PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TPACK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL

This study aims to improve students' digital literacy through the implementation of the TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) digital-based learning model. The subjects of the study were 23 fifth-grade students at SDN Kraton 5. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles. In the first cycle, the results showed that students' digital literacy indicators had not yet met the established success criteria. This was due to students’ limited understanding of technology use in learning and the insufficient integration of content, pedagogy, and technology. Improvements were made in the second cycle, including the use of interactive digital media and collaborative learning strategies, resulting in a significant increase in students' digital literacy skills. The results in the second cycle showed that 86% of students met the success criteria, indicating that the learning objectives had been achieved. Thus, the digital-based TPACK model proved effective in enhancing elementary students’ digital literacy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui penerapan model pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) berbasis digital. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas V di SDN Kraton 5. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil pembelajaran menunjukkan bahwa indikator literasi digital siswa masih belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta keterbatasan integrasi antara konten, pedagogi, dan teknologi. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, termasuk penggunaan media digital interaktif dan strategi pembelajaran kolaboratif, terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi digital siswa. Hasil pada siklus kedua menunjukkan bahwa 86% siswa mencapai kriteria keberhasilan, yang menandakan tercapainya tujuan pembelajaran. Dengan demikian, model TPACK berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa SD.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
EDUTECH Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
Published
2025-06-21
DOI
https://doi.org/10.51878/edutech.v5i2.5589
Primary Topic
Educational Methods and Media Use
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TPACK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL

Andika Adinanda Siswoyo, Siti Salamah, Indahsari Indahsari, Jesika Yulianti
EDUTECH Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
Educational Methods and Media Use
article

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TPACK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL

Andika Adinanda Siswoyo, Siti Salamah, Indahsari Indahsari, Jesika Yulianti
article en

Abstract

This study aims to improve students' digital literacy through the implementation of the TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) digital-based learning model. The subjects of the study were 23 fifth-grade students at SDN Kraton 5. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles. In the first cycle, the results showed that students' digital literacy indicators had not yet met the established success criteria. This was due to students’ limited understanding of technology use in learning and the insufficient integration of content, pedagogy, and technology. Improvements were made in the second cycle, including the use of interactive digital media and collaborative learning strategies, resulting in a significant increase in students' digital literacy skills. The results in the second cycle showed that 86% of students met the success criteria, indicating that the learning objectives had been achieved. Thus, the digital-based TPACK model proved effective in enhancing elementary students’ digital literacy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui penerapan model pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) berbasis digital. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas V di SDN Kraton 5. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil pembelajaran menunjukkan bahwa indikator literasi digital siswa masih belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta keterbatasan integrasi antara konten, pedagogi, dan teknologi. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, termasuk penggunaan media digital interaktif dan strategi pembelajaran kolaboratif, terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi digital siswa. Hasil pada siklus kedua menunjukkan bahwa 86% siswa mencapai kriteria keberhasilan, yang menandakan tercapainya tujuan pembelajaran. Dengan demikian, model TPACK berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa SD.

EDUTECH Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan TeknologiVol. 5(2)
Universitas Trunodjoyo Madura (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 79%
Educational Methods and Media Use
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.