Sosialisasi dan Percepatan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Grogolan, Boyolali

Stunting is one of the threats to human quality and is also considered a threat to the competitiveness of a nation. This community service aims to socialize the understanding of stunting and apply this understanding in the form of Providing Additional Food (PMT) to toddlers who are classified as and at risk of stunting. The method used in this activity is a combination approach of community education methods and diffusion of science and technology. After the socialization, 80% of respondents understood stunting well, 66.67% of respondents understood PMT well, and 60% of respondents understood the techniques of processing food ingredients to be used as additional food products or complementary foods for toddlers well. In the end, in general, the program from the UNNES GIAT 6 KKN team ran smoothly and successfully, as evidenced by the positive responses of the participants. Abstrak. Stunting menjadi salah satu ancaman terhadap kualitas manusia dan juga dianggap sebagai ancaman terhadap kemampuan daya saing suatu bangsa.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikn pemahaman terhadap stunting dan mengaplikasikan pemahaman tersebut dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang tergolong dan berisiko stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kombinasi dari metode pendidikan masyarakat dan difusi IPTEKS. Setelah dilakukan sosialisasi, 80% responden telah memahami stunting dengan baik, 66,67% responden memahami PMT dengan baik, dan 60% responden memahami teknik pengolahan bahan makanan untuk dijadikan produk makanan tambahan atau makanan pendamping bagi balita dengan baik. Pada akhirnya, secara umum program dari tim KKN UNNES GIAT 6 berjalan dengan lancar dan sukses yang dibuktikan dari respon positif peserta.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published
2025-05-01
DOI
https://doi.org/10.22437/jupema.v4i1.37854
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Sosialisasi dan Percepatan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Grogolan, Boyolali

Rizki Nor Amelia, Tri Prasetyo Adam Kurniawan, Muhammad Saleh, Evi Indah Kusuma Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Public Health and Nutrition
article

Sosialisasi dan Percepatan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Grogolan, Boyolali

Rizki Nor Amelia, Tri Prasetyo Adam Kurniawan, Muhammad Saleh, Evi Indah Kusuma Dewi
article en

Abstract

Stunting is one of the threats to human quality and is also considered a threat to the competitiveness of a nation. This community service aims to socialize the understanding of stunting and apply this understanding in the form of Providing Additional Food (PMT) to toddlers who are classified as and at risk of stunting. The method used in this activity is a combination approach of community education methods and diffusion of science and technology. After the socialization, 80% of respondents understood stunting well, 66.67% of respondents understood PMT well, and 60% of respondents understood the techniques of processing food ingredients to be used as additional food products or complementary foods for toddlers well. In the end, in general, the program from the UNNES GIAT 6 KKN team ran smoothly and successfully, as evidenced by the positive responses of the participants. Abstrak. Stunting menjadi salah satu ancaman terhadap kualitas manusia dan juga dianggap sebagai ancaman terhadap kemampuan daya saing suatu bangsa.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikn pemahaman terhadap stunting dan mengaplikasikan pemahaman tersebut dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang tergolong dan berisiko stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kombinasi dari metode pendidikan masyarakat dan difusi IPTEKS. Setelah dilakukan sosialisasi, 80% responden telah memahami stunting dengan baik, 66,67% responden memahami PMT dengan baik, dan 60% responden memahami teknik pengolahan bahan makanan untuk dijadikan produk makanan tambahan atau makanan pendamping bagi balita dengan baik. Pada akhirnya, secara umum program dari tim KKN UNNES GIAT 6 berjalan dengan lancar dan sukses yang dibuktikan dari respon positif peserta.

Jurnal Pengabdian MasyarakatVol. 4(1)
State University of Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 81%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Sosialisasi dan Percepatan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Grogolan, Boyolali — Rizki Nor Amelia, Tri Prasetyo Adam Kurniawan, et al. · Jurnal Pengabdian Masyarakat (2025) | TGRS Research Map | TGRS