Students’ Perceptions of The Indonesian Language Course and Their Correlation with The Need for Culturally Responsive Digital Learning Materials

This study examines the importance of integrating cultural elements into digital learning materials to enhance student engagement, comprehension, and motivation across diverse backgrounds. The primary objective is to explore students’ perceptions of the Indonesian Language course and their relationship with the need for culturally responsive digital teaching materials. Employing a quantitative correlational research design, data were collected through a questionnaire administered to 469 students from 40 study programs across 16 higher education institutions in Indonesia, selected through random sampling. The instrument used had been validated for both reliability and validity. The findings indicate that, overall, students’ perceptions of the Indonesian Language course fall into the “very positive” category. Moreover, these perceptions significantly correlate with the demand for culturally responsive learning materials. Data were analysed using Kendall’s tau-b and Spearman’s rho correlation techniques, yielding coefficients of 0.672 and 0.794, respectively. These results demonstrate a significant positive relationship between students’ perceptions and their need for culturally relevant digital materials. In other words, the more positive students' views of the Indonesian Language course, the greater their need for engaging learning resources that incorporate cultural elements. AbstrakPenelitian ini membahas pentingnya menggabungkan unsur budaya dalam bahan ajar digital untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan motivasi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia dan hubungannya dengan kebutuhan akan bahan ajar digital yang peka terhadap budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh 469 mahasiswa dari 40 program studi di 16 perguruan tinggi di Indonesia, yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan sudah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitan menunjukkan, secara umum persepsi mahasiswa terhadap Mata Kuliah Bahasa Indonesia berada dalam kategori “sangat baik”. Persepsi ini berkorelasi siginifikan dengan kebutuhan bahan ajar yang responsif budaya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Kendall’s tau b dan Spearman’s rho, yang menunjukkan nilai 0,672 dan 0,794. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi mahasiswa dan kebutuhan bahan ajar digital yang responsif budaya. Dengan kata lain, semakin positif pandangan mahasiswa terhadap mata kuliah Bahasa Indonesia, semakin tinggi pula kebutuhan mereka terhadap bahan ajar yang menarik dan mengandung unsur budaya.

Authors

Publication Details

Journal
SAWERIGADING
Published
2025-06-28
DOI
https://doi.org/10.26499/sawer.v31i1.1564
Citations
1
Primary Topic
Arabic Language Education Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
8.93
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Students’ Perceptions of The Indonesian Language Course and Their Correlation with The Need for Culturally Responsive Digital Learning Materials

Refisa Ananda, Syafruddin Syafruddin, Sri Wahyuni, Dewi Maharani Rachmaningsih
1 citations
SAWERIGADING
Arabic Language Education Studies
8.93
article

Students’ Perceptions of The Indonesian Language Course and Their Correlation with The Need for Culturally Responsive Digital Learning Materials

Refisa Ananda, Syafruddin Syafruddin, Sri Wahyuni, Dewi Maharani Rachmaningsih
article en
1 citations

Abstract

This study examines the importance of integrating cultural elements into digital learning materials to enhance student engagement, comprehension, and motivation across diverse backgrounds. The primary objective is to explore students’ perceptions of the Indonesian Language course and their relationship with the need for culturally responsive digital teaching materials. Employing a quantitative correlational research design, data were collected through a questionnaire administered to 469 students from 40 study programs across 16 higher education institutions in Indonesia, selected through random sampling. The instrument used had been validated for both reliability and validity. The findings indicate that, overall, students’ perceptions of the Indonesian Language course fall into the “very positive” category. Moreover, these perceptions significantly correlate with the demand for culturally responsive learning materials. Data were analysed using Kendall’s tau-b and Spearman’s rho correlation techniques, yielding coefficients of 0.672 and 0.794, respectively. These results demonstrate a significant positive relationship between students’ perceptions and their need for culturally relevant digital materials. In other words, the more positive students' views of the Indonesian Language course, the greater their need for engaging learning resources that incorporate cultural elements. AbstrakPenelitian ini membahas pentingnya menggabungkan unsur budaya dalam bahan ajar digital untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan motivasi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia dan hubungannya dengan kebutuhan akan bahan ajar digital yang peka terhadap budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh 469 mahasiswa dari 40 program studi di 16 perguruan tinggi di Indonesia, yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan sudah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitan menunjukkan, secara umum persepsi mahasiswa terhadap Mata Kuliah Bahasa Indonesia berada dalam kategori “sangat baik”. Persepsi ini berkorelasi siginifikan dengan kebutuhan bahan ajar yang responsif budaya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Kendall’s tau b dan Spearman’s rho, yang menunjukkan nilai 0,672 dan 0,794. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi mahasiswa dan kebutuhan bahan ajar digital yang responsif budaya. Dengan kata lain, semakin positif pandangan mahasiswa terhadap mata kuliah Bahasa Indonesia, semakin tinggi pula kebutuhan mereka terhadap bahan ajar yang menarik dan mengandung unsur budaya.

SAWERIGADINGVol. 31(1)
Openalex Percentile: Top 4%
Arabic Language Education Studies
8.93
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.