhsan Cahya Utama, Hanif Dzulpikah Darojat
article en

Abstract

Handline fishing is a traditional fishing method widely used by small-scale fishers in Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, due to its efficiency, selectivity, and environmentally friendly nature. This study aims to evaluate the species diversity and catch composition of handline fisheries in Pulau Panggang based on production data from 2021 to 2023. The analyzed data include catch volume, production value, and species composition. The results indicate that narrow-barred Spanish mackerel (Scomberomorus commerson) was the dominant species caught over the three-year period, comprising approximately 30–33% of the total catch, followed by frigate tuna, snapper, and emperor fish. The Shannon-Wiener diversity index revealed a moderate level of species diversity (ranging from 1.411 to 1.960), reflecting a relatively stable community structure. Catch volume and production value fluctuated over the study period, peaking in 2022 and declining in 2023. These findings highlight the importance of data-driven management and policies that account for seasonal variability and fishing pressure to ensure the sustainability of the handline fishery in the region. Keywords: catch, fish diversity, handline fishing, Pulau Panggang Abstrak Pancing ulur merupakan alat tangkap tradisional yang banyak digunakan nelayan skala kecil di Pulau Panggang Kepulauan Seribu karena efisien, selektif, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keanekaragaman dan komposisi hasil tangkapan pancing ulur di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, berdasarkan data produksi tahun 2021 hingga 2023. Data yang dianalisis mencakup volume tangkapan, nilai produksi, serta jenis spesies hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) merupakan spesies dominan selama tiga tahun berturut-turut dengan persentase sekitar 30–33%, diikuti oleh tongkol, kakap, dan lencam. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener menunjukkan tingkat keragaman sedang (nilai 1,411-1,960), yang mencerminkan struktur komunitas yang cukup stabil. Produksi dan nilai hasil tangkapan mengalami fluktuasi, dengan puncak tertinggi pada tahun 2022 dan penurunan pada 2023. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan berbasis data dan kebijakan yang mempertimbangkan musim serta tekanan penangkapan untuk menjaga keberlanjutan perikanan. Kata kunci: hasil tangkapan, keanekaragaman ikan, pancing ulur, Pulau Panggang

JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPISVol. 13(2)
Universitas Muara Bungo (ID), Padjadjaran University (ID)
Openalex Percentile: Top 81%
Marine and Coastal Ecosystems
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.