Strategi Peningkatan Kualitas Produk Ayam Geprek Rumah Makan Geprek Samsi Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat

The sales of geprek chicken at Geprek Samsi Restaurant have remained stagnant since its establishment in 2018, with an average of 50 portions sold per day. The owner aims to increase sales to 100 portions per day. One of the main challenges in increasing sales is the high level of competition, with many food stalls and restaurants offering similar geprek chicken menus. This research aims to identify important attributes for consumers, determine the level of importance and consumer satisfaction with the quality of geprek chicken, and formulate strategies to improve product quality at Geprek Samsi Restaurant. The research method used is Quality Function Deployment (QFD) to analyze the most important product attributes for consumers. The analysis results show that the most important attributes are the taste of geprek chicken (4.58), the quality of menu components (4.53), meat texture (4.16), and portion size (4.08). Meanwhile, consumer satisfaction highlights that sambal variation, presentation appearance, and menu pricing are the main aspects to improve, with the highest improvement ratios being 1.35 for sambal variation, 1.30 for presentation, and 1.28 for menu price. The proposed quality improvement strategies include developing sambal variations by introducing new sambal types such as green chili sambal, shrimp paste sambal, and sambal matah. Furthermore, enhancing presentation consistency and aesthetics of the menu components is recommended. Price adjustments should also be considered to make the menu more competitive. From a technical perspective, the focus is on the process of crushing crispy chicken, frying the chicken, as well as sambal preparation and presentation, which are deemed to significantly impact product quality improvement. Keywords : Geprek chicken, Quality Function Deployment (QFD), Consumer satisfaction, Product quality improvement. Penjualan ayam geprek di Rumah Makan Geprek Samsi telah stagnan sejak berdiri pada tahun 2018, dengan rata-rata penjualan sekitar 50 porsi per hari. Pemilik ingin meningkatkan penjualan hingga mencapai 100 porsi per hari. Salah satu tantangan utama dalam meningkatkan penjualan adalah tingginya tingkat persaingan dengan banyaknya warung dan rumah makan yang juga menawarkan menu ayam geprek atau makanan serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut yang penting bagi konsumen, menentukan tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap kualitas menu ayam geprek, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas produk di Rumah Makan Geprek Samsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menganalisis atribut produk yang paling penting bagi konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut dengan tingkat kepentingan tertinggi adalah cita rasa ayam geprek (4,58), kualitas komponen menu (4,53), tekstur daging (4,16), dan porsi menu (4,08). Sementara itu, kepuasan konsumen menunjukkan bahwa variasi sambal, tampilan penyajian, dan harga menu menjadi aspek utama yang perlu ditingkatkan, dengan rasio perbaikan tertinggi, yakni 1,35 untuk variasi sambal, 1,30 untuk tampilan sajian, dan 1,28 untuk harga menu. Strategi peningkatan kualitas yang diusulkan meliputi pengembangan variasi sambal dengan menambahkan jenis sambal baru seperti sambal cabai hijau, sambal terasi, dan sambal matah. Selain itu, peningkatan tampilan penyajian dan penataan komponen menu agar lebih konsisten dan estetis juga disarankan. Penyesuaian harga menu menjadi salah satu strategi lain yang perlu dipertimbangkan agar lebih kompetitif. Dari sisi teknis, fokus utama adalah pada penggeprekan ayam krispi, penggorengan ayam, serta penyajian dan pengulekan sambal, yang dinilai memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas produk. Kata kunci : Ayam geprek, Quality Function Deployment (QFD), Kepuasan konsumen, Peningkatan kualitas produk.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI
Published
2025-03-26
DOI
https://doi.org/10.24843/jrma.2025.v13.i01.p08
Primary Topic
Agriculture and Agroindustry Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Peningkatan Kualitas Produk Ayam Geprek Rumah Makan Geprek Samsi Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat

