ANALISIS SEMANTIK PIDATO KAMPANYE PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DELI SERDANG DI PILKADA 2024

Political speeches are not merely tools of communication but also strategic means of shaping public opinion. The choice of diction, discourse structure, and language style in political speeches plays a vital role in constructing the image of candidates and influencing public perception. Semantic analysis of campaign speeches becomes a significant aspect in understanding how language is employed as a tool of political persuasion. This study aims to analyze the denotative and connotative meanings, language styles, as well as the messages and values contained in the campaign speeches of three candidate pairs for Regent and Vice Regent of Deli Serdang in the 2024 regional election. The research method used is descriptive qualitative with semantic and discourse analysis techniques. The data source consists of campaign speech transcripts obtained from official video documentation of the candidate pairs. The results show that all three candidate pairs use denotative meanings to convey explicit information related to their work programs and connotative meanings to build their public image and emotional connection with voters. The language styles used include metaphors, repetition, hyperbole, and euphemism, which enhance the persuasive power of political messages. The values emphasized in the speeches reflect the candidates' vision and character, such as justice, honesty, and religiosity. The findings also indicate that campaign speeches are highly relevant as learning materials in Bahasa Indonesia classes, particularly in enhancing students' critical literacy skills in understanding persuasive texts and meaning structures. This research is expected to contribute to the field of linguistics, especially in the areas of semantics and language education. ABSTRAKPidato politik tidak hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan strategi dalam membentuk opini publik. Pemilihan diksi, struktur wacana, dan gaya bahasa dalam pidato politik memiliki peran penting dalam membangun citra calon serta mempengaruhi persepsi masyarakat. Analisis semantik terhadap pidato kampanye menjadi aspek yang signifikan dalam memahami bagaimana bahasa digunakan sebagai alat persuasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif, gaya bahasa, serta pesan dan nilai dalam pidato kampanye tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang pada Pilkada 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semantik dan wacana. Sumber data berupa transkrip pidato kampanye yang diperoleh dari dokumentasi video resmi pasangan calon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pasangan calon menggunakan makna denotatif untuk menyampaikan informasi eksplisit terkait program kerja, dan makna konotatif untuk membentuk citra dan membangun koneksi emosional dengan pemilih. Gaya bahasa yang digunakan mencakup metafora, repetisi, hiperbola, dan eufemisme, yang memperkuat daya persuasi pesan politik. Nilai-nilai yang dikedepankan dalam pidato mencerminkan visi dan karakter pasangan calon, seperti keadilan, kejujuran, dan religiusitas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pidato kampanye memiliki relevansi tinggi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi kritis siswa dalam memahami teks persuasif dan struktur makna. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik, khususnya dalam bidang semantik dan pendidikan bahasa.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Published
2025-06-27
DOI
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5711
Primary Topic
Data Mining and Machine Learning Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS SEMANTIK PIDATO KAMPANYE PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DELI SERDANG DI PILKADA 2024

Rahmat Kartolo, Rayhan Fathurrahman Nasution
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Data Mining and Machine Learning Applications
article

ANALISIS SEMANTIK PIDATO KAMPANYE PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DELI SERDANG DI PILKADA 2024

Rahmat Kartolo, Rayhan Fathurrahman Nasution
article en

Abstract

Political speeches are not merely tools of communication but also strategic means of shaping public opinion. The choice of diction, discourse structure, and language style in political speeches plays a vital role in constructing the image of candidates and influencing public perception. Semantic analysis of campaign speeches becomes a significant aspect in understanding how language is employed as a tool of political persuasion. This study aims to analyze the denotative and connotative meanings, language styles, as well as the messages and values contained in the campaign speeches of three candidate pairs for Regent and Vice Regent of Deli Serdang in the 2024 regional election. The research method used is descriptive qualitative with semantic and discourse analysis techniques. The data source consists of campaign speech transcripts obtained from official video documentation of the candidate pairs. The results show that all three candidate pairs use denotative meanings to convey explicit information related to their work programs and connotative meanings to build their public image and emotional connection with voters. The language styles used include metaphors, repetition, hyperbole, and euphemism, which enhance the persuasive power of political messages. The values emphasized in the speeches reflect the candidates' vision and character, such as justice, honesty, and religiosity. The findings also indicate that campaign speeches are highly relevant as learning materials in Bahasa Indonesia classes, particularly in enhancing students' critical literacy skills in understanding persuasive texts and meaning structures. This research is expected to contribute to the field of linguistics, especially in the areas of semantics and language education. ABSTRAKPidato politik tidak hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan strategi dalam membentuk opini publik. Pemilihan diksi, struktur wacana, dan gaya bahasa dalam pidato politik memiliki peran penting dalam membangun citra calon serta mempengaruhi persepsi masyarakat. Analisis semantik terhadap pidato kampanye menjadi aspek yang signifikan dalam memahami bagaimana bahasa digunakan sebagai alat persuasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif, gaya bahasa, serta pesan dan nilai dalam pidato kampanye tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang pada Pilkada 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semantik dan wacana. Sumber data berupa transkrip pidato kampanye yang diperoleh dari dokumentasi video resmi pasangan calon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pasangan calon menggunakan makna denotatif untuk menyampaikan informasi eksplisit terkait program kerja, dan makna konotatif untuk membentuk citra dan membangun koneksi emosional dengan pemilih. Gaya bahasa yang digunakan mencakup metafora, repetisi, hiperbola, dan eufemisme, yang memperkuat daya persuasi pesan politik. Nilai-nilai yang dikedepankan dalam pidato mencerminkan visi dan karakter pasangan calon, seperti keadilan, kejujuran, dan religiusitas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pidato kampanye memiliki relevansi tinggi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi kritis siswa dalam memahami teks persuasif dan struktur makna. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik, khususnya dalam bidang semantik dan pendidikan bahasa.

CENDEKIA Jurnal Ilmu PengetahuanVol. 5(2)
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah (ID)
Openalex Percentile: Top 78%
Data Mining and Machine Learning Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.