PEMBELAJARAN INQUIRI BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PETA DAN WILAYAH INDONESIA PADA KELAS V

This study focuses on strengthening students' understanding of maps and the geography of Indonesia through a technology-based approach, utilizing a technology-integrated inquiry learning model in Grade V at SD Negeri 198/VI Ulak Makam. The background of this research is the low engagement and motivation to learn among students who were previously taught using conventional methods. This study employs a qualitative Classroom Action Research (CAR) method conducted in three cycles. The learning model integrates local cultural elements and incorporates digital media such as Google Earth, Quizizz, and educational videos into the inquiry learning syntax. The results indicate that the implementation of this model successfully increased students' enthusiasm, active participation, and digital literacy. Students’ ability to understand geographic locations and map elements of Indonesia improved, with the majority achieving learning mastery. The model also allowed students to explore digital representations of their hometowns to support their cultural identity. The study concludes that technology-based inquiry learning is effective in creating relevant, contextual, and interactive learning experiences. ABSTRAKPenelitian ini difokuskan pada upaya memperkuat pemahaman siswa terkait topik peta dan geografi wilayah Indonesia melalui pendekatan berbasis teknologi. dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbasis teknologi di kelas V SD Negeri 198/VI Ulak Makam. Siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional memiliki keterlibatan dan keinginan belajar yang rendah, yang merupakan latar belakang penelitian ini. Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam tiga siklus, adalah metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Model pembelajaran yang digunakan menggunakan pendekatan berbasis budaya lokal dan menggabungkan media digital seperti Google Earth, Quizizz, dan video edukatif dalam sintaks inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa, keterlibatan aktif, dan literasi digital. Kemampuan siswa untuk memahami lokasi geografis dan elemen peta Indonesia meningkat, dan sebagian besar siswa mencapai ketuntasan belajar. Model ini juga mengeksplorasi digital daerah asal masing-masing siswa untuk mendukung identitas budaya mereka. Studi ini menemukan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis teknologi efektif untuk membuat pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan interaktif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Published
2025-06-18
DOI
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5375
Primary Topic
STEM Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PEMBELAJARAN INQUIRI BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PETA DAN WILAYAH INDONESIA PADA KELAS V

Kms. Muhammad Amin Fauzi, Muhammad Reza Yogaswara
SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
STEM Education
article

PEMBELAJARAN INQUIRI BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PETA DAN WILAYAH INDONESIA PADA KELAS V

Kms. Muhammad Amin Fauzi, Muhammad Reza Yogaswara
article en

Abstract

This study focuses on strengthening students' understanding of maps and the geography of Indonesia through a technology-based approach, utilizing a technology-integrated inquiry learning model in Grade V at SD Negeri 198/VI Ulak Makam. The background of this research is the low engagement and motivation to learn among students who were previously taught using conventional methods. This study employs a qualitative Classroom Action Research (CAR) method conducted in three cycles. The learning model integrates local cultural elements and incorporates digital media such as Google Earth, Quizizz, and educational videos into the inquiry learning syntax. The results indicate that the implementation of this model successfully increased students' enthusiasm, active participation, and digital literacy. Students’ ability to understand geographic locations and map elements of Indonesia improved, with the majority achieving learning mastery. The model also allowed students to explore digital representations of their hometowns to support their cultural identity. The study concludes that technology-based inquiry learning is effective in creating relevant, contextual, and interactive learning experiences. ABSTRAKPenelitian ini difokuskan pada upaya memperkuat pemahaman siswa terkait topik peta dan geografi wilayah Indonesia melalui pendekatan berbasis teknologi. dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbasis teknologi di kelas V SD Negeri 198/VI Ulak Makam. Siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional memiliki keterlibatan dan keinginan belajar yang rendah, yang merupakan latar belakang penelitian ini. Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam tiga siklus, adalah metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Model pembelajaran yang digunakan menggunakan pendekatan berbasis budaya lokal dan menggabungkan media digital seperti Google Earth, Quizizz, dan video edukatif dalam sintaks inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa, keterlibatan aktif, dan literasi digital. Kemampuan siswa untuk memahami lokasi geografis dan elemen peta Indonesia meningkat, dan sebagian besar siswa mencapai ketuntasan belajar. Model ini juga mengeksplorasi digital daerah asal masing-masing siswa untuk mendukung identitas budaya mereka. Studi ini menemukan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis teknologi efektif untuk membuat pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan interaktif.

SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPSVol. 5(2)
Indonesia Open University (ID)
Openalex Percentile: Top 85%
STEM Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.