Negotiating the Body: Reproductive Autonomy and Gendered Power in Family Planning Program

ENGLISH: The research aims to understand how women's reproductive choices, especially contraception, are shaped by family dynamics, social norms, and personal experiences. A qualitative approach was used, and in-depth interviews were conducted with seven women in the family planning program. The data were analyzed thematically to identify patterns in the participants' experiences. Women's contraceptive decisions are still influenced by their husbands and cultural norms, with the main burden falling on women, including the side effects of hormonal contraception. The lack of male participation reflects gender inequality in reproductive decisions. This study concludes that women's reproductive autonomy remains restricted by patriarchal norms and suggests further research on male involvement in family planning programs and the development of male contraceptive methods. This study is a reference to gender power dynamics in family planning practices, especially the negotiation of women's reproductive autonomy in patriarchal spaces.INDONESIAN: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pilihan reproduksi perempuan, khususnya kontrasepsi, dipengaruhi oleh dinamika keluarga, norma sosial, dan pengalaman pribadi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melakukan wawancara mendalam dengan tujuh perempuan yang terlibat dalam program KB. Data dianalisis secara tematis untuk mengidentifikasi pola dalam pengalaman peserta. Keputusan kontrasepsi perempuan masih dipengaruhi suami dan norma budaya, dengan beban utama pada perempuan, termasuk efek samping kontrasepsi hormonal. Minimnya partisipasi laki-laki mencerminkan ketimpangan gender dalam keputusan reproduktif. Studi ini menyimpulkan bahwa otonomi reproduksi perempuan tetap dibatasi oleh norma-norma patriarki dan menyarankan penelitian lebih lanjut tentang keterlibatan laki-laki dalam KB serta pengembangan metode kontrasepsi laki-laki. Studi ini menjadi rujukan dinamika kuasa gender dalam praktik KB, khususnya negosiasi otonomi reproduksi perempuan dalam ruang patriarkal.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.29300/hawapsga.v7i1.8736
Primary Topic
Gender, Labor, and Family Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Negotiating the Body: Reproductive Autonomy and Gendered Power in Family Planning Program

Suryani Suryani, Carolina Retmawati Putri, Zulfa Safitri Kusumaningrum
Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak
Gender, Labor, and Family Dynamics
article

Negotiating the Body: Reproductive Autonomy and Gendered Power in Family Planning Program

Suryani Suryani, Carolina Retmawati Putri, Zulfa Safitri Kusumaningrum
article en

Abstract

ENGLISH: The research aims to understand how women's reproductive choices, especially contraception, are shaped by family dynamics, social norms, and personal experiences. A qualitative approach was used, and in-depth interviews were conducted with seven women in the family planning program. The data were analyzed thematically to identify patterns in the participants' experiences. Women's contraceptive decisions are still influenced by their husbands and cultural norms, with the main burden falling on women, including the side effects of hormonal contraception. The lack of male participation reflects gender inequality in reproductive decisions. This study concludes that women's reproductive autonomy remains restricted by patriarchal norms and suggests further research on male involvement in family planning programs and the development of male contraceptive methods. This study is a reference to gender power dynamics in family planning practices, especially the negotiation of women's reproductive autonomy in patriarchal spaces.INDONESIAN: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pilihan reproduksi perempuan, khususnya kontrasepsi, dipengaruhi oleh dinamika keluarga, norma sosial, dan pengalaman pribadi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melakukan wawancara mendalam dengan tujuh perempuan yang terlibat dalam program KB. Data dianalisis secara tematis untuk mengidentifikasi pola dalam pengalaman peserta. Keputusan kontrasepsi perempuan masih dipengaruhi suami dan norma budaya, dengan beban utama pada perempuan, termasuk efek samping kontrasepsi hormonal. Minimnya partisipasi laki-laki mencerminkan ketimpangan gender dalam keputusan reproduktif. Studi ini menyimpulkan bahwa otonomi reproduksi perempuan tetap dibatasi oleh norma-norma patriarki dan menyarankan penelitian lebih lanjut tentang keterlibatan laki-laki dalam KB serta pengembangan metode kontrasepsi laki-laki. Studi ini menjadi rujukan dinamika kuasa gender dalam praktik KB, khususnya negosiasi otonomi reproduksi perempuan dalam ruang patriarkal.

Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan AnakVol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 78%
Gender, Labor, and Family Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Negotiating the Body: Reproductive Autonomy and Gendered Power in Family Planning Program — Suryani Suryani, Carolina Retmawati Putri, et al. · Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak (2025) | TGRS Research Map | TGRS