Muhammad Ilham Safari, Dewa Ayu Anom Yuarini, Bambang Admadi Harsojuwono
1 links
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI
Agriculture and Agroindustry Studies
article

Strategi Peningkatan Kualitas Produk Ayam Geprek Rumah Makan Geprek Samsi Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat

Muhammad Ilham Safari, Dewa Ayu Anom Yuarini, Bambang Admadi Harsojuwono
article en

Abstract

The sales of geprek chicken at Geprek Samsi Restaurant have remained stagnant since its establishment in 2018, with an average of 50 portions sold per day. The owner aims to increase sales to 100 portions per day. One of the main challenges in increasing sales is the high level of competition, with many food stalls and restaurants offering similar geprek chicken menus. This research aims to identify important attributes for consumers, determine the level of importance and consumer satisfaction with the quality of geprek chicken, and formulate strategies to improve product quality at Geprek Samsi Restaurant. The research method used is Quality Function Deployment (QFD) to analyze the most important product attributes for consumers. The analysis results show that the most important attributes are the taste of geprek chicken (4.58), the quality of menu components (4.53), meat texture (4.16), and portion size (4.08). Meanwhile, consumer satisfaction highlights that sambal variation, presentation appearance, and menu pricing are the main aspects to improve, with the highest improvement ratios being 1.35 for sambal variation, 1.30 for presentation, and 1.28 for menu price. The proposed quality improvement strategies include developing sambal variations by introducing new sambal types such as green chili sambal, shrimp paste sambal, and sambal matah. Furthermore, enhancing presentation consistency and aesthetics of the menu components is recommended. Price adjustments should also be considered to make the menu more competitive. From a technical perspective, the focus is on the process of crushing crispy chicken, frying the chicken, as well as sambal preparation and presentation, which are deemed to significantly impact product quality improvement. Keywords : Geprek chicken, Quality Function Deployment (QFD), Consumer satisfaction, Product quality improvement. Penjualan ayam geprek di Rumah Makan Geprek Samsi telah stagnan sejak berdiri pada tahun 2018, dengan rata-rata penjualan sekitar 50 porsi per hari. Pemilik ingin meningkatkan penjualan hingga mencapai 100 porsi per hari. Salah satu tantangan utama dalam meningkatkan penjualan adalah tingginya tingkat persaingan dengan banyaknya warung dan rumah makan yang juga menawarkan menu ayam geprek atau makanan serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut yang penting bagi konsumen, menentukan tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap kualitas menu ayam geprek, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas produk di Rumah Makan Geprek Samsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menganalisis atribut produk yang paling penting bagi konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut dengan tingkat kepentingan tertinggi adalah cita rasa ayam geprek (4,58), kualitas komponen menu (4,53), tekstur daging (4,16), dan porsi menu (4,08). Sementara itu, kepuasan konsumen menunjukkan bahwa variasi sambal, tampilan penyajian, dan harga menu menjadi aspek utama yang perlu ditingkatkan, dengan rasio perbaikan tertinggi, yakni 1,35 untuk variasi sambal, 1,30 untuk tampilan sajian, dan 1,28 untuk harga menu. Strategi peningkatan kualitas yang diusulkan meliputi pengembangan variasi sambal dengan menambahkan jenis sambal baru seperti sambal cabai hijau, sambal terasi, dan sambal matah. Selain itu, peningkatan tampilan penyajian dan penataan komponen menu agar lebih konsisten dan estetis juga disarankan. Penyesuaian harga menu menjadi salah satu strategi lain yang perlu dipertimbangkan agar lebih kompetitif. Dari sisi teknis, fokus utama adalah pada penggeprekan ayam krispi, penggorengan ayam, serta penyajian dan pengulekan sambal, yang dinilai memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas produk. Kata kunci : Ayam geprek, Quality Function Deployment (QFD), Kepuasan konsumen, Peningkatan kualitas produk.

JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRIVol. 13(1)
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 81%
Agriculture and Agroindustry Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.