Formal Mental Models of Junior High School Students in Understanding the Concept of Integers

Mental models are internal representations students form about a concept, which can be inferred through their external representations. This study aims to describe the characteristics of junior high school students' formal mental models in understanding the concept of integers. Conducted in a class of 44 seventh-grade students, this qualitative study employed a case study methodology. Subjects were selected using a purposive sampling, with two subjects chosen for in depth exploration and interviews. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, encompassing data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed that the students at the formal mental model level demonstrated the characteristics of being able to place positive integers, zero, and negative integers on a number line, compare positive and negative integers, compare two negative integers, sort integers, add and subtract integers, and sort them accordingly. By refining the characteristics of mental models of value and order of integers, and integrating Bofferding's ideas on the mental model of value and order of integers and mental model of directed magnitude, this study successfully expands the theoretical framework of students' mental models in understanding the concept of integers, extending it to include addition and subtraction operations. Practically, it provides educators with insights into the characteristics of formal mental models that seventh-grade students need to master, supporting the development of meaningful instructional strategies to strengthen students’ conceptual understanding and promote the advancement of mental models to the formal level. In addition, these findings serve as a reference for future research on students' mental models in understanding integers and performing integer operations. Abstrak Model mental diartikan sebagai representasi internal yang dimiliki siswa mengenai suatu konsep yang kemudian dapat diketahui melalui representasi eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik model mental formal siswa SMP dalam memahami konsep bilangan bulat. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP yang terdiri dari 44 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling, yakni terdapat 2 subjek untuk dieksplorasi dan diwawancarai. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik siswa pada level model mental formal adalah dapat menempatkan bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif pada garis bilangan, dapat membandingkan bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif, dapat membandingkan dua bilangan bulat negatif, dapat mengurutkan bilangan bulat, dapat menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat sekaligus mengurutkannya. Dengan mempertajam karakteristik model mental nilai dan urutan bilangan bulat, serta mengintegrasikan gagasan Bofferding tentang model mental nilai dan urutan bilangan bulat dan model mental besaran terarah, penelitian ini berhasil memperluas kerangka teori tentang model mental siswa dalam memahami konsep bilangan bulat, sehingga mencakup pula operasi penjumlahan dan pengurangan. Secara praktis, studi ini memberikan wawasan kepada pendidik mengenai karakteristik model mental formal yang perlu dikuasai oleh siswa kelas tujuh, mendukung pengembangan strategi pengajaran yang bermakna untuk memperkuat pemahaman konseptual siswa dan mendorong perkembangan model mental mereka ke tingkat formal. Selain itu, temuan ini dapat dijadikan acuan untuk penelitian lebih lanjut mengenai model mental siswa dalam memahami bilangan bulat dan melakukan operasi bilangan bulat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Kreano Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.15294/kreano.v16i1.19535
Primary Topic
Mathematics Education and Teaching Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Formal Mental Models of Junior High School Students in Understanding the Concept of Integers

Vita Kusumasari, Sudirman, Mutina
Kreano Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Mathematics Education and Teaching Techniques
article

Formal Mental Models of Junior High School Students in Understanding the Concept of Integers

Vita Kusumasari, Sudirman, Mutina
article en

Abstract

Mental models are internal representations students form about a concept, which can be inferred through their external representations. This study aims to describe the characteristics of junior high school students' formal mental models in understanding the concept of integers. Conducted in a class of 44 seventh-grade students, this qualitative study employed a case study methodology. Subjects were selected using a purposive sampling, with two subjects chosen for in depth exploration and interviews. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, encompassing data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed that the students at the formal mental model level demonstrated the characteristics of being able to place positive integers, zero, and negative integers on a number line, compare positive and negative integers, compare two negative integers, sort integers, add and subtract integers, and sort them accordingly. By refining the characteristics of mental models of value and order of integers, and integrating Bofferding's ideas on the mental model of value and order of integers and mental model of directed magnitude, this study successfully expands the theoretical framework of students' mental models in understanding the concept of integers, extending it to include addition and subtraction operations. Practically, it provides educators with insights into the characteristics of formal mental models that seventh-grade students need to master, supporting the development of meaningful instructional strategies to strengthen students’ conceptual understanding and promote the advancement of mental models to the formal level. In addition, these findings serve as a reference for future research on students' mental models in understanding integers and performing integer operations. Abstrak Model mental diartikan sebagai representasi internal yang dimiliki siswa mengenai suatu konsep yang kemudian dapat diketahui melalui representasi eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik model mental formal siswa SMP dalam memahami konsep bilangan bulat. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP yang terdiri dari 44 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling, yakni terdapat 2 subjek untuk dieksplorasi dan diwawancarai. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik siswa pada level model mental formal adalah dapat menempatkan bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif pada garis bilangan, dapat membandingkan bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif, dapat membandingkan dua bilangan bulat negatif, dapat mengurutkan bilangan bulat, dapat menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat sekaligus mengurutkannya. Dengan mempertajam karakteristik model mental nilai dan urutan bilangan bulat, serta mengintegrasikan gagasan Bofferding tentang model mental nilai dan urutan bilangan bulat dan model mental besaran terarah, penelitian ini berhasil memperluas kerangka teori tentang model mental siswa dalam memahami konsep bilangan bulat, sehingga mencakup pula operasi penjumlahan dan pengurangan. Secara praktis, studi ini memberikan wawasan kepada pendidik mengenai karakteristik model mental formal yang perlu dikuasai oleh siswa kelas tujuh, mendukung pengembangan strategi pengajaran yang bermakna untuk memperkuat pemahaman konseptual siswa dan mendorong perkembangan model mental mereka ke tingkat formal. Selain itu, temuan ini dapat dijadikan acuan untuk penelitian lebih lanjut mengenai model mental siswa dalam memahami bilangan bulat dan melakukan operasi bilangan bulat.

Kreano Jurnal Matematika Kreatif-InovatifVol. 16(1)
State University of Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 80%
Mathematics Education and Teaching Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.