Kajian modifikasi permukaan membran mikrofiltrasi Polyvinylidene Fluoride menggunakan Polyvinyl Alcohol

Abstract Increasing industrial and human populations potentially lead to various types of water contamination and increasing water demand. Membrane technology is a popular technology that is highly efficient in separation processes and is cost-effective for water purification. One membrane technology that is widely applied in industry is microfiltration membranes. Microfiltration membranes can operate at pressures in the range of 0.02 to 0.5 MPa, thus enabling the separation of high molecular weight compounds at low pressure. Polyvinylidene fluoride (PVDF) is a commonly used microfiltration membrane material known for its excellent thermal stability, chemical resistance, and ease of membrane formation. However, PVDF has a hydrophobic structure that has low water flux. The hydrophilicity of the PVDF membrane surface modification is an effective strategy to enhance water flux. This experiment aims to increase the hydrophilicity of the membrane using polyvinyl alcohol (PVA). In this study, surface modification of the PVDF membrane is performed using polyvinyl alcohol (PVA), a hydrophilic substance that enhances the membrane's ability to attract water. The addition of 0.1% PVA yielded the average flux value, achieving 65.7 Lm⁻²·h⁻¹. PVA increases the hydrophilic properties of the PVDF membrane and could be a modification agent for water treatment or purification. Keywords: Flux, Membran Surface Modification, PVDF, PVA Abstrak Populasi manusia dan industri yang meningkat dapat mengakibatkan berbagai jenis pencemaran air dan meningkatkan kebutuhan air. Teknologi membran menjadi teknologi populer dengan tingkat pemisahan efisiensi tinggi serta harga yang relative murah untuk pemurnian air. Salah satu teknologi membran yang diterapkan secara luas di industri adalah membran mikrofiltrasi. Membran mikrofiltrasi dapat beroperasi pada tekanan dengan rentang 0,02 sampai 0,5 MPa, sehingga memungkinkan pemisahan senyawa dengan berat molekul besar bertekanan rendah. Material membran mikrofiltrasi polyvinylidene fluoride (PVDF) merupakan material dengan stabilitas termal, ketahanan terhadap bahan kimia yang baik, serta mudahnya kemampuan pembentukan membran. Namun PVDF merupakan polimer yang memiliki struktur hidrofobik yang membuat membran rentan terhadap fluks rendah. Inovasi peningkatan hidrofilik permukaan membran pada material PVDF merupakan salah satu cara efektif meningkatkan fluks pada membran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hidrofilisitas permukaan membrane PVDF yang berpengaruh terhadap nilai fluks. Modifikasi permukaan membran pada penelitian ini menggunakan Polyvinyl Alcohol (PVA) karena PVA bersifat hidrofilik yang dapat meningkatkan kemampuan membran menarik air. Penambahan 0,1% kadar PVA nilai fluks mencapai 65,7 Lm-2h-1. PVA meningkatkan sifat hidrofilik membrane PVDF dapat menjadi salah satu agen modifikasi untu pengolahan atau pemurnian air. Kata kunci: Fluks, Modifikasi Permukaan Membran, PVDF, PVA.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Published
2024-12-31
DOI
https://doi.org/10.19184/jrsl.v8i2.53622
Primary Topic
Environmental Engineering and Cultural Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kajian modifikasi permukaan membran mikrofiltrasi Polyvinylidene Fluoride menggunakan Polyvinyl Alcohol

Noven Pramitasari, Firda Lutfiatul Fitria, Novita Febianti, Salsabila Nanda Pradita
1 links
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Environmental Engineering and Cultural Studies
article

Kajian modifikasi permukaan membran mikrofiltrasi Polyvinylidene Fluoride menggunakan Polyvinyl Alcohol

Noven Pramitasari, Firda Lutfiatul Fitria, Novita Febianti, Salsabila Nanda Pradita
article en

Abstract

Abstract Increasing industrial and human populations potentially lead to various types of water contamination and increasing water demand. Membrane technology is a popular technology that is highly efficient in separation processes and is cost-effective for water purification. One membrane technology that is widely applied in industry is microfiltration membranes. Microfiltration membranes can operate at pressures in the range of 0.02 to 0.5 MPa, thus enabling the separation of high molecular weight compounds at low pressure. Polyvinylidene fluoride (PVDF) is a commonly used microfiltration membrane material known for its excellent thermal stability, chemical resistance, and ease of membrane formation. However, PVDF has a hydrophobic structure that has low water flux. The hydrophilicity of the PVDF membrane surface modification is an effective strategy to enhance water flux. This experiment aims to increase the hydrophilicity of the membrane using polyvinyl alcohol (PVA). In this study, surface modification of the PVDF membrane is performed using polyvinyl alcohol (PVA), a hydrophilic substance that enhances the membrane's ability to attract water. The addition of 0.1% PVA yielded the average flux value, achieving 65.7 Lm⁻²·h⁻¹. PVA increases the hydrophilic properties of the PVDF membrane and could be a modification agent for water treatment or purification. Keywords: Flux, Membran Surface Modification, PVDF, PVA Abstrak Populasi manusia dan industri yang meningkat dapat mengakibatkan berbagai jenis pencemaran air dan meningkatkan kebutuhan air. Teknologi membran menjadi teknologi populer dengan tingkat pemisahan efisiensi tinggi serta harga yang relative murah untuk pemurnian air. Salah satu teknologi membran yang diterapkan secara luas di industri adalah membran mikrofiltrasi. Membran mikrofiltrasi dapat beroperasi pada tekanan dengan rentang 0,02 sampai 0,5 MPa, sehingga memungkinkan pemisahan senyawa dengan berat molekul besar bertekanan rendah. Material membran mikrofiltrasi polyvinylidene fluoride (PVDF) merupakan material dengan stabilitas termal, ketahanan terhadap bahan kimia yang baik, serta mudahnya kemampuan pembentukan membran. Namun PVDF merupakan polimer yang memiliki struktur hidrofobik yang membuat membran rentan terhadap fluks rendah. Inovasi peningkatan hidrofilik permukaan membran pada material PVDF merupakan salah satu cara efektif meningkatkan fluks pada membran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hidrofilisitas permukaan membrane PVDF yang berpengaruh terhadap nilai fluks. Modifikasi permukaan membran pada penelitian ini menggunakan Polyvinyl Alcohol (PVA) karena PVA bersifat hidrofilik yang dapat meningkatkan kemampuan membran menarik air. Penambahan 0,1% kadar PVA nilai fluks mencapai 65,7 Lm-2h-1. PVA meningkatkan sifat hidrofilik membrane PVDF dapat menjadi salah satu agen modifikasi untu pengolahan atau pemurnian air. Kata kunci: Fluks, Modifikasi Permukaan Membran, PVDF, PVA.

Jurnal Rekayasa Sipil dan LingkunganVol. 8(2)
Openalex Percentile: Top 50%
Environmental Engineering and Cultural Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.