Pemetaan Kerawanan dan Penentuan Prioritas Penanganan Penyakit Tuberkulosis Paru di Kota Padang

ABSTRACT Pulmonary Tuberculosis (TB) is the leading cause of death in the world caused by a single infectious agent in 2023 with an estimated 10.8 million people infected. In Indonesia, the prevalence of TB cases is 0.30%, with 821,200 cases in 2023. West Sumatra is one of the provinces in Indonesia with a TB prevalence of 0.29%. Padang City is the city with the highest number of TB cases in West Sumatra Province, with 3,093 cases in 2023. This study aims to map the level of TB vulnerability in Padang City to determine the priority of TB treatment. This study is an ecological study conducted using a quantitative descriptive method with the application of Geographic Information Systems (GIS). The results of the study illustrate that there are 2 sub-districts with very high levels of vulnerability and 5 sub-districts with high levels of vulnerability which are the main priorities in handling TB disease in Padang City. The government is expected to invite the community to handle TB and improve existing programs. Keywords: Pulmonary Tuberculosis, Altitude, Population Density, Healthy Homes, GIS ABSTRAK Tuberkulosis Paru (TB) menjadi penyebab kematian utama di dunia yang disebabkan oleh satu agen infeksius pada tahun 2023 dengan perkiraan 10,8 juta orang terjangkit TB. Di Indonesia, prevalensi kasus TB sebesar 0,30%, dengan 821.200 kasus di tahun 2023. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan prevalensi TB sebesar 0,29%. Kota Padang menjadi kota dengan jumlah kasus TB tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, dengan jumlah kasus sebesar 3.093 pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan tingkat kerawanan TB di Kota Padang dalam rangka penentuan prioritas penanganan TB. Penelitian ini merupakan studi ekologi yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat 2 kecamatan dengan tingkat kerawanan sangat tinggi dan 5 kecamatan dengan tingkat kerawanan tinggi yang menjadi prioritas utama dalam penanganan penyakit TB di Kota Padang. Pemerintah diharapkan dapat mengajak masyarakat dalam penanganan TB serta membenahi program-program yang sudah ada. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Ketinggian Wilayah, Kepadatan Penduduk, Rumah Sehat, SIG

Authors

Publication Details

Journal
Malahayati Nursing Journal
Published
2025-05-01
DOI
https://doi.org/10.33024/mnj.v7i5.19945
Primary Topic
COVID-19 Prevention and Impact
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemetaan Kerawanan dan Penentuan Prioritas Penanganan Penyakit Tuberkulosis Paru di Kota Padang

Citta Zahra Primalia, Budi Hartono, Hafshah Farah Fadhilah, Fadilah Habibul Hamda
Malahayati Nursing Journal
COVID-19 Prevention and Impact
article

Pemetaan Kerawanan dan Penentuan Prioritas Penanganan Penyakit Tuberkulosis Paru di Kota Padang

Citta Zahra Primalia, Budi Hartono, Hafshah Farah Fadhilah, Fadilah Habibul Hamda
article en

Abstract

ABSTRACT Pulmonary Tuberculosis (TB) is the leading cause of death in the world caused by a single infectious agent in 2023 with an estimated 10.8 million people infected. In Indonesia, the prevalence of TB cases is 0.30%, with 821,200 cases in 2023. West Sumatra is one of the provinces in Indonesia with a TB prevalence of 0.29%. Padang City is the city with the highest number of TB cases in West Sumatra Province, with 3,093 cases in 2023. This study aims to map the level of TB vulnerability in Padang City to determine the priority of TB treatment. This study is an ecological study conducted using a quantitative descriptive method with the application of Geographic Information Systems (GIS). The results of the study illustrate that there are 2 sub-districts with very high levels of vulnerability and 5 sub-districts with high levels of vulnerability which are the main priorities in handling TB disease in Padang City. The government is expected to invite the community to handle TB and improve existing programs. Keywords: Pulmonary Tuberculosis, Altitude, Population Density, Healthy Homes, GIS ABSTRAK Tuberkulosis Paru (TB) menjadi penyebab kematian utama di dunia yang disebabkan oleh satu agen infeksius pada tahun 2023 dengan perkiraan 10,8 juta orang terjangkit TB. Di Indonesia, prevalensi kasus TB sebesar 0,30%, dengan 821.200 kasus di tahun 2023. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan prevalensi TB sebesar 0,29%. Kota Padang menjadi kota dengan jumlah kasus TB tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, dengan jumlah kasus sebesar 3.093 pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan tingkat kerawanan TB di Kota Padang dalam rangka penentuan prioritas penanganan TB. Penelitian ini merupakan studi ekologi yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat 2 kecamatan dengan tingkat kerawanan sangat tinggi dan 5 kecamatan dengan tingkat kerawanan tinggi yang menjadi prioritas utama dalam penanganan penyakit TB di Kota Padang. Pemerintah diharapkan dapat mengajak masyarakat dalam penanganan TB serta membenahi program-program yang sudah ada. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Ketinggian Wilayah, Kepadatan Penduduk, Rumah Sehat, SIG

Malahayati Nursing JournalVol. 7(5)
Openalex Percentile: Top 84%
COVID-19 Prevention and Impact
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pemetaan Kerawanan dan Penentuan Prioritas Penanganan Penyakit Tuberkulosis Paru di Kota Padang — Citta Zahra Primalia, Budi Hartono, et al. · Malahayati Nursing Journal (2025) | TGRS Research Map | TGRS