ANALISIS MAKNA UNGKAPAN FAMOTU ONO NIHALÖ (NASIHAT KEPADA PENGANTIN PEREMPUAN) PADA PESTA PERNIKAHAN ADAT NIAS

This study aims to describe the meaning and expressions that contain affective meaning and figurative meaning in famotu ono nihalö (advice to the bride) at a traditional Nias wedding in Hilimbuasi village, Lolofitu Moi sub-district, West Nias Regency. This research uses qualitative research with a descriptive approach. In this study, researchers used supporting research instruments, such as cellphones to take documentation and record interviews with mothers who carry out famotu ono nihalö (advice to the bride). The data analysis method used includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the research, it can be concluded that the meaning of the expression famotu ono nihalo (advice to the bride) is not just advice, but also a cultural inheritance, encouragement, and guidance to live a meaningful married life for the Nias community. The meaning of this advice reflects the complexity and depth of cultural values upheld in the daily lives of Nias people. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan ungkapan yang mengandung makna afektif dan makna kiasan dalam famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan) pada pesta pernikahan adat Nias di desa Hilimbuasi Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen penelitian pendukung, seperti handphone untuk mengambil dokumentasi dan merekam hasil wawancara dengan para ibu yang melaksanakan famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan). Metode analisis data yang digunakan meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa makna ungkapan famotu ono nihalo (nasihat kepada pengantin perempuan) bukan hanya sekedar nasihat, tetapi juga merupakan pewarisan budaya, penyemangat, dan panduan untuk menjalani kehidupan pernikahan yang berarti bagi masyarakat Nias. Makna nasihat ini mencerminkan kompleksitas dan kedalaman nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Nias.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kata Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Published
2024-09-01
DOI
https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.133
Primary Topic
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS MAKNA UNGKAPAN FAMOTU ONO NIHALÖ (NASIHAT KEPADA PENGANTIN PEREMPUAN) PADA PESTA PERNIKAHAN ADAT NIAS

Noibe Halawa, Mastawati Ndruru, Arozatulo Bawamenewi, Margareta Meiwati Laia
Jurnal Kata Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Food Security and Socioeconomic Dynamics
article

ANALISIS MAKNA UNGKAPAN FAMOTU ONO NIHALÖ (NASIHAT KEPADA PENGANTIN PEREMPUAN) PADA PESTA PERNIKAHAN ADAT NIAS

Noibe Halawa, Mastawati Ndruru, Arozatulo Bawamenewi, Margareta Meiwati Laia
article en

Abstract

This study aims to describe the meaning and expressions that contain affective meaning and figurative meaning in famotu ono nihalö (advice to the bride) at a traditional Nias wedding in Hilimbuasi village, Lolofitu Moi sub-district, West Nias Regency. This research uses qualitative research with a descriptive approach. In this study, researchers used supporting research instruments, such as cellphones to take documentation and record interviews with mothers who carry out famotu ono nihalö (advice to the bride). The data analysis method used includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the research, it can be concluded that the meaning of the expression famotu ono nihalo (advice to the bride) is not just advice, but also a cultural inheritance, encouragement, and guidance to live a meaningful married life for the Nias community. The meaning of this advice reflects the complexity and depth of cultural values upheld in the daily lives of Nias people. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan ungkapan yang mengandung makna afektif dan makna kiasan dalam famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan) pada pesta pernikahan adat Nias di desa Hilimbuasi Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen penelitian pendukung, seperti handphone untuk mengambil dokumentasi dan merekam hasil wawancara dengan para ibu yang melaksanakan famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan). Metode analisis data yang digunakan meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa makna ungkapan famotu ono nihalo (nasihat kepada pengantin perempuan) bukan hanya sekedar nasihat, tetapi juga merupakan pewarisan budaya, penyemangat, dan panduan untuk menjalani kehidupan pernikahan yang berarti bagi masyarakat Nias. Makna nasihat ini mencerminkan kompleksitas dan kedalaman nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Nias.

Jurnal Kata Bahasa Sastra dan PembelajarannyaVol. 12(2)
University of Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 45%
Food Security and Socioeconomic Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.