Dimensions In The Short Story “Jangan Masuk Hutan Itu!” By Ayu Prawitasari: A Critical Discourse Analysis Of Van Dijk’s Model

This research aims to uncover the implied meaning in the short story “Jangan Masuk Hutan Itu!” by Ayu Prawitasari, utilizing Van Dijk's critical discourse analysis model, which encompasses three dimensions: text, social cognition, and social context. This research employed a qualitative descriptive method, collecting data through documentation techniques and analyzing it using a critical discourse approach. The results of the analysis show that this short story displays themes of fear, loss, and mystery through the symbolization of the forest as an uncontrollable force of nature. In the text dimension, the short story reveals the helplessness of the main character in facing the mysterious forest threat. In terms of social cognition, this short story is influenced by the author's personal experience, which implicitly raises feminist discourse, in which female characters struggle to face life's dilemmas without relying on others. The social context in the story reflects the modern social reality of women's freedom in making their life choices. This research contributes to enriching the study of critical discourse analysis, particularly in understanding how literary texts engage with social reality and the author's ideology. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna tersirat dalam cerpen "Jangan Masuk Hutan Itu!" karya Ayu Prawitasari menggunakan model analisis wacana kritis Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan pendekatan wacana kritis. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen ini menampilkan tema ketakutan, kehilangan, dan misteri melalui simbolisasi hutan sebagai kekuatan alam yang tidak terkendali. Pada dimensi teks, cerpen mengungkap ketidakberdayaan tokoh utama dalam menghadapi ancaman hutan yang misterius. Dari sisi kognisi sosial, cerpen ini dipengaruhi oleh pengalaman pribadi penulis, yang secara implisit mengangkat wacana feminis, di mana tokoh perempuan berjuang untuk menghadapi dilema hidup tanpa bergantung pada orang lain. Konteks sosial dalam cerita mencerminkan realitas sosial modern tentang kebebasan perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian analisis wacana kritis, khususnya dalam memahami bagaimana teks sastra dapat berinteraksi dengan realitas sosial dan ideologi penulis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Tabasa Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya
Published
2025-06-28
DOI
https://doi.org/10.22515/tabasa.v6i01.10570
Primary Topic
Discourse Analysis in Language Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Dimensions In The Short Story “Jangan Masuk Hutan Itu!” By Ayu Prawitasari: A Critical Discourse Analysis Of Van Dijk’s Model

Hanifullah Syukri, Tri Wulandari, Diya Ayu Solehah, Ike Sephia As’at Jody
Tabasa Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya
Discourse Analysis in Language Studies
article

Dimensions In The Short Story “Jangan Masuk Hutan Itu!” By Ayu Prawitasari: A Critical Discourse Analysis Of Van Dijk’s Model

Hanifullah Syukri, Tri Wulandari, Diya Ayu Solehah, Ike Sephia As’at Jody
article en

Abstract

This research aims to uncover the implied meaning in the short story “Jangan Masuk Hutan Itu!” by Ayu Prawitasari, utilizing Van Dijk's critical discourse analysis model, which encompasses three dimensions: text, social cognition, and social context. This research employed a qualitative descriptive method, collecting data through documentation techniques and analyzing it using a critical discourse approach. The results of the analysis show that this short story displays themes of fear, loss, and mystery through the symbolization of the forest as an uncontrollable force of nature. In the text dimension, the short story reveals the helplessness of the main character in facing the mysterious forest threat. In terms of social cognition, this short story is influenced by the author's personal experience, which implicitly raises feminist discourse, in which female characters struggle to face life's dilemmas without relying on others. The social context in the story reflects the modern social reality of women's freedom in making their life choices. This research contributes to enriching the study of critical discourse analysis, particularly in understanding how literary texts engage with social reality and the author's ideology. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna tersirat dalam cerpen "Jangan Masuk Hutan Itu!" karya Ayu Prawitasari menggunakan model analisis wacana kritis Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan pendekatan wacana kritis. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen ini menampilkan tema ketakutan, kehilangan, dan misteri melalui simbolisasi hutan sebagai kekuatan alam yang tidak terkendali. Pada dimensi teks, cerpen mengungkap ketidakberdayaan tokoh utama dalam menghadapi ancaman hutan yang misterius. Dari sisi kognisi sosial, cerpen ini dipengaruhi oleh pengalaman pribadi penulis, yang secara implisit mengangkat wacana feminis, di mana tokoh perempuan berjuang untuk menghadapi dilema hidup tanpa bergantung pada orang lain. Konteks sosial dalam cerita mencerminkan realitas sosial modern tentang kebebasan perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian analisis wacana kritis, khususnya dalam memahami bagaimana teks sastra dapat berinteraksi dengan realitas sosial dan ideologi penulis.

Tabasa Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan PengajarannyaVol. 6(01)
Sebelas Maret University (ID)
Openalex Percentile: Top 84%
Discourse Analysis in Language Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.