Household Education according to Abdulhamid AbuSulayman

ENGLISH: The purpose of this study is to understand family issues from the perspective of Abu Sulayman's interpretation of the verses of the Qur'an, in accordance with the spirit of Islamic law. The method used was qualitative through literature research and content review, with data analysis using a hermeneutic and contextual approach based on the theories of Abdullah Saeed and Fazlur Rahman. The study's findings reveal the epistemological and structural innovations introduced by AbuSulayman in his work Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Family education based on a comprehensive understanding of Qur'anic texts and hadith, supporting the well-being and virtue of women and children, while protecting their rights in accordance with Islamic law. In conclusion, AbuSulayman's thinking offers an inclusive and fair approach to understanding the dynamics of the household in Islamic law. The implications of this research are important for the development of family education that is more in line with the principles of gender justice and family rights in Islam.INDONESIAN:Tujuan kajian ini adalah memahami persoalan kekeluargaan dari perspektif penafsiran AbuSulayman terhadap ayat-ayat al-Qur'an, sesuai dengan semangat syariat Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui penelitian pustaka dan tinjauan isi, dengan analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik dan dan konteksual berdasarkan teori Abdullah Saeed dan Fazlur Rahman. Hasil kajian menunjukkan adanya pembaharuan epistemologis dan struktural yang diperkenalkan AbuSulayman dalam karyanya Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Pendidikan rumah tangga yang berbasis pemahaman komprehensif terhadap teks-teks al-Qur'an dan hadith, serta mendukung kesejahteraan dan kebajikan wanita dan anak-anak, sekaligus melindungi hak-hak mereka sesuai hukum Islam. Kesimpulannya, pemikiran AbuSulayman menawarkan pendekatan inklusif dan adil dalam memahami dinamika rumah tangga dalam hukum Islam. Implikasi penelitian ini penting untuk pengembangan pendidikan keluarga yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan gender dan hak-hak keluarga dalam Islam.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak
Published
2025-06-29
DOI
https://doi.org/10.29300/hawapsga.v7i1.7754
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Household Education according to Abdulhamid AbuSulayman

Ahmad Nabil Amir, Tasnim Abdul Rahman
Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak
Education and Islamic Studies
article

Household Education according to Abdulhamid AbuSulayman

Ahmad Nabil Amir, Tasnim Abdul Rahman
article en

Abstract

ENGLISH: The purpose of this study is to understand family issues from the perspective of Abu Sulayman's interpretation of the verses of the Qur'an, in accordance with the spirit of Islamic law. The method used was qualitative through literature research and content review, with data analysis using a hermeneutic and contextual approach based on the theories of Abdullah Saeed and Fazlur Rahman. The study's findings reveal the epistemological and structural innovations introduced by AbuSulayman in his work Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Family education based on a comprehensive understanding of Qur'anic texts and hadith, supporting the well-being and virtue of women and children, while protecting their rights in accordance with Islamic law. In conclusion, AbuSulayman's thinking offers an inclusive and fair approach to understanding the dynamics of the household in Islamic law. The implications of this research are important for the development of family education that is more in line with the principles of gender justice and family rights in Islam.INDONESIAN:Tujuan kajian ini adalah memahami persoalan kekeluargaan dari perspektif penafsiran AbuSulayman terhadap ayat-ayat al-Qur'an, sesuai dengan semangat syariat Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui penelitian pustaka dan tinjauan isi, dengan analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik dan dan konteksual berdasarkan teori Abdullah Saeed dan Fazlur Rahman. Hasil kajian menunjukkan adanya pembaharuan epistemologis dan struktural yang diperkenalkan AbuSulayman dalam karyanya Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Pendidikan rumah tangga yang berbasis pemahaman komprehensif terhadap teks-teks al-Qur'an dan hadith, serta mendukung kesejahteraan dan kebajikan wanita dan anak-anak, sekaligus melindungi hak-hak mereka sesuai hukum Islam. Kesimpulannya, pemikiran AbuSulayman menawarkan pendekatan inklusif dan adil dalam memahami dinamika rumah tangga dalam hukum Islam. Implikasi penelitian ini penting untuk pengembangan pendidikan keluarga yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan gender dan hak-hak keluarga dalam Islam.

Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan AnakVol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 81%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Household Education according to Abdulhamid AbuSulayman — Ahmad Nabil Amir, Tasnim Abdul Rahman · Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak (2025) | TGRS Research Map | TGRS