Pengaruh Berkumur Air Kelapa Tua (Cocos nucifera L.) terhadap Laju Aliran Saliva pada Lanjut Usia

Abstract: Saliva has an important role in the oral cavity. Poor salivary secretion can lead to complaint of dry mouth, that can be caused by several factors, inter alia age. Salivary flow rate may increase due to mechanical stimulation such as gargling, and chemical stimulation such as taste effects. Over ripe coconut water contains tannins that cause a bitter taste that can stimulate saliva secretion. This study aimed to evaluate the effect of gargling over ripe coconut water (Cocos nucifera L.) on the rate of salivary flow. This was an experimental study with a pre-experimental research design, and one group pretest-posttest design approach. Samples were residents of Desa Tateli Weru aged 60 years and above, using the purposive sampling method. The results showed that there was an increase of salivary flow rate from 0,543255814 mL/minute to 0,78 mL/minute after gargling with over ripe coconut water. The Wilcoxon test obtained a p-value of <0.05. In conclusion, gargling with over ripe coconut water (Cocos nucifera L.) can affect salivary flow rate in the elderly. Keywords: over ripe coconut water; salivary flow rate; elderly Abstrak: Saliva berperan penting dalam rongga mulut. Sekresi saliva yang tidak maksimal dapat menimbulkan keluhan mulut kering, yang dapat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya usia. Laju aliran saliva dapat meningkat karena rangsangan mekanis seperti berkumur dan kimiawi seperti efek pengecapan. Air kelapa tua mengandung tanin yang menimbulkan rasa pahit yang dapat merangsang sekresi saliva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur menggunakan air kelapa tua (Cocos nucifera L.) terhadap laju aliran saliva pada lanjut usia (lansia). Jenis penelitian ini ialah eksperimental dengan desain penelitian pra eksperimental dan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini ialah masyarakat Desa Tateli Weru yang berusia 60 tahun ke atas, dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan laju aliran saliva dari rerata 0,543255814 mL/menit menjadi 0,78 mL/menit setelah berkumur air kelapa tua. Hasil uji Wilcoxon mendapatkan nilai p<0,05. Simpulan penelitian ini ialah berkumur air kelapa tua dapat memengaruhi laju aliran saliva pada lansia. Kata kunci: air kelapa tua; laju aliran saliva; lanjut usia

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
e-GIGI
Published
2025-06-29
DOI
https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.62038
Primary Topic
Food and Agricultural Sciences
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Berkumur Air Kelapa Tua (Cocos nucifera L.) terhadap Laju Aliran Saliva pada Lanjut Usia

Johanna A. Khoman, Aurelia S. R. Supit, Graciella O. Siringoringo
e-GIGI
Food and Agricultural Sciences
article

Pengaruh Berkumur Air Kelapa Tua (Cocos nucifera L.) terhadap Laju Aliran Saliva pada Lanjut Usia

Johanna A. Khoman, Aurelia S. R. Supit, Graciella O. Siringoringo
article en

Abstract

Abstract: Saliva has an important role in the oral cavity. Poor salivary secretion can lead to complaint of dry mouth, that can be caused by several factors, inter alia age. Salivary flow rate may increase due to mechanical stimulation such as gargling, and chemical stimulation such as taste effects. Over ripe coconut water contains tannins that cause a bitter taste that can stimulate saliva secretion. This study aimed to evaluate the effect of gargling over ripe coconut water (Cocos nucifera L.) on the rate of salivary flow. This was an experimental study with a pre-experimental research design, and one group pretest-posttest design approach. Samples were residents of Desa Tateli Weru aged 60 years and above, using the purposive sampling method. The results showed that there was an increase of salivary flow rate from 0,543255814 mL/minute to 0,78 mL/minute after gargling with over ripe coconut water. The Wilcoxon test obtained a p-value of <0.05. In conclusion, gargling with over ripe coconut water (Cocos nucifera L.) can affect salivary flow rate in the elderly. Keywords: over ripe coconut water; salivary flow rate; elderly Abstrak: Saliva berperan penting dalam rongga mulut. Sekresi saliva yang tidak maksimal dapat menimbulkan keluhan mulut kering, yang dapat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya usia. Laju aliran saliva dapat meningkat karena rangsangan mekanis seperti berkumur dan kimiawi seperti efek pengecapan. Air kelapa tua mengandung tanin yang menimbulkan rasa pahit yang dapat merangsang sekresi saliva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur menggunakan air kelapa tua (Cocos nucifera L.) terhadap laju aliran saliva pada lanjut usia (lansia). Jenis penelitian ini ialah eksperimental dengan desain penelitian pra eksperimental dan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini ialah masyarakat Desa Tateli Weru yang berusia 60 tahun ke atas, dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan laju aliran saliva dari rerata 0,543255814 mL/menit menjadi 0,78 mL/menit setelah berkumur air kelapa tua. Hasil uji Wilcoxon mendapatkan nilai p<0,05. Simpulan penelitian ini ialah berkumur air kelapa tua dapat memengaruhi laju aliran saliva pada lansia. Kata kunci: air kelapa tua; laju aliran saliva; lanjut usia

e-GIGIVol. 14(1)
Sam Ratulangi University (ID)
Openalex Percentile: Top 82%
Food and Agricultural Sciences
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.