Characteristics of Brain Tumor Metastases at dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital

Metastatic brain tumors, surpassing primary brain tumors in prevalence by tenfold, are the most common brain neoplasms, emphasizing the role of early diagnosis in improving the patient’s quality of life. This study aimed to identify the characteristics of brain tumor metastases at dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital (RSCM). With consecutive sampling, a cross-sectional design study using secondary brain tumor data was conducted at RSCM from January 2016 to December 2020. Characteristics data were presented in percentages, and bivariate analysis was conducted using Chi-square or Fisher’s test. Among 222 subjects (mean age 50.9 ± 10.4 years, 60.8% women), metastases were predominantly supratentorial (50.6%), multiple (65.8%), and associated with mass effects (51.4%), particularly midline shift (69.6%). Primary tumors were predominantly lung (36.5%), breast (34.2%), and 55.9% experienced metastases in other organs. Brain metastases manifested metachronously in 67.6% of cases, with primary breast tumors showing a higher propensity for metatentorial and infratentorial metastases, while primary lung tumors showed a synchronous onset. The study highlighted associations between mass effects, loss of consciousness, and poor performance in subjects. Primary lung and breast tumors exhibited the highest incidence of brain metastases. Keywords: brain tumor, characteristic, metastatic. Karakteristik Tumor Otak Metastasis di RS Rujukan Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Abstrak Tumor otak metastatik, yang prevalensinya melebihi tumor otak primer sebanyak sepuluh kali lipat, merupakan neoplasma otak yang paling umum, sehingga menekankan peran diagnosis dini dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik metastasis tumor otak di RSCM. Dengan metode consecutive sampling, sebuah studi desain cross-sectional menggunakan data tumor otak sekunder dilakukan di RSCM sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional dari Januari 2016 hingga Desember 2020. Data karakteristik disajikan dalam persentase, dan analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square atau Fisher. Di antara 222 subjek (usia rata-rata 50,9 ± 10,4 tahun, 60,8% perempuan), metastasis dominan terjadi di supratentorial (50,6%), multipel (65,8%), dan berhubungan dengan efek massa, terutama pergeseran garis tengah (69,6%). Tumor primer terbanyak adalah paru (36,5%) payudara (34,2%), dan 55,9% mengalami metastasis ke organ lain. Metastasis otak bermanifestasi secara metachronous pada 67,6% kasus, dengan tumor payudara primer menunjukkan kecenderungan lebih tinggi untuk bermetastasis metatentorial dan infratentorial, sedangkan tumor paru primer menunjukkan onset yang sinkron. Studi ini menyoroti hubungan antara efek massa, penurunan kesadaran, dan kinerja buruk pada subjek. Tumor primer paru-paru dan payudara merupakan insiden metastasis otak tertinggi. Kata kunci: tumor otak, karakteristik, metastasis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
eJournal Kedokteran Indonesia
Published
2025-01-15
DOI
https://doi.org/10.23886/ejki.12.873.279
Primary Topic
Brain Metastases and Treatment
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00

Funders

Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Characteristics of Brain Tumor Metastases at dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital

Winnugroho Wiratman, Tiara Aninditha, Riska Nanda Sari, Andhika Rachman et al.
eJournal Kedokteran Indonesia
Brain Metastases and Treatment
article

Characteristics of Brain Tumor Metastases at dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital

Winnugroho Wiratman, Tiara Aninditha, Riska Nanda Sari, Andhika Rachman, Ahmad Yanuar Safri, Rini Andriani, Henry Riyanto Sofyan, Teguh Ranakusuma
article en

Abstract

Metastatic brain tumors, surpassing primary brain tumors in prevalence by tenfold, are the most common brain neoplasms, emphasizing the role of early diagnosis in improving the patient’s quality of life. This study aimed to identify the characteristics of brain tumor metastases at dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital (RSCM). With consecutive sampling, a cross-sectional design study using secondary brain tumor data was conducted at RSCM from January 2016 to December 2020. Characteristics data were presented in percentages, and bivariate analysis was conducted using Chi-square or Fisher’s test. Among 222 subjects (mean age 50.9 ± 10.4 years, 60.8% women), metastases were predominantly supratentorial (50.6%), multiple (65.8%), and associated with mass effects (51.4%), particularly midline shift (69.6%). Primary tumors were predominantly lung (36.5%), breast (34.2%), and 55.9% experienced metastases in other organs. Brain metastases manifested metachronously in 67.6% of cases, with primary breast tumors showing a higher propensity for metatentorial and infratentorial metastases, while primary lung tumors showed a synchronous onset. The study highlighted associations between mass effects, loss of consciousness, and poor performance in subjects. Primary lung and breast tumors exhibited the highest incidence of brain metastases. Keywords: brain tumor, characteristic, metastatic. Karakteristik Tumor Otak Metastasis di RS Rujukan Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Abstrak Tumor otak metastatik, yang prevalensinya melebihi tumor otak primer sebanyak sepuluh kali lipat, merupakan neoplasma otak yang paling umum, sehingga menekankan peran diagnosis dini dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik metastasis tumor otak di RSCM. Dengan metode consecutive sampling, sebuah studi desain cross-sectional menggunakan data tumor otak sekunder dilakukan di RSCM sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional dari Januari 2016 hingga Desember 2020. Data karakteristik disajikan dalam persentase, dan analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square atau Fisher. Di antara 222 subjek (usia rata-rata 50,9 ± 10,4 tahun, 60,8% perempuan), metastasis dominan terjadi di supratentorial (50,6%), multipel (65,8%), dan berhubungan dengan efek massa, terutama pergeseran garis tengah (69,6%). Tumor primer terbanyak adalah paru (36,5%) payudara (34,2%), dan 55,9% mengalami metastasis ke organ lain. Metastasis otak bermanifestasi secara metachronous pada 67,6% kasus, dengan tumor payudara primer menunjukkan kecenderungan lebih tinggi untuk bermetastasis metatentorial dan infratentorial, sedangkan tumor paru primer menunjukkan onset yang sinkron. Studi ini menyoroti hubungan antara efek massa, penurunan kesadaran, dan kinerja buruk pada subjek. Tumor primer paru-paru dan payudara merupakan insiden metastasis otak tertinggi. Kata kunci: tumor otak, karakteristik, metastasis.

eJournal Kedokteran IndonesiaVol. 12(3)
Dharmais Cancer Hospital (ID), Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (ID)
Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia
Openalex Percentile: Top 72%
Brain Metastases and Treatment
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.