THE INTELLECTUAL TRADITION OF ABDUL QADIR AL-MANDILI (1329-1385 H/1910-1965 M) IN THE HADITH BOOK TUHFAH AL-QARI'

<p class="06IsiAbstrak"><span>This study examines the intellectual tradition of a prominent Nusantara scholar who made significant contributions to the field of hadith studies, namely Abdul Qadir al-Mandili (1329–1385 AH / 1910–1965 CE), through his work entitled Tuhfah al-Qari’. This monumental book combines traditional and contextual approaches to understanding hadith. The study aims to uncover the book’s characteristics, writing methods, and its influence on Islamic intellectual traditions in the Nusantara region. Through content analysis and a historical approach, the findings reveal that <em>Tuhfah al-Qari’</em> offers practical guidance for Muslims in comprehending and applying hadith by the cultural and social contexts of society. The book also reflects the intellectual dynamics of Nusantara scholars who were adaptive to the challenges of their time while upholding classical Islamic values. The results indicate that <em>Tuhfah al-Qari’</em> serves not only as an essential reference in hadith studies but also as a bridge between global and local Islamic scholarly traditions. These findings aim to enrich studies on the contributions of Nusantara scholars to the broader corpus of Islamic knowledge.</span></p><p class="06IsiAbstrak"><span><br /></span></p><p class="06IsiAbstrak">[<span lang="IN">Penelitian ini mengkaji tradisi intelektual seorang ulama Nusantara terkemuka yang berkontribusi besar dalam bidang ilmu hadis bernama Abdul Qadir al-Mandili (1329-1385 H/1910-1965 M) dalam karyanya bernama <em>Tuhfah al-Qari’</em>. Kitab ini merupakan salah satu karya monumental yang memadukan pendekatan tradisional dan kontekstual dalam memahami hadis. </span><span>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakteristik kitab, metode penulisan, serta pengaruhnya terhadap tradisi keilmuan Islam di </span><span lang="IN">N</span><span>usantara. Melalui analisis isi dan pendekatan historis, ditemukan bahwa <em>Tuhfah al-Qari’</em> menawarkan panduan praktis bagi umat Islam dalam memahami dan mengamalkan hadis sesuai dengan konteks budaya dan sosial masyarakat. Kitab ini juga mencerminkan dinamika intelektual ulama </span><span lang="IN">N</span><span>usantara yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai klasik Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>Tuhfah al-Qari’</em> bukan hanya menjadi referensi penting dalam studi hadis, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara tradisi keilmuan Islam global dan lokal. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya kajian tentang kontribusi ulama Nusantara dalam khazanah keilmuan Islam]</span></p>

Authors

Publication Details

Journal
Riwayah Jurnal Studi Hadis
Published
2025-06-29
DOI
https://doi.org/10.21043/riwayah.v11i1.31032
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

THE INTELLECTUAL TRADITION OF ABDUL QADIR AL-MANDILI (1329-1385 H/1910-1965 M) IN THE HADITH BOOK TUHFAH AL-QARI'

Nur Hamidah Pulungan, Tamrin Subagyo, Muhajirah Binti Jamaluddin
Riwayah Jurnal Studi Hadis
Education and Islamic Studies
article

THE INTELLECTUAL TRADITION OF ABDUL QADIR AL-MANDILI (1329-1385 H/1910-1965 M) IN THE HADITH BOOK TUHFAH AL-QARI'

Nur Hamidah Pulungan, Tamrin Subagyo, Muhajirah Binti Jamaluddin
article en

Abstract

<p class="06IsiAbstrak"><span>This study examines the intellectual tradition of a prominent Nusantara scholar who made significant contributions to the field of hadith studies, namely Abdul Qadir al-Mandili (1329–1385 AH / 1910–1965 CE), through his work entitled Tuhfah al-Qari’. This monumental book combines traditional and contextual approaches to understanding hadith. The study aims to uncover the book’s characteristics, writing methods, and its influence on Islamic intellectual traditions in the Nusantara region. Through content analysis and a historical approach, the findings reveal that <em>Tuhfah al-Qari’</em> offers practical guidance for Muslims in comprehending and applying hadith by the cultural and social contexts of society. The book also reflects the intellectual dynamics of Nusantara scholars who were adaptive to the challenges of their time while upholding classical Islamic values. The results indicate that <em>Tuhfah al-Qari’</em> serves not only as an essential reference in hadith studies but also as a bridge between global and local Islamic scholarly traditions. These findings aim to enrich studies on the contributions of Nusantara scholars to the broader corpus of Islamic knowledge.</span></p><p class="06IsiAbstrak"><span><br /></span></p><p class="06IsiAbstrak">[<span lang="IN">Penelitian ini mengkaji tradisi intelektual seorang ulama Nusantara terkemuka yang berkontribusi besar dalam bidang ilmu hadis bernama Abdul Qadir al-Mandili (1329-1385 H/1910-1965 M) dalam karyanya bernama <em>Tuhfah al-Qari’</em>. Kitab ini merupakan salah satu karya monumental yang memadukan pendekatan tradisional dan kontekstual dalam memahami hadis. </span><span>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakteristik kitab, metode penulisan, serta pengaruhnya terhadap tradisi keilmuan Islam di </span><span lang="IN">N</span><span>usantara. Melalui analisis isi dan pendekatan historis, ditemukan bahwa <em>Tuhfah al-Qari’</em> menawarkan panduan praktis bagi umat Islam dalam memahami dan mengamalkan hadis sesuai dengan konteks budaya dan sosial masyarakat. Kitab ini juga mencerminkan dinamika intelektual ulama </span><span lang="IN">N</span><span>usantara yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai klasik Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>Tuhfah al-Qari’</em> bukan hanya menjadi referensi penting dalam studi hadis, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara tradisi keilmuan Islam global dan lokal. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya kajian tentang kontribusi ulama Nusantara dalam khazanah keilmuan Islam]</span></p>

Riwayah Jurnal Studi HadisVol. 11(1)
Openalex Percentile: Top 80%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.