Growth and health performance of pacific white shrimp fed diets with varying protein levels and citral supplementation

Citral is known for its antimicrobial, antioxidant, and anti-diabetic properties. This study evaluates the effects of dietary citral supplementation on glucose absorption, growth, feed utilization, and health of Pacific white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) fed different protein levels. A 2×3 factorial experiment was conducted with two variables: protein content (30% and 35%) and citral concentrations (0, 50, and 75 mg/kg). Shrimp (3.22 ± 0.01 g) were reared in 180 L tanks (30 shrimp/tank) for 60 days. Citral supplementation increased blood glucose levels in the first two hours post-feeding, with a faster return to basal levels. Growth and feed efficiency also improved with citral diets. After stress testing, citral and dietary protein showed a synergistic effect on superoxide dismutase (SOD), with the highest level in the 75 mg/kg citral, 35% protein diet, correlating with higher post-challenge survival. Total haemocyte count (THC), phenoloxidase (PO) activity, respiratory burst (RB), and blood clotting time improved with citral supplementation, while protein level only affected RB. After Vibrio challenge, higher protein increased THC and reduced clotting time, while citral enhanced THC, PO, and RB. The highest post-challenge survival was observed in shrimp fed 75 mg/kg citral with 35% protein (p<0.05). These findings suggest dietary citral supplementation may enhance shrimp health and resilience against stress and Vibrio infection. Keywords: Citral, Cymbopogon citratus, post-prandial glucose, Litopenaeus vannamei, V. parahaemolyticus ABSTRAK Citral dikenal memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan anti-diabetes. Studi ini mengevaluasi efek suplementasi citral dalam pakan terhadap absorpsi glukosa, pertumbuhan, pemanfaatan pakan, dan kesehatan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang diberi pakan dengan kadar protein berbeda. Percobaan faktorial 2×3 dilakukan dengan dua variabel: kadar protein (30% dan 35%) serta konsentrasi citral (0, 50, dan 75 mg/kg). Udang (3,22 ± 0,01 g) dipelihara dalam tangki 180 L (30 ekor/tangki) selama 60 hari. Suplementasi citral meningkatkan kadar glukosa darah dalam dua jam pertama setelah makan, dengan penurunan lebih cepat ke tingkat basal. Pertumbuhan dan efisiensi pakan juga meningkat dengan pakan yang mengandung citral. Setelah uji stres, citral dan protein menunjukkan efek sinergis terhadap kadar superoksida dismutase (SOD), dengan kadar tertinggi pada perlakuan 75 mg/kg citral dalam diet protein 35%, yang berkorelasi dengan tingkat kelangsungan hidup pasca tantangan yang lebih tinggi. Jumlah hemosit total (THC), aktivitas fenoloksidase (PO), respiratory burst (RB), dan waktu pembekuan darah meningkat dengan suplementasi citral, sementara kadar protein hanya berpengaruh pada RB. Setelah tantangan Vibrio, kadar protein yang lebih tinggi meningkatkan THC dan mempercepat pembekuan darah, sedangkan citral meningkatkan THC, PO dan RB. Kelangsungan hidup pasca tantangan tertinggi ditemukan pada udang yang diberi 75 mg/kg citral dengan protein 35% (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa suplementasi citral dalam pakan dapat meningkatkan kesehatan dan ketahanan udang terhadap stres dan infeksi Vibrio. Kata kunci: Citral, Cymbopogon citratus, glukosa pasca makan, Litopenaeus vannamei, V. parahaemolyticus

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Akuakultur Indonesia
Published
2025-07-04
DOI
https://doi.org/10.19027/jai.24.2.185-198
Citations
1
Primary Topic
Food and Agricultural Sciences
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
1.16
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Growth and health performance of pacific white shrimp fed diets with varying protein levels and citral supplementation

Ichsan Achmad Fauzi, Muhammad Agus Suprayudi, Julie Ekasari, Talita Shofa Adestia et al.
1 citations
Jurnal Akuakultur Indonesia
Food and Agricultural Sciences
1.16
article

