Perkembangan Bahasa dan Kemampuan Sosial pada Anak Speech Delay

Children with speech delay disorders have difficulty expressing their language orally. This can cause difficulties for children to socialize and adapt to their environment. This research was carried out with the aim of exploring language development and social skills in speech delayed children. Literature review is the method used in writing this article. Based on the results of research conducted, results were obtained which showed that language development in speech delayed children tended to have less than perfect pronunciation of certain words and only responded to stimuli with non-verbal responses. The social skills of children who suffer from speech delays will have difficulty adapting to people in their immediate circle, especially in communicating. Factors that cause speech delay include the number of languages spoken, economic and social factors in the family, use of gadgets, and genetic factors. The handling strategies that can be carried out include guiding the child to speak in correct and appropriate language which is done repeatedly, paying attention to the words the child says when speaking, correcting his speech if the child makes mistakes in pronunciation, carrying out oral stimulation, and using the storytelling method as a stimulus to provoke children to talk. AbstrakAnak dengan gangguan speech delay memiliki kesulitan untuk menyatakan bahasanya secara lisan. Hal tersebut dapat menimbulkan kesulitan yang dialami anak untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya. Dilaksanakannya penelitian ini dengan tujuan untuk mengeksplorasi perkembangan bahasa dan kemampuan sosial pada anak speech delay. Literature review menjadi metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini. Bersumber pada hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa perkembangan bahasa pada anak speech delay cenderung memiliki pengucapan kata-kata tertentu yang kurang sempurna dan hanya merespon stimulus dengan respon non-verbal. Kemampuan sosial pada anak yang mengidap terlambat berbicara akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan orang-orang di lingkup terdekatnya khususnya dalam berkomunikasi. Faktor penyebab speech delay meliputi banyaknya bahasa yang digunakan, faktor ekonomi dan sosial keluarganya, penggunaan gadget, dan faktor genetik. Adapun strategi penanganan yang bisa dilakukan diantaranya menuntun anak untuk berbicara dengan bahasa yang benar dan tepat yang dilakukan berulang kali, memperhatikan kata yang diucapkan anak ketika berbicara, mengoreksi ucapannya jika anak mengalami kekeliruan dalam penyebutan, melakukan stimulasi oral, dan menggunakan metode bercerita sebagai stimulus untuk memancing anak berbicara.

Authors

Publication Details

Journal
Flourishing Journal
Published
2024-11-30
DOI
https://doi.org/10.17977/um070v4i112024p530-538
Primary Topic
Educational Methods and Media Use
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perkembangan Bahasa dan Kemampuan Sosial pada Anak Speech Delay

Amanda Putri Heryanti, Femas Arifin Yahman, Zahra Putri Hermawati, Raissa Dwifandra Putri
Flourishing Journal
Educational Methods and Media Use
article

Perkembangan Bahasa dan Kemampuan Sosial pada Anak Speech Delay

Amanda Putri Heryanti, Femas Arifin Yahman, Zahra Putri Hermawati, Raissa Dwifandra Putri
article en

Abstract

Children with speech delay disorders have difficulty expressing their language orally. This can cause difficulties for children to socialize and adapt to their environment. This research was carried out with the aim of exploring language development and social skills in speech delayed children. Literature review is the method used in writing this article. Based on the results of research conducted, results were obtained which showed that language development in speech delayed children tended to have less than perfect pronunciation of certain words and only responded to stimuli with non-verbal responses. The social skills of children who suffer from speech delays will have difficulty adapting to people in their immediate circle, especially in communicating. Factors that cause speech delay include the number of languages spoken, economic and social factors in the family, use of gadgets, and genetic factors. The handling strategies that can be carried out include guiding the child to speak in correct and appropriate language which is done repeatedly, paying attention to the words the child says when speaking, correcting his speech if the child makes mistakes in pronunciation, carrying out oral stimulation, and using the storytelling method as a stimulus to provoke children to talk. AbstrakAnak dengan gangguan speech delay memiliki kesulitan untuk menyatakan bahasanya secara lisan. Hal tersebut dapat menimbulkan kesulitan yang dialami anak untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya. Dilaksanakannya penelitian ini dengan tujuan untuk mengeksplorasi perkembangan bahasa dan kemampuan sosial pada anak speech delay. Literature review menjadi metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini. Bersumber pada hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa perkembangan bahasa pada anak speech delay cenderung memiliki pengucapan kata-kata tertentu yang kurang sempurna dan hanya merespon stimulus dengan respon non-verbal. Kemampuan sosial pada anak yang mengidap terlambat berbicara akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan orang-orang di lingkup terdekatnya khususnya dalam berkomunikasi. Faktor penyebab speech delay meliputi banyaknya bahasa yang digunakan, faktor ekonomi dan sosial keluarganya, penggunaan gadget, dan faktor genetik. Adapun strategi penanganan yang bisa dilakukan diantaranya menuntun anak untuk berbicara dengan bahasa yang benar dan tepat yang dilakukan berulang kali, memperhatikan kata yang diucapkan anak ketika berbicara, mengoreksi ucapannya jika anak mengalami kekeliruan dalam penyebutan, melakukan stimulasi oral, dan menggunakan metode bercerita sebagai stimulus untuk memancing anak berbicara.

Flourishing JournalVol. 4(11)
Openalex Percentile: Top 50%
Educational Methods and Media Use
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.