KAPASITAS KEPALA DESA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KALURAHAN CONDONGCATUR KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

Community empowerment is a key pillar of sustainable village development. The village head, as the highest leader at the village level, plays a strategic role in mobilizing local potential, fostering citizen participation, and achieving community independence. This study aims to analyze the capacity of the Head of Condongcatur Village in empowering the community, focusing on aspects of leadership, decision-making, communication, and collaboration with various stakeholders. The research background stems from the urgency of synergy between village government and community to address increasingly complex local development challenges, especially in urbanized areas like Condongcatur. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that the Head of Condongcatur Village has demonstrated considerable capacity in promoting empowerment programs, although challenges remain in terms of program sustainability and broader community involvement. These findings are expected to contribute to strengthening village leadership capacity in the future. ABSTRAKPemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kepala desa sebagai pemimpin tertinggi di tingkat desa memiliki peran strategis dalam menggerakkan potensi lokal, membangun partisipasi warga, dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas Kepala Kalurahan Condongcatur dalam memberdayakan masyarakat, baik dari aspek kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan lokal yang semakin kompleks, terutama di wilayah urban seperti Condongcatur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Kalurahan Condongcatur memiliki kapasitas yang cukup baik dalam mendorong program pemberdayaan, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal keberlanjutan program dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penguatan kapasitas kepemimpinan desa ke depan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Published
2025-07-14
DOI
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.6200
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

KAPASITAS KEPALA DESA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KALURAHAN CONDONGCATUR KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

Silas Marbi, Tri Nugroho Emanuel Widayat
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Local Governance and Development
article

KAPASITAS KEPALA DESA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KALURAHAN CONDONGCATUR KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

Silas Marbi, Tri Nugroho Emanuel Widayat
article en

Abstract

Community empowerment is a key pillar of sustainable village development. The village head, as the highest leader at the village level, plays a strategic role in mobilizing local potential, fostering citizen participation, and achieving community independence. This study aims to analyze the capacity of the Head of Condongcatur Village in empowering the community, focusing on aspects of leadership, decision-making, communication, and collaboration with various stakeholders. The research background stems from the urgency of synergy between village government and community to address increasingly complex local development challenges, especially in urbanized areas like Condongcatur. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that the Head of Condongcatur Village has demonstrated considerable capacity in promoting empowerment programs, although challenges remain in terms of program sustainability and broader community involvement. These findings are expected to contribute to strengthening village leadership capacity in the future. ABSTRAKPemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kepala desa sebagai pemimpin tertinggi di tingkat desa memiliki peran strategis dalam menggerakkan potensi lokal, membangun partisipasi warga, dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas Kepala Kalurahan Condongcatur dalam memberdayakan masyarakat, baik dari aspek kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan lokal yang semakin kompleks, terutama di wilayah urban seperti Condongcatur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Kalurahan Condongcatur memiliki kapasitas yang cukup baik dalam mendorong program pemberdayaan, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal keberlanjutan program dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penguatan kapasitas kepemimpinan desa ke depan.

SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPSVol. 5(2)
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 79%
Local Governance and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.