EDUKASI BIJAK ANTIBIOTIK MENGGUNAKAN MEDIA KARTU PENGINGAT OBAT PADA KADER KESEHATAN DI DESA KENALAN, KABUPATEN MAGELANG

Antibiotics are widely recognized for their vital role in treating bacterial infections; however, antibiotic resistance has become an increasingly alarming global issue. This resistance is primarily caused by the irrational and improper use of antibiotics, which reduces treatment effectiveness and increases the risk of therapeutic failure. Based on a survey conducted in Kenalan Village, Borobudur Subdistrict, the results revealed that public knowledge in the area needs improvement regarding the proper use of antibiotics. In response to this issue, a community service program was implemented to provide education on the rational use of antibiotics and to demonstrate the use of antibiotic reminder cards. This program aims to enhance public health by ensuring the appropriate consumption of antibiotics, thereby improving therapy outcomes. The method employed included interactive lectures and simulations targeted at health cadres, specifically Posyandu cadres and elderly cadres in Kenalan Village. Participants underwent pre-test and post-test assessments to evaluate their knowledge of antibiotic use before and after receiving the material. The evaluation results showed that 86.11% of participants demonstrated improved knowledge following the education on the rational use of antibiotics. The program also underscores the importance of continuous education in reducing the risk of antibiotic resistance within the community, which can ultimately have a positive impact on public health. --- Antibiotik memiliki peran vital dalam pengobatan infeksi bakteri, namun resistensi antibiotik telah menjadi masalah global yang semakin mengkhawatirkan. Resistensi ini umumnya disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak bijak dan tidak rasional, yang pada gilirannya mengurangi efektivitas pengobatan dan meningkatkan risiko kegagalan terapi. Berdasarkan survei yang dilakukan di Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, ditemukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang tepat masih sangat rendah. Menanggapi masalah ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penggunaan antibiotik yang bijak serta simulasi penggunaan kartu pengingat obat antibiotik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan antibiotik, sehingga terapi dapat menjadi lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan simulasi, dengan sasaran peserta adalah kader kesehatan, termasuk kader posyandu dan kader lansia Desa Kenalan. Untuk mengevaluasi efektivitas edukasi, peserta diberikan pretest dan posttest sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 86,11% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti edukasi bijak antibiotik. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran kader kesehatan Desa Kenalan tentang penggunaan antibiotik yang bijak, rasional, dan tepat. Program ini juga menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mengurangi risiko resistensi antibiotik di masyarakat, yang dapat berdampak positif pada kesehatan masyarakat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published
2025-04-29
DOI
https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.31880
Citations
1
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
3.49
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

EDUKASI BIJAK ANTIBIOTIK MENGGUNAKAN MEDIA KARTU PENGINGAT OBAT PADA KADER KESEHATAN DI DESA KENALAN, KABUPATEN MAGELANG

Fania Putri Luhurningtyas, Prashinta Nita Damayanti, Lyna Lestari Indrayati, Mir-a Kemila et al.
1 citations
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Public Health and Nutrition
3.49
article

EDUKASI BIJAK ANTIBIOTIK MENGGUNAKAN MEDIA KARTU PENGINGAT OBAT PADA KADER KESEHATAN DI DESA KENALAN, KABUPATEN MAGELANG

Fania Putri Luhurningtyas, Prashinta Nita Damayanti, Lyna Lestari Indrayati, Mir-a Kemila, Maulana Tegar Aditya Nugraha
article en
1 citations

Abstract

Antibiotics are widely recognized for their vital role in treating bacterial infections; however, antibiotic resistance has become an increasingly alarming global issue. This resistance is primarily caused by the irrational and improper use of antibiotics, which reduces treatment effectiveness and increases the risk of therapeutic failure. Based on a survey conducted in Kenalan Village, Borobudur Subdistrict, the results revealed that public knowledge in the area needs improvement regarding the proper use of antibiotics. In response to this issue, a community service program was implemented to provide education on the rational use of antibiotics and to demonstrate the use of antibiotic reminder cards. This program aims to enhance public health by ensuring the appropriate consumption of antibiotics, thereby improving therapy outcomes. The method employed included interactive lectures and simulations targeted at health cadres, specifically Posyandu cadres and elderly cadres in Kenalan Village. Participants underwent pre-test and post-test assessments to evaluate their knowledge of antibiotic use before and after receiving the material. The evaluation results showed that 86.11% of participants demonstrated improved knowledge following the education on the rational use of antibiotics. The program also underscores the importance of continuous education in reducing the risk of antibiotic resistance within the community, which can ultimately have a positive impact on public health. --- Antibiotik memiliki peran vital dalam pengobatan infeksi bakteri, namun resistensi antibiotik telah menjadi masalah global yang semakin mengkhawatirkan. Resistensi ini umumnya disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak bijak dan tidak rasional, yang pada gilirannya mengurangi efektivitas pengobatan dan meningkatkan risiko kegagalan terapi. Berdasarkan survei yang dilakukan di Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, ditemukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang tepat masih sangat rendah. Menanggapi masalah ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penggunaan antibiotik yang bijak serta simulasi penggunaan kartu pengingat obat antibiotik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan antibiotik, sehingga terapi dapat menjadi lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan simulasi, dengan sasaran peserta adalah kader kesehatan, termasuk kader posyandu dan kader lansia Desa Kenalan. Untuk mengevaluasi efektivitas edukasi, peserta diberikan pretest dan posttest sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 86,11% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti edukasi bijak antibiotik. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran kader kesehatan Desa Kenalan tentang penggunaan antibiotik yang bijak, rasional, dan tepat. Program ini juga menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mengurangi risiko resistensi antibiotik di masyarakat, yang dapat berdampak positif pada kesehatan masyarakat.

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada MasyarakatVol. 9(2)
Universitas Tidar (ID)
Openalex Percentile: Top 9%
Public Health and Nutrition
3.49
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.