PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENDUKUNG EKOWISATA BAHARI DAN PENINGKATAN EKONOMI NELAYAN DI KAWASAN WISATA PULAU LAE-LAE, KOTA MAKASSAR

Lae-Lae Island is a small island situated in the coastal waters of Makassar City, possessing substantial potential as a marine tourism destination. However, one of the primary challenges confronting the island is environmental pollution, particularly waste generated by both tourist activities and local residents. This study aims to examine the community’s level of understanding and evaluate the effectiveness of educational outreach on environmentally sustainable marine tourism, with a focus on enhancing public awareness regarding pollution control within the island's tourist zones. A pre-test and post-test design was employed to measure changes in community knowledge before and after the intervention. Statistical analysis using a paired sample t-test yielded a t-value of -1.959 with a significance level of p = 0.063. As the p-value exceeds the conventional threshold of 0.05, the results indicate no statistically significant difference between pre-test and post-test scores. These findings suggest that the fishing community of Lae-Lae Island already possesses a relatively high level of understanding concerning environmentally friendly marine tourism and pollution mitigation strategies. The outreach activities did not lead to a significant improvement in knowledge, likely due to the community's existing awareness of the principles of sustainable tourism and the importance of marine ecosystem management. The key challenge, however, lies in the lack of implementation of this knowledge in daily practice. This gap is primarily attributed to economic constraints, entrenched behavioral patterns, inadequate infrastructure, and limited social regulation. --- Pulau Lae-Lae adalah sebuah pulau kecil yang terletak di perairan Kota Makassar dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah pencemaran akibat sampah dari aktivitas wisatawan dan penduduk setempat. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman masyarakat dan pengaruh penyuluhan tentang wisata bahari ramah lingkungan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Pulau Lae-Lae, khusunya dalam hal pengendalian pencemaran sampah di kawasana wisata. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis data menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai t sebesar -1,959 dengan nilai signifikansi p = 0,063. Nilai p lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Pulau Lae-Lae sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep wisata bahari ramah lingkungan dan pengendalian pencemaran. Namun, penerapan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari masih memerlukan perhatian lebih lanjut untuk dapat memberikan dampak yang nyata dalam pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan tidak menghasilkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dikarenakan masyarakat sudah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai wisata bahari ramah lingkungan dan pentingnya pengelolaan kawasan bahari. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya implementasi pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, yang disebabkan oleh tekanan ekonomi, kebiasaan lama, serta kurangnya dukungan infrastruktur dan kontrol sosial.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published
2025-04-29
DOI
https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.41926
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENDUKUNG EKOWISATA BAHARI DAN PENINGKATAN EKONOMI NELAYAN DI KAWASAN WISATA PULAU LAE-LAE, KOTA MAKASSAR

J Tresnati, Andi Haerul, Khusnul Yaqin, Hadiratul Kudsiah et al.
1 links
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENDUKUNG EKOWISATA BAHARI DAN PENINGKATAN EKONOMI NELAYAN DI KAWASAN WISATA PULAU LAE-LAE, KOTA MAKASSAR

J Tresnati, Andi Haerul, Khusnul Yaqin, Hadiratul Kudsiah, Nadiarti, Sri Wahyuni Rahim, Sharifuddin Bin Andy Omar, Budiman Yunus, Basse Siang Parawansa, Zabhika Dinda Istnaeni, Jamaluddin Fitrah Alam, Moh. Tauhid Umar, W Moka, A Yanti
article en

Abstract

Lae-Lae Island is a small island situated in the coastal waters of Makassar City, possessing substantial potential as a marine tourism destination. However, one of the primary challenges confronting the island is environmental pollution, particularly waste generated by both tourist activities and local residents. This study aims to examine the community’s level of understanding and evaluate the effectiveness of educational outreach on environmentally sustainable marine tourism, with a focus on enhancing public awareness regarding pollution control within the island's tourist zones. A pre-test and post-test design was employed to measure changes in community knowledge before and after the intervention. Statistical analysis using a paired sample t-test yielded a t-value of -1.959 with a significance level of p = 0.063. As the p-value exceeds the conventional threshold of 0.05, the results indicate no statistically significant difference between pre-test and post-test scores. These findings suggest that the fishing community of Lae-Lae Island already possesses a relatively high level of understanding concerning environmentally friendly marine tourism and pollution mitigation strategies. The outreach activities did not lead to a significant improvement in knowledge, likely due to the community's existing awareness of the principles of sustainable tourism and the importance of marine ecosystem management. The key challenge, however, lies in the lack of implementation of this knowledge in daily practice. This gap is primarily attributed to economic constraints, entrenched behavioral patterns, inadequate infrastructure, and limited social regulation. --- Pulau Lae-Lae adalah sebuah pulau kecil yang terletak di perairan Kota Makassar dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah pencemaran akibat sampah dari aktivitas wisatawan dan penduduk setempat. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman masyarakat dan pengaruh penyuluhan tentang wisata bahari ramah lingkungan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Pulau Lae-Lae, khusunya dalam hal pengendalian pencemaran sampah di kawasana wisata. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis data menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai t sebesar -1,959 dengan nilai signifikansi p = 0,063. Nilai p lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Pulau Lae-Lae sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep wisata bahari ramah lingkungan dan pengendalian pencemaran. Namun, penerapan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari masih memerlukan perhatian lebih lanjut untuk dapat memberikan dampak yang nyata dalam pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan tidak menghasilkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dikarenakan masyarakat sudah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai wisata bahari ramah lingkungan dan pentingnya pengelolaan kawasan bahari. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya implementasi pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, yang disebabkan oleh tekanan ekonomi, kebiasaan lama, serta kurangnya dukungan infrastruktur dan kontrol sosial.

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada MasyarakatVol. 9(2)
Ministry of Marine Affairs and Fisheries (ID)
Openalex Percentile: Top 78%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.