Growth and health performance of pacific white shrimp fed diets with varying protein levels and citral supplementation

Ichsan Achmad Fauzi, Muhammad Agus Suprayudi, Julie Ekasari, Talita Shofa Adestia, Siwi Paramadina
article en
1 citations

Abstract

Citral is known for its antimicrobial, antioxidant, and anti-diabetic properties. This study evaluates the effects of dietary citral supplementation on glucose absorption, growth, feed utilization, and health of Pacific white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) fed different protein levels. A 2×3 factorial experiment was conducted with two variables: protein content (30% and 35%) and citral concentrations (0, 50, and 75 mg/kg). Shrimp (3.22 ± 0.01 g) were reared in 180 L tanks (30 shrimp/tank) for 60 days. Citral supplementation increased blood glucose levels in the first two hours post-feeding, with a faster return to basal levels. Growth and feed efficiency also improved with citral diets. After stress testing, citral and dietary protein showed a synergistic effect on superoxide dismutase (SOD), with the highest level in the 75 mg/kg citral, 35% protein diet, correlating with higher post-challenge survival. Total haemocyte count (THC), phenoloxidase (PO) activity, respiratory burst (RB), and blood clotting time improved with citral supplementation, while protein level only affected RB. After Vibrio challenge, higher protein increased THC and reduced clotting time, while citral enhanced THC, PO, and RB. The highest post-challenge survival was observed in shrimp fed 75 mg/kg citral with 35% protein (p<0.05). These findings suggest dietary citral supplementation may enhance shrimp health and resilience against stress and Vibrio infection. Keywords: Citral, Cymbopogon citratus, post-prandial glucose, Litopenaeus vannamei, V. parahaemolyticus ABSTRAK Citral dikenal memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan anti-diabetes. Studi ini mengevaluasi efek suplementasi citral dalam pakan terhadap absorpsi glukosa, pertumbuhan, pemanfaatan pakan, dan kesehatan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang diberi pakan dengan kadar protein berbeda. Percobaan faktorial 2×3 dilakukan dengan dua variabel: kadar protein (30% dan 35%) serta konsentrasi citral (0, 50, dan 75 mg/kg). Udang (3,22 ± 0,01 g) dipelihara dalam tangki 180 L (30 ekor/tangki) selama 60 hari. Suplementasi citral meningkatkan kadar glukosa darah dalam dua jam pertama setelah makan, dengan penurunan lebih cepat ke tingkat basal. Pertumbuhan dan efisiensi pakan juga meningkat dengan pakan yang mengandung citral. Setelah uji stres, citral dan protein menunjukkan efek sinergis terhadap kadar superoksida dismutase (SOD), dengan kadar tertinggi pada perlakuan 75 mg/kg citral dalam diet protein 35%, yang berkorelasi dengan tingkat kelangsungan hidup pasca tantangan yang lebih tinggi. Jumlah hemosit total (THC), aktivitas fenoloksidase (PO), respiratory burst (RB), dan waktu pembekuan darah meningkat dengan suplementasi citral, sementara kadar protein hanya berpengaruh pada RB. Setelah tantangan Vibrio, kadar protein yang lebih tinggi meningkatkan THC dan mempercepat pembekuan darah, sedangkan citral meningkatkan THC, PO dan RB. Kelangsungan hidup pasca tantangan tertinggi ditemukan pada udang yang diberi 75 mg/kg citral dengan protein 35% (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa suplementasi citral dalam pakan dapat meningkatkan kesehatan dan ketahanan udang terhadap stres dan infeksi Vibrio. Kata kunci: Citral, Cymbopogon citratus, glukosa pasca makan, Litopenaeus vannamei, V. parahaemolyticus

Jurnal Akuakultur IndonesiaVol. 24(2)
IPB University (ID)
Openalex Percentile: Top 20%
Food and Agricultural Sciences
1.16
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.