GAMBARAN STRES NARAPIDANA REMAJA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB MAUMERE

This study aims to provide a comprehensive picture of the stress levels experienced by juvenile prisoners at the Class IIB Maumere State Detention Center. Using a descriptive quantitative approach, this study involved the entire population of juvenile prisoners aged 15-21 years, totaling 30 people, as samples through a census technique. Data collection was carried out using a closed questionnaire designed to measure stress levels. The results of the study revealed that the majority of juvenile prisoners, namely 66.7%, experienced stress levels in the moderate category. Meanwhile, 10.0% were in the low stress category, and only a small portion, namely 3.3%, showed high stress levels. These findings significantly indicate that juvenile prisoners face significant psychological stress during their detention. Therefore, this study underlines the urgency of greater attention to the mental health of juvenile prisoners. The development and implementation of appropriate and effective psychological interventions are needed to help them manage stress and improve their well-being while in detention. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat stres yang dialami oleh narapidana remaja di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan seluruh populasi narapidana remaja berusia 15-21 tahun, yang berjumlah 30 orang, sebagai sampel melalui teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup yang dirancang untuk mengukur tingkat stres. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas narapidana remaja, yaitu sebesar 66,7%, mengalami tingkat stres dalam kategori sedang. Sementara itu, 10,0% berada dalam kategori stres rendah, dan hanya sebagian kecil, yakni 3,3%, yang menunjukkan tingkat stres tinggi. Temuan ini secara signifikan mengindikasikan bahwa narapidana remaja menghadapi tekanan psikologis yang cukup berarti selama menjalani masa penahanan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini menggarisbawahi urgensi perhatian yang lebih besar terhadap kesehatan mental narapidana remaja. Diperlukan adanya pengembangan dan implementasi intervensi psikologis yang tepat dan efektif untuk membantu mereka mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan selama di dalam tahanan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Published
2025-05-19
DOI
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4307
Primary Topic
Legal and Social Justice Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

GAMBARAN STRES NARAPIDANA REMAJA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB MAUMERE

Agustina Vikariani Noeng, Maria Megaloma Harten Gaharpung, Debi Anggelina Br Barus
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Legal and Social Justice Studies
article

GAMBARAN STRES NARAPIDANA REMAJA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB MAUMERE

Agustina Vikariani Noeng, Maria Megaloma Harten Gaharpung, Debi Anggelina Br Barus
article en

Abstract

This study aims to provide a comprehensive picture of the stress levels experienced by juvenile prisoners at the Class IIB Maumere State Detention Center. Using a descriptive quantitative approach, this study involved the entire population of juvenile prisoners aged 15-21 years, totaling 30 people, as samples through a census technique. Data collection was carried out using a closed questionnaire designed to measure stress levels. The results of the study revealed that the majority of juvenile prisoners, namely 66.7%, experienced stress levels in the moderate category. Meanwhile, 10.0% were in the low stress category, and only a small portion, namely 3.3%, showed high stress levels. These findings significantly indicate that juvenile prisoners face significant psychological stress during their detention. Therefore, this study underlines the urgency of greater attention to the mental health of juvenile prisoners. The development and implementation of appropriate and effective psychological interventions are needed to help them manage stress and improve their well-being while in detention. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat stres yang dialami oleh narapidana remaja di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan seluruh populasi narapidana remaja berusia 15-21 tahun, yang berjumlah 30 orang, sebagai sampel melalui teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup yang dirancang untuk mengukur tingkat stres. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas narapidana remaja, yaitu sebesar 66,7%, mengalami tingkat stres dalam kategori sedang. Sementara itu, 10,0% berada dalam kategori stres rendah, dan hanya sebagian kecil, yakni 3,3%, yang menunjukkan tingkat stres tinggi. Temuan ini secara signifikan mengindikasikan bahwa narapidana remaja menghadapi tekanan psikologis yang cukup berarti selama menjalani masa penahanan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini menggarisbawahi urgensi perhatian yang lebih besar terhadap kesehatan mental narapidana remaja. Diperlukan adanya pengembangan dan implementasi intervensi psikologis yang tepat dan efektif untuk membantu mereka mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan selama di dalam tahanan.

PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan PsikologiVol. 5(1)
Universitas Nusa Nipa Maumere (ID)
Openalex Percentile: Top 83%
Legal and Social Justice Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.