Eksplorasi Nilai Moderasi Beragama berdasarkan 2 Petrus 1:5-7 dan Budaya Lokal Lonto Léok
Abstract: Religious moderation is one of the priority programs of the Ministry of Religious Affairs. The method is carried out in order to strengthen religious moderation in Pau Village, Manggarai, namely through the cultivation of local religious and cultural values. The research method used is a qualitative research method. The results of the study stated that the value of religious moderation in 2 Peter 1:5-7 is faith and virtue, knowledge and self-control, perseverance and fear of God, and Love. While the value of religious moderation contained in the local culture of Lonto Léok is mutual respect, tolerance, cooperation, and a deep understanding of religious differences. This tradition can play an important role in building a harmonious religious life, where individuals from different religious backgrounds can coexist with mutual respect and build a better understanding. This is because in the context of religious moderation, the implementation of Lonto Léok can be an event to promote and encourage moderation in religion in Pau Village. Abstrak: Moderasi beragama menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama. Adapun cara dilakukan dalam rangka penguatan moderasi beragama di Kelurahan Pau, Manggarai yakni melalui penanaman nilai keagamaan dan budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menyatakan nilai moderasi beragama dalam 2 Petrus 1:5-7 adalah iman dan kebajikan, pengetahuan dan pengendalian diri, ketekunan dan ketakutan akan Allah serta Kasih. Sedangkan nilai moderasi beragama yang terdapat dalam budaya lokal Lonto Léok adalah saling menghormati, toleransi, kerjasama, dan pemahaman yang mendalam tentang perbedaan agama. Tradisi ini dapat memainkan peran penting dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, di mana individu dari berbagai latar belakang agama dapat hidup berdampingan dengan saling menghormati dan membangun kesepahaman yang lebih baik. Hal ini karena dalam konteks moderasi beragama, pelaksanaan Lonto Léok dapat menjadi ajang untuk mempromosikan dan mendorong sikap moderasi dalam beragama di Kelurahan Pau
Authors
- Marthen L. R. Atok
- Meyrlin Saefatu
Publication Details
- Journal
- LOGON ZOES Jurnal Teologi Sosial dan Budaya
- Published
- 2025-06-17
- DOI
- https://doi.org/10.53827/lz.v8i1.3
- Primary Topic
- Contemporary Christian Leadership and Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00