INSTAGRAM MARKETING STRATEGIES AND COMMUNITY BUILDING: A CASE STUDY OF FASHION SMES IN BANDUNG, INDONESIA

Abstract : This study examines the strategic utilisation of Instagram by small fashion businesses in Bandung, Indonesia, to cultivate brand communities and develop marketing strategies. Although current studies have mostly concentrated on big worldwide businesses and developed markets, little is known about how SMEs in developing nations negotiate Instagram's tools—especially Instagram Ads—for brand development and consumer interaction. Filling in this void, the study uses the Gioia technique and in-depth interviews to analyse four local fashion companies using a qualitative multiple case study approach. Two main themes emerge from the results: (1) Instagram marketing strategy with market segmentation, content development, and ad optimisation; and (2) Instagram engagement and community building with follower refinement, influencer relationships, and interactive engagement strategies. The study advances brand community theory via the prism of intentional audience curation and active interaction, therefore augmenting theory by combining content strategy with targeted segmentation in social media marketing. These realisations help one to grasp digital branding in settings of emerging markets. Abstrak : Penelitian ini menyelidiki bagaimana bisnis fashion kecil di Bandung, Indonesia, secara strategis menggunakan Instagram untuk mengembangkan strategi pemasaran dan membangun komunitas merek. Meskipun penelitian yang ada lebih banyak fokus pada merek global besar dan pasar berkembang, pemahaman tentang bagaimana UKM di negara berkembang menggunakan alat-alat Instagram—terutama Instagram Ads—untuk pengembangan merek dan keterlibatan pelanggan masih terbatas. Untuk mengatasi kekurangan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan menganalisis empat merek fashion lokal melalui wawancara mendalam dan metode Gioia. Temuan menunjukkan dua tema utama: (1) strategi pemasaran Instagram, termasuk segmentasi pasar, pembuatan konten, dan optimasi iklan; dan (2) keterlibatan Instagram dan pembangunan komunitas, yang mencakup penyaringan pengikut, kolaborasi dengan influencer, dan taktik keterlibatan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap teori dengan mengintegrasikan strategi konten dengan segmentasi yang ditargetkan dalam pemasaran media sosial dan mengembangkan teori komunitas merek melalui perspektif kurasi audiens yang sengaja dan keterlibatan aktif. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang branding digital dalam konteks pasar yang sedang berkembang.

Authors

Publication Details

Journal
Among Makarti
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.52353/ama.v18i1.820
Primary Topic
Digital Marketing and Social Media
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

INSTAGRAM MARKETING STRATEGIES AND COMMUNITY BUILDING: A CASE STUDY OF FASHION SMES IN BANDUNG, INDONESIA

Novika Candra Astuti, Salsa Mylady Azzahra
Among Makarti
Digital Marketing and Social Media
article

INSTAGRAM MARKETING STRATEGIES AND COMMUNITY BUILDING: A CASE STUDY OF FASHION SMES IN BANDUNG, INDONESIA

Novika Candra Astuti, Salsa Mylady Azzahra
article en

Abstract

Abstract : This study examines the strategic utilisation of Instagram by small fashion businesses in Bandung, Indonesia, to cultivate brand communities and develop marketing strategies. Although current studies have mostly concentrated on big worldwide businesses and developed markets, little is known about how SMEs in developing nations negotiate Instagram's tools—especially Instagram Ads—for brand development and consumer interaction. Filling in this void, the study uses the Gioia technique and in-depth interviews to analyse four local fashion companies using a qualitative multiple case study approach. Two main themes emerge from the results: (1) Instagram marketing strategy with market segmentation, content development, and ad optimisation; and (2) Instagram engagement and community building with follower refinement, influencer relationships, and interactive engagement strategies. The study advances brand community theory via the prism of intentional audience curation and active interaction, therefore augmenting theory by combining content strategy with targeted segmentation in social media marketing. These realisations help one to grasp digital branding in settings of emerging markets. Abstrak : Penelitian ini menyelidiki bagaimana bisnis fashion kecil di Bandung, Indonesia, secara strategis menggunakan Instagram untuk mengembangkan strategi pemasaran dan membangun komunitas merek. Meskipun penelitian yang ada lebih banyak fokus pada merek global besar dan pasar berkembang, pemahaman tentang bagaimana UKM di negara berkembang menggunakan alat-alat Instagram—terutama Instagram Ads—untuk pengembangan merek dan keterlibatan pelanggan masih terbatas. Untuk mengatasi kekurangan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan menganalisis empat merek fashion lokal melalui wawancara mendalam dan metode Gioia. Temuan menunjukkan dua tema utama: (1) strategi pemasaran Instagram, termasuk segmentasi pasar, pembuatan konten, dan optimasi iklan; dan (2) keterlibatan Instagram dan pembangunan komunitas, yang mencakup penyaringan pengikut, kolaborasi dengan influencer, dan taktik keterlibatan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap teori dengan mengintegrasikan strategi konten dengan segmentasi yang ditargetkan dalam pemasaran media sosial dan mengembangkan teori komunitas merek melalui perspektif kurasi audiens yang sengaja dan keterlibatan aktif. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang branding digital dalam konteks pasar yang sedang berkembang.

Among MakartiVol. 18(1)
Openalex Percentile: Top 79%
Digital Marketing and Social Media
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.