Analisis FMEA Mengurangi Potensi Kegagalan Produksi dan Penerapan Metode 5S di F&B Manufacturing
ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of implementing the 5S method in reducing potential production failures based on Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) findings at PT Niu, a company that manufactures Jelly Fruit Pouch products. Observations revealed a decline in the Quality Ratio to an average of 89.69%, caused by issues such as blunt cutting blades, faulty sensors, and inadequate machine maintenance. The FMEA analysis identified the highest Risk Priority Number (RPN) of 270 associated with improperly sealed packaging. The 5S method (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) was applied as a preventive approach to improve workplace conditions and reduce product defects. The 5S evaluation indicated that Seiri and Seiso aspects need special attention to improve cleanliness and order in the work area. In conclusion, integrating FMEA and 5S proves effective in minimizing process failures and improving both product quality and production efficiency. Keyword : Quality of Product, FMEA, 5S Method INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode 5S dalam mengurangi potensi kegagalan produksi berdasarkan temuan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT Niu yang memproduksi Jelly Fruit Pouch. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penurunan nilai Quality Ratio hingga rata-rata 89,69% disebabkan oleh berbagai permasalahan dalam proses produksi, seperti kondisi pisau pemotong yang tumpul, sensor yang bermasalah, serta kurangnya perawatan mesin. Melalui analisis FMEA, ditemukan bahwa mode kegagalan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah kemasan yang tidak tertutup rapat dengan nilai 270. Penerapan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) digunakan sebagai pendekatan preventif untuk memperbaiki kondisi lingkungan kerja dan mengurangi kerusakan produk. Evaluasi 5S menunjukkan bahwa aspek Seiri dan Seiso memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan kebersihan dan ketertiban area kerja. Kesimpulannya, integrasi FMEA dan 5S terbukti efektif dalam meminimalkan kegagalan proses serta meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Kata kunci : Kualitas Produk, FMEA, Metode 5S
Authors
- Sita Kurniaty
- Ade Irpan Sabilah
- Puji Rahayu
Publication Details
- Journal
- Jurnal Rekavasi
- Published
- 2025-05-15
- DOI
- https://doi.org/10.34151/rekavasi.v13i1.5176
- Primary Topic
- Management and Optimization Techniques
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00