PARTISIPASI GAPOKTAN “MULYO ASRI” DI DESA JENGGRIK KABUPATEN NGAWI UNTUK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT KEDELAI BERBAHAN KULIT BIJI JAMBU METE

Abstract. Participation comunication for soybean farmers is carried out to reduce the use of chemical pesticides is absolutely necessary in sustainable and environmentally friendly agricultural activities. Farmer extension in community-based service activities aims to determine the level of farmer participation in the implementation of pest and disease control programs on cashew nut shell plants. The method of implementing community-based service uses purposive sampling. Samples were taken from 28 respondents from the Gapoktan "Mulyo Asri". Data collection techniques through direct interviews with farmers based on a list of questions and direct observation of respondents carried out interactively and documentation. The level of farmer participation was measured by inferential statistics using the multivariate analysis method. Evaluation results of the distribution of participation levels in the use of insecticides and antivirals made from cashew nut shells is in the low category with an average percentage of 32.58%. However, after community service activities, there was an increase in farmers' understanding and skills in utilizing cashew nut shell waste as an insecticide and antiviral in controlling pests and diseases in soybean plants. The results of the unpaired t-test for chemical pesticide users were 47.48 ± 7.21. The value can be said to be in the normal category. Meanwhile, the farmer group using herbal pesticides made from cashew nut skins has an average value of 45.13 ± 4.72. This value has a range close to the use of chemical pesticides. Abstrak. Partisipasi pada petani kedelai dilakukan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia mutlak sangat diperlukan dalam kegiatan pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Kegiatan pengabdian berbasis masyarakat bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam pelaksanaan program pengendalian hama dan penyakit pada tanaman berbahan kulit biji jambu mete. Metode pelaksanaan pengabdian berbasis masyarakat menggunakan purposive sampling. Sampel diambil dari 28 responden dari Gapoktan “Mulyo Asri”. Teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung ke petani berdasarkan daftar pertanyaan dan observasi langsung ke responden yang dilakukan secara interaktif serta dokumentasi. Tingkat partisipasi petani diukur dengan statistik inferensia menggunakan metode analisis multivariate. Hasil evaluasi dari distribusi tingkat partisipasi petani kedelai terhadap kegiatan penggunaan insektisida dan antiviral berbahan kulit biji jambu mete dalam kategori rendah dengan rata-rata persentase 30,84 %. Namun demikian setelah kegiatan pengabdian berbasis masyarakat terjadi peningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam pemanfaatan bahan limbah kulit biji jambu mete sebagai insektisida dan antiviral dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kedelai. Hasil uji unpaired t-test pengguna pestisida kimia adalah 47,48 ± 7,21. Nilai tersebut dapat dikatakan pada kategori normal. Sedangkan kelompok tani pengguna pestisida nabati berbahan kulit biji jambu mete mempunyai nilai rata-rata 45,13 ± 4,72. Nilai ini mempunyai rentang mendekati penggunaan pestisida kimia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Terapan Abdimas
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.25273/jta.v10i2.21573
Primary Topic
Dengue and Mosquito Control Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PARTISIPASI GAPOKTAN “MULYO ASRI” DI DESA JENGGRIK KABUPATEN NGAWI UNTUK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT KEDELAI BERBAHAN KULIT BIJI JAMBU METE

Ratna Wardhani, Indah Rekyani Puspitawati, Wuye Ria Andayanie
Jurnal Terapan Abdimas
Dengue and Mosquito Control Research
article

PARTISIPASI GAPOKTAN “MULYO ASRI” DI DESA JENGGRIK KABUPATEN NGAWI UNTUK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT KEDELAI BERBAHAN KULIT BIJI JAMBU METE

Ratna Wardhani, Indah Rekyani Puspitawati, Wuye Ria Andayanie
article en

Abstract

Abstract. Participation comunication for soybean farmers is carried out to reduce the use of chemical pesticides is absolutely necessary in sustainable and environmentally friendly agricultural activities. Farmer extension in community-based service activities aims to determine the level of farmer participation in the implementation of pest and disease control programs on cashew nut shell plants. The method of implementing community-based service uses purposive sampling. Samples were taken from 28 respondents from the Gapoktan "Mulyo Asri". Data collection techniques through direct interviews with farmers based on a list of questions and direct observation of respondents carried out interactively and documentation. The level of farmer participation was measured by inferential statistics using the multivariate analysis method. Evaluation results of the distribution of participation levels in the use of insecticides and antivirals made from cashew nut shells is in the low category with an average percentage of 32.58%. However, after community service activities, there was an increase in farmers' understanding and skills in utilizing cashew nut shell waste as an insecticide and antiviral in controlling pests and diseases in soybean plants. The results of the unpaired t-test for chemical pesticide users were 47.48 ± 7.21. The value can be said to be in the normal category. Meanwhile, the farmer group using herbal pesticides made from cashew nut skins has an average value of 45.13 ± 4.72. This value has a range close to the use of chemical pesticides. Abstrak. Partisipasi pada petani kedelai dilakukan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia mutlak sangat diperlukan dalam kegiatan pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Kegiatan pengabdian berbasis masyarakat bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam pelaksanaan program pengendalian hama dan penyakit pada tanaman berbahan kulit biji jambu mete. Metode pelaksanaan pengabdian berbasis masyarakat menggunakan purposive sampling. Sampel diambil dari 28 responden dari Gapoktan “Mulyo Asri”. Teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung ke petani berdasarkan daftar pertanyaan dan observasi langsung ke responden yang dilakukan secara interaktif serta dokumentasi. Tingkat partisipasi petani diukur dengan statistik inferensia menggunakan metode analisis multivariate. Hasil evaluasi dari distribusi tingkat partisipasi petani kedelai terhadap kegiatan penggunaan insektisida dan antiviral berbahan kulit biji jambu mete dalam kategori rendah dengan rata-rata persentase 30,84 %. Namun demikian setelah kegiatan pengabdian berbasis masyarakat terjadi peningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam pemanfaatan bahan limbah kulit biji jambu mete sebagai insektisida dan antiviral dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kedelai. Hasil uji unpaired t-test pengguna pestisida kimia adalah 47,48 ± 7,21. Nilai tersebut dapat dikatakan pada kategori normal. Sedangkan kelompok tani pengguna pestisida nabati berbahan kulit biji jambu mete mempunyai nilai rata-rata 45,13 ± 4,72. Nilai ini mempunyai rentang mendekati penggunaan pestisida kimia.

Jurnal Terapan AbdimasVol. 10(2)
Universitas Merdeka Madiun (ID)
Openalex Percentile: Top 75%
Dengue and Mosquito Control Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.