Doa Yesus Menurut Kallistos Ware: Transformasi Spiritual Melalui Keheningan dan Doa Yesus

This article explores spiritual transformation through silence and the Jesus Prayer. The Jesus Prayer, discussed in the book by Kallistos Ware, has deep origins, meaning and practice in Christian spirituality. Ware explains how Jesus' prayer was central to the prayer lives of many saints, helping to achieve union with God and a core experience with Him. Silence and the Jesus Prayer offer a space for reflection, spiritual awareness, and purification of the soul, overcoming the existential Crisis, which brings the individual closer to God. With an integration of classical spiritual theories and modern approaches, as well as personal experience, this article illustrates how the Jesus Prayer and silence complement each other in one's spiritual journey. The resulting spiritual transformation is not just a concept, but a life experience that can change deeply and provide deeper meaning for the individual who practices it. Abstrak Artikel ini mengeksplorasi transformasi spiritual melalui keheningan dan Doa Yesus. Doa Yesus, yang dibahas dalam buku Kallistos Ware, memiliki asal usul, makna, dan praktik yang dalam dalam spiritualitas Kristen. Ware menjelaskan bagaimana doa Yesus merupakan inti kehidupan doa banyak orang kudus, membantu mencapai kesatuan dengan Tuhan dan pengalaman inti dengan-Nya. Keheningan dan Doa Yesus menawarkan ruang untuk refleksi, kesadaran spiritual, dan pemurnian jiwa, mengatasi Krisis eksistensial, yang membawa individu lebih dekat kepada Tuhan. Dengan integrasi teori spiritual klasik dan pendekatan modern, serta pengalaman pribadi, artikel ini menggambarkan bagaimana Doa Yesus dan keheningan saling melengkapi dalam perjalanan spiritual seseorang. Transformasi spiritual yang dihasilkan bukan sekedar konsep, namun merupakan pengalaman hidup yang dapat berubah secara mendalam dan memberikan makna yang lebih dalam bagi individu yang mengamalkannya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Paramathetes Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Published
2024-11-30
DOI
https://doi.org/10.64005/jtpk.v3i1.47
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Doa Yesus Menurut Kallistos Ware: Transformasi Spiritual Melalui Keheningan dan Doa Yesus

Syutriska Kardia Gulo, Marsha Hia, Hendi Wijaya
Paramathetes Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Doa Yesus Menurut Kallistos Ware: Transformasi Spiritual Melalui Keheningan dan Doa Yesus

Syutriska Kardia Gulo, Marsha Hia, Hendi Wijaya
article en

Abstract

This article explores spiritual transformation through silence and the Jesus Prayer. The Jesus Prayer, discussed in the book by Kallistos Ware, has deep origins, meaning and practice in Christian spirituality. Ware explains how Jesus' prayer was central to the prayer lives of many saints, helping to achieve union with God and a core experience with Him. Silence and the Jesus Prayer offer a space for reflection, spiritual awareness, and purification of the soul, overcoming the existential Crisis, which brings the individual closer to God. With an integration of classical spiritual theories and modern approaches, as well as personal experience, this article illustrates how the Jesus Prayer and silence complement each other in one's spiritual journey. The resulting spiritual transformation is not just a concept, but a life experience that can change deeply and provide deeper meaning for the individual who practices it. Abstrak Artikel ini mengeksplorasi transformasi spiritual melalui keheningan dan Doa Yesus. Doa Yesus, yang dibahas dalam buku Kallistos Ware, memiliki asal usul, makna, dan praktik yang dalam dalam spiritualitas Kristen. Ware menjelaskan bagaimana doa Yesus merupakan inti kehidupan doa banyak orang kudus, membantu mencapai kesatuan dengan Tuhan dan pengalaman inti dengan-Nya. Keheningan dan Doa Yesus menawarkan ruang untuk refleksi, kesadaran spiritual, dan pemurnian jiwa, mengatasi Krisis eksistensial, yang membawa individu lebih dekat kepada Tuhan. Dengan integrasi teori spiritual klasik dan pendekatan modern, serta pengalaman pribadi, artikel ini menggambarkan bagaimana Doa Yesus dan keheningan saling melengkapi dalam perjalanan spiritual seseorang. Transformasi spiritual yang dihasilkan bukan sekedar konsep, namun merupakan pengalaman hidup yang dapat berubah secara mendalam dan memberikan makna yang lebih dalam bagi individu yang mengamalkannya.

Paramathetes Jurnal Teologi dan Pendidikan KristianiVol. 3(1)
Muhammadiyah University Purwokerto (ID)
Openalex Percentile: Top 52%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.