Kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali)

Regional taxes play a pivotal role in enhancing Local Own-Source Revenue (PAD), which serves as a fundamental pillar for financing development and delivering public services at the regional level. This study aims to evaluate the performance of the Revenue Management Division within the Regional Revenue Agency (Bapenda) of Bali Province in managing four types of provincial taxes: Motor Vehicle Tax (PKB), Motor Vehicle Title Transfer Fee (BBNKB), Fuel Tax (PBBKB), Surface Water Tax (PAP), and Cigarette Tax. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, documentation, and field observations. The analysis reveals that the division's performance is relatively effective based on indicators such as quality, quantity, timeliness, and inter- agency collaboration. The adoption of digital-based services like e-Samsat, electronic reporting systems, and institutional synergy has contributed significantly to the increase in PAD. Nevertheless, several challenges persist, including low taxpayer awareness in remote areas, technological limitations, and suboptimal handling of tax arrears. Through intensification and extensification strategies, data improvement, and persuasive as well as collaborative approaches, the division has successfully supported the achievement of sustainable regional fiscal independence. Abstrak : Pajak daerah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang merupakan fondasi utama dalam membiayai pembangunan serta penyediaan layanan publik di tingkat daerah. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali dalam mengelola empat jenis pajak provinsi, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil analisis mengindikasikan bahwa kinerja bidang tersebut tergolong cukup optimal berdasarkan indikator kualitas, kuantitas, efisiensi waktu, dan kerja sama antar pihak. Pemanfaatan layanan berbasis digital seperti e-Samsat, sistem pelaporan elektronik, serta sinergi antarinstansi berkontribusi terhadap peningkatan capaian PAD. Meski demikian, tantangan masih dihadapi, antara lain rendahnya kesadaran wajib pajak di wilayah terpencil, keterbatasan teknologi, dan penanganan piutang pajak yang belum maksimal. Melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi, penyempurnaan data, serta pendekatan persuasif dan kolaboratif, kinerja unit ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian kemandirian fiskal daerah secara berkelanjutan. Kata Kunci : Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kinerja Organisasi, Bapenda Provinsi Bali, Efektivitas Pemungutan, Inovasi Pelayanan Pajak

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Ethics and Law Journal Business and Notary
Published
2025-06-11
DOI
https://doi.org/10.61292/eljbn.269
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali)

I Dewa Ayu Putri Wirantari, I Dewa Gd. Irdyana Detha Anjana
1 links
Ethics and Law Journal Business and Notary
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali)

I Dewa Ayu Putri Wirantari, I Dewa Gd. Irdyana Detha Anjana
article en

Abstract

Regional taxes play a pivotal role in enhancing Local Own-Source Revenue (PAD), which serves as a fundamental pillar for financing development and delivering public services at the regional level. This study aims to evaluate the performance of the Revenue Management Division within the Regional Revenue Agency (Bapenda) of Bali Province in managing four types of provincial taxes: Motor Vehicle Tax (PKB), Motor Vehicle Title Transfer Fee (BBNKB), Fuel Tax (PBBKB), Surface Water Tax (PAP), and Cigarette Tax. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, documentation, and field observations. The analysis reveals that the division's performance is relatively effective based on indicators such as quality, quantity, timeliness, and inter- agency collaboration. The adoption of digital-based services like e-Samsat, electronic reporting systems, and institutional synergy has contributed significantly to the increase in PAD. Nevertheless, several challenges persist, including low taxpayer awareness in remote areas, technological limitations, and suboptimal handling of tax arrears. Through intensification and extensification strategies, data improvement, and persuasive as well as collaborative approaches, the division has successfully supported the achievement of sustainable regional fiscal independence. Abstrak : Pajak daerah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang merupakan fondasi utama dalam membiayai pembangunan serta penyediaan layanan publik di tingkat daerah. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali dalam mengelola empat jenis pajak provinsi, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil analisis mengindikasikan bahwa kinerja bidang tersebut tergolong cukup optimal berdasarkan indikator kualitas, kuantitas, efisiensi waktu, dan kerja sama antar pihak. Pemanfaatan layanan berbasis digital seperti e-Samsat, sistem pelaporan elektronik, serta sinergi antarinstansi berkontribusi terhadap peningkatan capaian PAD. Meski demikian, tantangan masih dihadapi, antara lain rendahnya kesadaran wajib pajak di wilayah terpencil, keterbatasan teknologi, dan penanganan piutang pajak yang belum maksimal. Melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi, penyempurnaan data, serta pendekatan persuasif dan kolaboratif, kinerja unit ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian kemandirian fiskal daerah secara berkelanjutan. Kata Kunci : Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kinerja Organisasi, Bapenda Provinsi Bali, Efektivitas Pemungutan, Inovasi Pelayanan Pajak

Ethics and Law Journal Business and Notary
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 81%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.