TANTANGAN DAN PELUANG PEMBANGUNAN WILAYAH PERBATASAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA STUDI DI BIRO TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Strategic infrastructure development is the foundation of national progress and the main key in efforts to improve people's standard of living. However, the reality on the ground shows that the development process is often uneven, leaving gaps between regions. Departing from these problems, this study focuses on analyzing in depth the dynamics and problems of development in the border area between the Special Region of Yogyakarta (DIY) and Central Java. This study uses a descriptive qualitative method to describe the phenomenon narratively. An important stage in this study is the data validation process which is carried out strictly through credibility, transferability, dependency, and certainty tests to ensure the validity of the findings. The results of the study revealed several key facts: there are eight stages in the development of border areas; local communities face complex problems in various aspects of life; and the issue of improving welfare is still a strategic priority. Furthermore, it was found that strengthening the local economy is the main target of the development program, especially along the southern coastline which is in great need of basic infrastructure and economic empowerment to increase mobility and regional growth. This study concludes that an integrated and participatory border development strategy is needed, with a primary focus on strengthening the local economy and fulfilling basic infrastructure as a solution to overcome disparities and realize sustainable community welfare. ABSTRAKPembangunan infrastruktur strategis merupakan fondasi kemajuan bangsa dan kunci utama dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa proses pembangunan seringkali belum merata, menyisakan kesenjangan antarwilayah. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk menganalisis secara mendalam dinamika dan problematika pembangunan di wilayah perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menguraikan fenomena secara naratif. Tahapan penting dalam penelitian ini adalah proses validasi data yang dilakukan secara ketat melalui uji kredibilitas, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian mengungkap beberapa fakta kunci: terdapat delapan tahapan dalam pembangunan wilayah perbatasan; masyarakat setempat menghadapi masalah yang kompleks dalam berbagai aspek kehidupan; dan isu peningkatan kesejahteraan masih menjadi prioritas strategis. Lebih lanjut, ditemukan bahwa penguatan ekonomi lokal menjadi sasaran utama program pembangunan, khususnya di sepanjang garis pantai selatan yang sangat membutuhkan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan mobilitas serta pertumbuhan wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pembangunan perbatasan yang terpadu dan partisipatif, dengan fokus utama pada penguatan ekonomi lokal dan pemenuhan infrastruktur dasar sebagai solusi untuk mengatasi disparitas dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Published
2025-06-28
DOI
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5734
Citations
1
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
3.13
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

TANTANGAN DAN PELUANG PEMBANGUNAN WILAYAH PERBATASAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA STUDI DI BIRO TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Fany Setyawan, Rumsari Hadi Sumarto
1 citations
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Economic Growth and Fiscal Policies
3.13
article

TANTANGAN DAN PELUANG PEMBANGUNAN WILAYAH PERBATASAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA STUDI DI BIRO TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Fany Setyawan, Rumsari Hadi Sumarto
article en
1 citations

Abstract

Strategic infrastructure development is the foundation of national progress and the main key in efforts to improve people's standard of living. However, the reality on the ground shows that the development process is often uneven, leaving gaps between regions. Departing from these problems, this study focuses on analyzing in depth the dynamics and problems of development in the border area between the Special Region of Yogyakarta (DIY) and Central Java. This study uses a descriptive qualitative method to describe the phenomenon narratively. An important stage in this study is the data validation process which is carried out strictly through credibility, transferability, dependency, and certainty tests to ensure the validity of the findings. The results of the study revealed several key facts: there are eight stages in the development of border areas; local communities face complex problems in various aspects of life; and the issue of improving welfare is still a strategic priority. Furthermore, it was found that strengthening the local economy is the main target of the development program, especially along the southern coastline which is in great need of basic infrastructure and economic empowerment to increase mobility and regional growth. This study concludes that an integrated and participatory border development strategy is needed, with a primary focus on strengthening the local economy and fulfilling basic infrastructure as a solution to overcome disparities and realize sustainable community welfare. ABSTRAKPembangunan infrastruktur strategis merupakan fondasi kemajuan bangsa dan kunci utama dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa proses pembangunan seringkali belum merata, menyisakan kesenjangan antarwilayah. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk menganalisis secara mendalam dinamika dan problematika pembangunan di wilayah perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menguraikan fenomena secara naratif. Tahapan penting dalam penelitian ini adalah proses validasi data yang dilakukan secara ketat melalui uji kredibilitas, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian mengungkap beberapa fakta kunci: terdapat delapan tahapan dalam pembangunan wilayah perbatasan; masyarakat setempat menghadapi masalah yang kompleks dalam berbagai aspek kehidupan; dan isu peningkatan kesejahteraan masih menjadi prioritas strategis. Lebih lanjut, ditemukan bahwa penguatan ekonomi lokal menjadi sasaran utama program pembangunan, khususnya di sepanjang garis pantai selatan yang sangat membutuhkan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan mobilitas serta pertumbuhan wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pembangunan perbatasan yang terpadu dan partisipatif, dengan fokus utama pada penguatan ekonomi lokal dan pemenuhan infrastruktur dasar sebagai solusi untuk mengatasi disparitas dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPSVol. 5(2)
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD
Openalex Percentile: Top 8%
Economic Growth and Fiscal Policies
3.13
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.