PENGARUH ROLE PLAYING TERHADAP LITERASI NUMERASI MATERI PERKALIAN PESERTA DIDIK KELAS III SD

This study aimed to investigate the effect of the Role Playing learning model on the numeracy literacy skills of third-grade students at SDN Karangtanjung in multiplication material. The background of this research lies in the low numeracy literacy skills of students, as indicated by the average scores falling below the Minimum Mastery Criteria (KKM). The research employed an experimental method with a One Group Pretest-Posttest design involving 30 students as the sample. The instrument consisted of a descriptive test comprising 10 items that had been validated for both validity and reliability, and was administered before and after the implementation of the learning model. Data were analyzed using a normality test and a Paired Sample t-Test. The results showed that the average pretest score of 26.23 increased to 64.07 on the posttest, with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05. Accordingly, the Role Playing learning model has been proven to have a significant impact on improving students' numeracy literacy skills in multiplication material. This learning model offers an active and contextual learning experience, enabling students to more easily understand multiplication concepts and apply them in real-life situations. In conclusion, the Role Playing model is effective in enhancing numeracy literacy skills in multiplication and can serve as an innovative alternative instructional strategy in elementary education. This study opens opportunities for further development, both in exploring other variables and in applying the model to other subjects, supported by adequate teacher training. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas III SDN Karangtanjung pada materi perkalian. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa yang terlihat dari nilai rata-rata di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 30 peserta didik sebagai sampel. Instrumen berupa tes uraian 10 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Data dianalisis dengan uji normalitas dan Paired Sample t-Test. Hal ini ditunjukkan dari rata-rata skor pretest sebesar 26,23 yang meningkat menjadi 64,07 pada posttest, serta nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model Role Playing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa pada materi perkalian. Model pembelajaran ini memberikan pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep perkalian dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, model Role Playing efektif meningkatkan kemampuan literasi numerasi pada materi perkalian dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar. Penelitian ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut, baik pada variabel lain maupun penerapan di mata pelajaran lain, dengan dukungan pelatihan guru yang memadai.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Published
2025-06-27
DOI
https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5715
Primary Topic
Educational Methods and Media Use
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGARUH ROLE PLAYING TERHADAP LITERASI NUMERASI MATERI PERKALIAN PESERTA DIDIK KELAS III SD

Moh. Ardiwanata, Wahyu Maulida Lestari
SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Educational Methods and Media Use
article

PENGARUH ROLE PLAYING TERHADAP LITERASI NUMERASI MATERI PERKALIAN PESERTA DIDIK KELAS III SD

Moh. Ardiwanata, Wahyu Maulida Lestari
article en

Abstract

This study aimed to investigate the effect of the Role Playing learning model on the numeracy literacy skills of third-grade students at SDN Karangtanjung in multiplication material. The background of this research lies in the low numeracy literacy skills of students, as indicated by the average scores falling below the Minimum Mastery Criteria (KKM). The research employed an experimental method with a One Group Pretest-Posttest design involving 30 students as the sample. The instrument consisted of a descriptive test comprising 10 items that had been validated for both validity and reliability, and was administered before and after the implementation of the learning model. Data were analyzed using a normality test and a Paired Sample t-Test. The results showed that the average pretest score of 26.23 increased to 64.07 on the posttest, with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05. Accordingly, the Role Playing learning model has been proven to have a significant impact on improving students' numeracy literacy skills in multiplication material. This learning model offers an active and contextual learning experience, enabling students to more easily understand multiplication concepts and apply them in real-life situations. In conclusion, the Role Playing model is effective in enhancing numeracy literacy skills in multiplication and can serve as an innovative alternative instructional strategy in elementary education. This study opens opportunities for further development, both in exploring other variables and in applying the model to other subjects, supported by adequate teacher training. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas III SDN Karangtanjung pada materi perkalian. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa yang terlihat dari nilai rata-rata di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 30 peserta didik sebagai sampel. Instrumen berupa tes uraian 10 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Data dianalisis dengan uji normalitas dan Paired Sample t-Test. Hal ini ditunjukkan dari rata-rata skor pretest sebesar 26,23 yang meningkat menjadi 64,07 pada posttest, serta nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model Role Playing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa pada materi perkalian. Model pembelajaran ini memberikan pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep perkalian dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, model Role Playing efektif meningkatkan kemampuan literasi numerasi pada materi perkalian dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar. Penelitian ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut, baik pada variabel lain maupun penerapan di mata pelajaran lain, dengan dukungan pelatihan guru yang memadai.

SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPAVol. 5(2)
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (ID), Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo
Openalex Percentile: Top 78%
Educational Methods and Media Use
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.