PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Education plays a vital role in human life, not only as a means of developing personality and intellect, but also as a significant agent of social change. This study aims to examine the concept of education and its relationship to socio-cultural change in modern society . The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach, drawing from various scientific references and official documents. The results show that education—formal, non-formal, and informal—contributes to shaping individuals' character and critical thinking, enabling them to cope with the rapid social and cultural changes brought about by globalization and technological advancement. Education is also proven to reduce social inequality and improve economic mobility within communities. However, modernization also brings negative impacts such as consumerism, secularism, and an increase in deviant behavior. These findings reinforce the view that education should be directed toward creating a society that is adaptive, critical, and balanced between material progress and cultural values. In conclusion, holistic and contextual education is the key to facing sustainable and equitable socio-cultural change. ABSTRAKPendidikan memiliki peran vital dalam kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sarana pengembangan kepribadian dan intelektual, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan dan keterkaitannya dengan perubahan sosial budaya dalam masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber dari berbagai referensi ilmiah dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal, berkontribusi dalam membentuk karakter dan daya pikir individu sehingga mampu menghadapi perubahan sosial dan budaya yang cepat akibat globalisasi dan kemajuan teknologi. Pendidikan juga terbukti dapat mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat. Namun, modernisasi juga membawa dampak negatif seperti konsumerisme, sekularisme, dan meningkatnya perilaku menyimpang. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang adaptif, kritis, dan seimbang antara kemajuan material dan nilai-nilai budaya. Kesimpulannya, pendidikan yang holistik dan kontekstual merupakan kunci utama dalam menyongsong perubahan sosial budaya yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Published
2025-07-14
DOI
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5835
Citations
1
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Anis Fauzi, Eko Satria Wahyu Utama, Asep Marfu
1 citations
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Anis Fauzi, Eko Satria Wahyu Utama, Asep Marfu
article en
1 citations

Abstract

Education plays a vital role in human life, not only as a means of developing personality and intellect, but also as a significant agent of social change. This study aims to examine the concept of education and its relationship to socio-cultural change in modern society . The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach, drawing from various scientific references and official documents. The results show that education—formal, non-formal, and informal—contributes to shaping individuals' character and critical thinking, enabling them to cope with the rapid social and cultural changes brought about by globalization and technological advancement. Education is also proven to reduce social inequality and improve economic mobility within communities. However, modernization also brings negative impacts such as consumerism, secularism, and an increase in deviant behavior. These findings reinforce the view that education should be directed toward creating a society that is adaptive, critical, and balanced between material progress and cultural values. In conclusion, holistic and contextual education is the key to facing sustainable and equitable socio-cultural change. ABSTRAKPendidikan memiliki peran vital dalam kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sarana pengembangan kepribadian dan intelektual, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan dan keterkaitannya dengan perubahan sosial budaya dalam masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber dari berbagai referensi ilmiah dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal, berkontribusi dalam membentuk karakter dan daya pikir individu sehingga mampu menghadapi perubahan sosial dan budaya yang cepat akibat globalisasi dan kemajuan teknologi. Pendidikan juga terbukti dapat mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat. Namun, modernisasi juga membawa dampak negatif seperti konsumerisme, sekularisme, dan meningkatnya perilaku menyimpang. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang adaptif, kritis, dan seimbang antara kemajuan material dan nilai-nilai budaya. Kesimpulannya, pendidikan yang holistik dan kontekstual merupakan kunci utama dalam menyongsong perubahan sosial budaya yang berkelanjutan dan berkeadilan.

SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPSVol. 5(2)
Hasanuddin University (ID)
Openalex Percentile: Top 77%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.