ANALISIS NILAI BUDAYA TARI FARITIA HALU DI UPTD SMP NEGERI 1 ULU MORO’O

The purpose of this research is to analyze what is contained in Faritia Halu dance related to the cultural values of human relations with God, cultural values of human relations with nature, cultural values of human relations with society, cultural values of human relations with themselves, and to find out the development process of Faritia Halu dance on the island of Nias. The method used in this research is qualitative research with an ethnographic approach. To analyze the data there are three stages, namely reduction, presentation of data and conclusions. While the results and discussion in this study obtained the cultural value of human relations with God, faritia halu dance is not just a routine activity carried out during the harvest but faritia halu dance has religious elements. Cultural values of human relations with society, including: social care, togetherness, mutual cooperation, and hard work. The cultural value of human relations with themselves, faritia halu dance teaches them to themselves to remain grateful, and live by prioritizing honesty and responsibility. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengalisis apa saja yang terkandung di dalam tari faritia halu yang berkaitan dengan nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, nilai budaya hubungan manusia dengan alam, nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat, nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri, serta untuk mengetahui proses perkembangan tari Faritia Halu di pulau Nias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk menganalisis data ada tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Sementara hasil dan pembahasan dalam penelitian ini di dapat nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, tari faritia halu bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas yang dilakukan ketika panen akan tetapi tari faritia halu terdapat unsur keagamaan. Nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat, meliputi: peduli sosial, kebersamaan, gotong-royong, dan kerja keras. Nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri, tari faritia halu ini mengajarnya kepada diri sendri untuk tetap mengucap syukur, dan hidup dengan mengutamakan kejujuran serta tanggung jawab.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kata Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Published
2024-09-04
DOI
https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.138
Primary Topic
Agriculture and Agroindustry Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS NILAI BUDAYA TARI FARITIA HALU DI UPTD SMP NEGERI 1 ULU MORO’O

Lestari Waruwu, Mastawati Ndruru, Arozatulo Bawamenewi, Niksapta Debora Waruwu
Jurnal Kata Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Agriculture and Agroindustry Studies
article

ANALISIS NILAI BUDAYA TARI FARITIA HALU DI UPTD SMP NEGERI 1 ULU MORO’O

Lestari Waruwu, Mastawati Ndruru, Arozatulo Bawamenewi, Niksapta Debora Waruwu
article en

Abstract

The purpose of this research is to analyze what is contained in Faritia Halu dance related to the cultural values of human relations with God, cultural values of human relations with nature, cultural values of human relations with society, cultural values of human relations with themselves, and to find out the development process of Faritia Halu dance on the island of Nias. The method used in this research is qualitative research with an ethnographic approach. To analyze the data there are three stages, namely reduction, presentation of data and conclusions. While the results and discussion in this study obtained the cultural value of human relations with God, faritia halu dance is not just a routine activity carried out during the harvest but faritia halu dance has religious elements. Cultural values of human relations with society, including: social care, togetherness, mutual cooperation, and hard work. The cultural value of human relations with themselves, faritia halu dance teaches them to themselves to remain grateful, and live by prioritizing honesty and responsibility. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengalisis apa saja yang terkandung di dalam tari faritia halu yang berkaitan dengan nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, nilai budaya hubungan manusia dengan alam, nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat, nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri, serta untuk mengetahui proses perkembangan tari Faritia Halu di pulau Nias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk menganalisis data ada tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Sementara hasil dan pembahasan dalam penelitian ini di dapat nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, tari faritia halu bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas yang dilakukan ketika panen akan tetapi tari faritia halu terdapat unsur keagamaan. Nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat, meliputi: peduli sosial, kebersamaan, gotong-royong, dan kerja keras. Nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri, tari faritia halu ini mengajarnya kepada diri sendri untuk tetap mengucap syukur, dan hidup dengan mengutamakan kejujuran serta tanggung jawab.

Jurnal Kata Bahasa Sastra dan PembelajarannyaVol. 12(2)
University of Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 45%
Agriculture and Agroindustry Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.