Pengaruh membaca qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja

Background: Adolescence is a time of important development marked by physical, psychological, and social role changes expected by society that require the ability to respond emotionally proficiently. Emotional intelligence encompasses the ability to know, understand, and regulate one's own emotions, as well as the emotions of others. Purpose: To determine the impact or influence of reading the Qur'an on emotional intelligence in adolescents. Method: A quantitative approach with a causal research system and simple random sampling techniques. The sample consisted of 93 students aged 17 to 24 years. Data collected through questionnaires and then analyzed through the Chi-Square test with the help of SPSS statistical software data processing application version 22. Results: The results of the analysis revealed a statistically significant correlation between the frequency of reading the Qur'an and the ability to control daily emotions (p = 0.013 <0.05). Respondents who read the Qur'an more often showed a better level of emotional intelligence, especially regarding emotional control. Conclusion: This study supports the statement that reading the Qur'an can function as a mechanism that can improve adolescent emotional intelligence. This activity contributes to the cultivation of inner peace, reduces stress, and fosters empathy and self-awareness. Consequently, the influence of reading the Qur'an into adolescent routines is considered important for character development and mental health development. Keywords: Adolescent; Emotional Intelligence; Reading the Qur’an. Pendahuluan: Masa remaja merupakan masa terjadinya perkembangan penting yang ditandai dengan perubahan secara fisik, psikologis, dan peran sosial yang diharapkan oleh masyarakat yang memerlukan kemampuan dalam respons emosional yang mahir. Kecerdasan emosional mencangkum kemampuan untuk mengetahui, memahami, dan mengatur emosi diri sendiri, serta emosi orang lain. Tujuan: Untuk mengetahui dampak atau pengaruh membaca Qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan sistem penelitian kausal dan teknik pengambilan simple random samling. Sampel terdiri dari 93 mahasiswa berusia antara 17 hingga 24 tahun. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan kemudian dianalisis melalui uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi olah data softwere SPSS statistic versi 22. Hasil: Hasil analisis mengungkapkan korelasi yang signifikan secara statistik antara frekuensi membaca Qur’an dan kemampuan mengontrol emosi sehari-hari (p = 0.013 <0.05). Responden yang lebih sering membaca Qur’an menunjukkan tingkat kecerdasan emosional yang lebih baik, terutama mengenai kontrol emosional. Simpulan: Penelitian ini mendukung pernyataan bahwa membaca Qur’an dapat berfungsi sebagai mekanisme yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional remaja. Kegiatan ini berkontribusi pada penanaman kedamaian batin, mengurangi stres, dan menumbuhkan empati dan kesadaran diri. Akibatnya, pengaruh membaca Qur’an ke dalam rutinitas remaja dianggap penting untuk pengembangan karakter dan pembinaan kesehatan mental. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional; Membaca Qur’an; Remaja.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JOURNAL OF Mental Health Concerns
Published
2025-04-01
DOI
https://doi.org/10.56922/mhc.v4i1.1022
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh membaca qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja

Khadijah Uchy Khadijah, Fita Nur Fita Afifatur Rosyidah
JOURNAL OF Mental Health Concerns
Education and Character Development
article

Pengaruh membaca qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja

Khadijah Uchy Khadijah, Fita Nur Fita Afifatur Rosyidah
article en

Abstract

Background: Adolescence is a time of important development marked by physical, psychological, and social role changes expected by society that require the ability to respond emotionally proficiently. Emotional intelligence encompasses the ability to know, understand, and regulate one's own emotions, as well as the emotions of others. Purpose: To determine the impact or influence of reading the Qur'an on emotional intelligence in adolescents. Method: A quantitative approach with a causal research system and simple random sampling techniques. The sample consisted of 93 students aged 17 to 24 years. Data collected through questionnaires and then analyzed through the Chi-Square test with the help of SPSS statistical software data processing application version 22. Results: The results of the analysis revealed a statistically significant correlation between the frequency of reading the Qur'an and the ability to control daily emotions (p = 0.013 <0.05). Respondents who read the Qur'an more often showed a better level of emotional intelligence, especially regarding emotional control. Conclusion: This study supports the statement that reading the Qur'an can function as a mechanism that can improve adolescent emotional intelligence. This activity contributes to the cultivation of inner peace, reduces stress, and fosters empathy and self-awareness. Consequently, the influence of reading the Qur'an into adolescent routines is considered important for character development and mental health development. Keywords: Adolescent; Emotional Intelligence; Reading the Qur’an. Pendahuluan: Masa remaja merupakan masa terjadinya perkembangan penting yang ditandai dengan perubahan secara fisik, psikologis, dan peran sosial yang diharapkan oleh masyarakat yang memerlukan kemampuan dalam respons emosional yang mahir. Kecerdasan emosional mencangkum kemampuan untuk mengetahui, memahami, dan mengatur emosi diri sendiri, serta emosi orang lain. Tujuan: Untuk mengetahui dampak atau pengaruh membaca Qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan sistem penelitian kausal dan teknik pengambilan simple random samling. Sampel terdiri dari 93 mahasiswa berusia antara 17 hingga 24 tahun. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan kemudian dianalisis melalui uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi olah data softwere SPSS statistic versi 22. Hasil: Hasil analisis mengungkapkan korelasi yang signifikan secara statistik antara frekuensi membaca Qur’an dan kemampuan mengontrol emosi sehari-hari (p = 0.013 <0.05). Responden yang lebih sering membaca Qur’an menunjukkan tingkat kecerdasan emosional yang lebih baik, terutama mengenai kontrol emosional. Simpulan: Penelitian ini mendukung pernyataan bahwa membaca Qur’an dapat berfungsi sebagai mekanisme yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional remaja. Kegiatan ini berkontribusi pada penanaman kedamaian batin, mengurangi stres, dan menumbuhkan empati dan kesadaran diri. Akibatnya, pengaruh membaca Qur’an ke dalam rutinitas remaja dianggap penting untuk pengembangan karakter dan pembinaan kesehatan mental. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional; Membaca Qur’an; Remaja.

JOURNAL OF Mental Health ConcernsVol. 4(1)
UIN Sunan Ampel Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 85%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.