Tinjauan Teologis: Manifesting Dalam Mencapai Kesuksesan Menurut Markus 11:23-24
Abstract: Success is something that everyone wants to achieve. The definition of success varies according to the individual's point of view, one of which according to Jackie Joyner-Kersee is success when humans have worked hard to become the best version of themselves. The desire to achieve this success drives humans to find a quick way to get it. The manifesting trend emerged to try to answer this need. Humans only need to say their request in themselves every day by assuming that they already have it. This concept is similar to one of the contemporary theologies, namely prosperity theology (name it and claim it) with its verses in Mark 11:23-24. The results of previous studies that said there was a correlation between manifesting and religion are in line with the discovery of a relationship between manifesting and Mark 11:23-24. This study was conducted to determine theologically the relationship between manifesting and Mark 11:23-24 and true success according to the Bible. With qualitative research methods and literature studies, it was found that manifesting has a correlation starting from prayer, believing faith, and the output of its success. Prayer must be carried out to the Lord Jesus with a ready heart and submitting to His holiness. Prayer must be in accordance with God's will and believed with a heart that truly believes. True success will occur in accordance with God's will and when someone does His law/Word in everyday life. Abstrak: Kesuksesan merupakan hal yang ingin dicapai oleh semua orang. Definisi kesuksesan ada bermacam-macam sesuai dengan sudut pandang individu, salah satunya menurut Jackie Joyner-Kersee kesuksesan adalah saat manusia telah bekerja keras sehingga menjadi versi diri yang terbaik. Keinginan untuk mencapai kesuksesan tersebut, mendorong manusia mencari cara cepat untuk mendapatkannya. Tren manifesting muncul untuk berusaha menjawab kebutuhan tersebut. Manusia hanya perlu mengatakan permintaannya dalam diri setiap hari dengan menganggap bahwa ia telah memilikinya. Konsep ini mirip dengan salah satu teologi kontemporer, yaitu teologi kemakmuran (name it and claim it) dengan ayatnya dalam Markus 11:23-24. Hasil penelitian sebelumnya yang mengatakan ada korelasi antara manifesting dengan agama sejalan dengan ditemukannya keterkaitan antara manifesting dengan Markus 11:23-24. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara teologis hubungan manifesting dengan Markus 11:23-24 dan kesuksesan yang benar menurut Alkitab. Dengan metode penelitian kualitatif dan studi Pustaka maka didapati hasil bahwa manifesting memiliki korelasi dimulai dari doa, iman yang percaya, dan output keberhasilannya. Doa harus dilaksanakan kepada Tuhan Yesus dengan hati yang siap dan tunduk kepada kekudusan-Nya. Doa harus sesuai dengan kehendak Tuhan dan diimani dengan hati yang sungguh-sungguh percaya. Keberhasilan yang sejati akan terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan dan apabila seseorang melakukan hukum/Firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Authors
- Andreas Budi Setyobekti (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-0155-952X)
- Kevin William
Publication Details
- Journal
- LOGON ZOES Jurnal Teologi Sosial dan Budaya
- Published
- 2025-06-17
- DOI
- https://doi.org/10.53827/lz.v8i1.2
- Primary Topic
- Contemporary Christian Leadership and Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00